Road Falcon vs Morbidelli C252V: Duel Cruiser 250 cc BMI, Ini Perbedaannya

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Keeway Road Falcon resmi meluncur dengan harga Rp 57 jutaan.( poto : KOMPAS.com/FATHAN)

Keeway Road Falcon resmi meluncur dengan harga Rp 57 jutaan.( poto : KOMPAS.com/FATHAN)

Jakarta, jemarionline.com – Di segmen cruiser 250 cc, pertarungan Road Falcon Morbidelli C252V semakin menarik setelah PT Benelli Motor Indonesia (BMI) menghadirkan dua model dengan karakter berbeda.

Keduanya menyasar pengendara yang mencari motor touring bergaya santai dengan harga di kisaran Rp 50–60 jutaan.

Meski berada di kelas yang sama, kedua motor ini menawarkan pendekatan yang kontras. Perbedaan terlihat jelas pada mesin, fitur, hingga pengalaman berkendara yang ditawarkan kepada konsumen.

Mesin Jadi Pembeda Utama

Keeway Road Falcon hadir dengan mesin 248 cc parallel twin SOHC 4-katup berpendingin cairan. Mesin ini menghasilkan tenaga 24,6 TK pada 8.000 rpm dan torsi 23,4 Nm pada 6.500 rpm. Karakter mesinnya terasa halus dan responsif di putaran menengah.

Sementara itu, Morbidelli C252V membawa mesin 249 cc V-twin 8-katup yang menghasilkan tenaga lebih besar, yakni 25,4 TK pada 9.000 rpm dan torsi 25 Nm pada 5.500 rpm. Tenaga bawahnya terasa lebih kuat, cocok untuk gaya cruiser klasik yang santai namun bertenaga.

Perbedaan konfigurasi ini membuat C252V lebih berkarakter torsi bawah, sedangkan Road Falcon cenderung lebih seimbang di berbagai putaran mesin.

Baca Juga :  Motor Matic Gredek dan Lemot? Bisa Jadi Kampas Ganda Sudah Tipis, Ini Tanda-Tandanya

Transmisi dan Sistem Penggerak

Keeway Road Falcon masih mengandalkan rantai konvensional sebagai penyalur tenaga ke roda belakang. Sistem ini mudah dirawat dan sudah familiar bagi banyak pengendara di Indonesia.

Morbidelli C252V menawarkan pendekatan lebih modern dengan belt drive. Sistem ini bekerja lebih halus, minim getaran, dan membutuhkan perawatan lebih sedikit. Motor ini juga menggunakan transmisi manual 6-percepatan dengan slipper clutch untuk perpindahan gigi yang lebih stabil.

Fitur Hiburan vs Fitur Keselamatan

Perbedaan paling unik terlihat pada fokus fitur. Road Falcon menonjolkan sisi hiburan dengan speaker Bluetooth terintegrasi dan panel instrumen TFT full color 5 inci. Fitur ini mendukung perjalanan jarak jauh yang lebih menyenangkan.

Sebaliknya, C252V lebih menekankan aspek keselamatan. Motor ini sudah dilengkapi ABS dual channel dan Traction Control System (TCS) untuk menjaga stabilitas saat akselerasi maupun di kondisi jalan licin. Panel instrumennya sudah digital, namun tanpa fitur hiburan tambahan.

Kaki-Kaki dan Ergonomi

Keeway Road Falcon menggunakan suspensi depan teleskopik dengan travel 121 mm serta suspensi belakang ganda dengan pengaturan preload. Motor ini menggunakan ban 130/90-16 di depan dan 150/80-16 di belakang.

Baca Juga :  Komparasi Honda Vario Evo 160 vs Yamaha Aerox Alpha, Mana Lebih Unggul?

Morbidelli C252V tampil lebih modern dengan suspensi depan upside down (USD) dan swing arm berbahan aluminium alloy. Ukuran ban sedikit lebih ramping, yakni 130/80-16 di depan dan 140/70-16 di belakang, memberikan handling yang lebih stabil.

Dari sisi kenyamanan, Road Falcon menawarkan tinggi jok 698 mm yang lebih ramah pengendara Indonesia. C252V berada di angka 720 mm dengan tangki lebih besar 15,5 liter, cocok untuk perjalanan jauh.

Dari sisi harga, Keeway Road Falcon dipasarkan sekitar Rp 57,8 juta OTR Jakarta. Sementara Morbidelli C252V berada di kisaran Rp 66,9 juta, atau sekitar Rp 10 juta lebih mahal.

Pilihan akhirnya bergantung pada kebutuhan pengguna. Road Falcon cocok untuk pengendara yang mengutamakan kenyamanan, fitur hiburan, dan harga lebih terjangkau. Motor ini juga lebih ramah untuk penggunaan harian maupun touring santai.

Sebaliknya, C252V lebih cocok bagi pengendara yang mencari sensasi cruiser V-twin, fitur keselamatan lengkap, serta teknologi penggerak lebih modern seperti belt drive.

Keduanya sama-sama menawarkan nilai menarik di kelas cruiser 250 cc, tinggal menyesuaikan dengan gaya berkendara dan kebutuhan masing-masing.(ar)

Berita Terkait

BYD Racco Resmi Dijual di Jepang Harga Rp 200 Jutaan
Minat All-New Lexus ES Melonjak Tinggi Sebelum Resmi Meluncur di GIIAS 2026
Honda Pajang Mobil Lintas Generasi di GIIAS 2026 untuk Tampilkan Evolusi Teknologi
Spesifikasi dan Harga VinFast VF 7 Indonesia, SUV Listrik Bertenaga 349 HP
BYD Tanggapi Insiden Mobil Listrik Terbakar Di Tol Cikampek
Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan
Adu SUV PHEV 7 Penumpang, DFSK E5 Plus atau Wuling Eksion PHEV?
Kecelakaan beruntun Tol JORR dipicu rem mendadak pagi ini
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:00 WIB

BYD Racco Resmi Dijual di Jepang Harga Rp 200 Jutaan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Minat All-New Lexus ES Melonjak Tinggi Sebelum Resmi Meluncur di GIIAS 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Honda Pajang Mobil Lintas Generasi di GIIAS 2026 untuk Tampilkan Evolusi Teknologi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Spesifikasi dan Harga VinFast VF 7 Indonesia, SUV Listrik Bertenaga 349 HP

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:10 WIB

BYD Tanggapi Insiden Mobil Listrik Terbakar Di Tol Cikampek

Berita Terbaru

Salah satu pelajar yang diduga keracunan menu MBG saat dilarikan di IGD RSUD Nganjuk, Rabu (2/9/2026).Poto: kompas.com).

Nasional

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Jumat, 4 Sep 2026 - 08:54 WIB

Ilustrasi kekeringan.(poto: ist).

Nasional

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:47 WIB