Kerinci, Jemarionline.com – Wakil Bupati Kerinci menghadiri pelantikan Koordinator Desa (Kordes) organisasi Tani Merdeka untuk wilayah Kecamatan Kayu Aro dan Gunung Tujuh. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi sektor pertanian sekaligus mendorong keterlibatan petani dalam pembangunan daerah.
Panitia menggelar acara di Gedung Serbaguna Koto Priang, Kayu Aro, pada pertengahan Mei 2026. Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Kerinci, H. Murison hadir sekaligus menjalankan perannya sebagai Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka DPD Kabupaten Kerinci.
Acara berlangsung dengan rangkaian pembukaan yang diawali lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, peserta mengikuti Mars Tani Merdeka sebagai simbol semangat organisasi dalam mendukung sektor pertanian daerah.
Dorong Kolaborasi Untuk Ketahanan Pangan
Dalam sambutannya, Murison menekankan pentingnya membangun kolaborasi antara organisasi, kelompok tani, dan pemerintah daerah.
Menurutnya, sektor pertanian masih menjadi salah satu penggerak utama ekonomi masyarakat Kerinci. Karena itu, organisasi seperti Tani Merdeka diharapkan mampu memperkuat koordinasi dan memperluas pendampingan bagi petani di tingkat desa.
Ia juga menilai hasil pertanian masyarakat memiliki peluang untuk mendukung kebutuhan bahan baku dalam program pangan nasional. Dengan meningkatnya produktivitas pertanian, perputaran ekonomi masyarakat di daerah berpotensi ikut tumbuh.
Pelantikan Libatkan Puluhan Koordinator Desa
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD Tani Merdeka Kabupaten Kerinci, Dr. Eminnudin menjelaskan bahwa pelantikan kali ini mencakup 25 Koordinator Desa yang berasal dari dua kecamatan, yakni Kayu Aro dan Gunung Tujuh.
Selain agenda pelantikan, kegiatan juga dirangkai dengan agenda reses serta penyaluran bantuan sektor pertanian.
Panitia menyerahkan bantuan berupa alat dan mesin pertanian, traktor, bibit kentang, serta bantuan sapi kepada kelompok tani. Bantuan tersebut berasal dari anggaran pemerintah provinsi untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Pertanian Tetap Jadi Fokus Pengembangan Daerah
Kegiatan ini menunjukkan bahwa penguatan sektor pertanian masih menjadi salah satu fokus pembangunan daerah.
Melalui pembentukan jaringan koordinator hingga tingkat desa, pemerintah daerah dan organisasi berharap petani dapat memperoleh akses informasi, pendampingan, dan dukungan yang lebih dekat dengan kebutuhan lapangan.
Selain itu, pelibatan berbagai unsur daerah dalam kegiatan tersebut memperlihatkan upaya membangun sinergi yang lebih luas untuk mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian. (man)









