Seminar Longevitalogy di Muaro Bungo Berjalan Sukses dengan Partisipasi 64 Peserta

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Seminar Longevitalogy Muaro Bungo sukses digelar dengan 64 peserta, menghadirkan pembelajaran kesehatan berbasis energi, praktik terapi, dan bakti sosial.( Poto : APGtimes.com ).

Seminar Longevitalogy Muaro Bungo sukses digelar dengan 64 peserta, menghadirkan pembelajaran kesehatan berbasis energi, praktik terapi, dan bakti sosial.( Poto : APGtimes.com ).

Muaro Bungo, jemarionline.com – Seminar Longevitalogy tingkat dasar menengah berlangsung sukses di Hotel Independent, Muaro Bungo, pada 12–16 Mei 2026.

Kegiatan ini menarik 64 peserta dari berbagai daerah yang ingin mempelajari metode kesehatan berbasis pengembangan energi melalui konsep Longevitalogy.

Selain itu, panitia menyelenggarakan seminar ini untuk membuka akses pembelajaran kesehatan secara lebih luas kepada masyarakat.

Sejak hari pertama, panitia langsung mengarahkan peserta untuk mengikuti rangkaian pembelajaran secara terstruktur. Dengan demikian, suasana pelatihan berjalan aktif dan penuh interaksi.

Para Laoshe Membimbing Peserta Secara Langsung

Selama kegiatan berlangsung, para Laoshe berpengalaman secara aktif membimbing peserta. Mereka terdiri dari Ongko Laoshe, Lilik Laoshe, Harijono S. Laoshe, serta Yennita Tjo Laoshe.

Selain itu, para instruktur tersebut menjelaskan teori, mempraktikkan teknik penyembuhan, dan mengarahkan peserta dalam sesi diskusi.

Akibatnya, peserta dapat memahami materi secara bertahap dan lebih mendalam.

Pembelajaran Malam dan Praktik Terapi Berjalan Seimbang

Setiap malam pukul 18.00–21.00 WIB, peserta mengikuti sesi pembelajaran intensif.

Para Laoshe menjelaskan konsep energi tubuh dan kemudian membimbing proses pembukaan cakra secara bertahap.

Baca Juga :  Resmi Dilepas, 8 Paskibraka Siap Harumkan Nama Kota Sungai Penuh di Tingkat Provinsi

Setelah itu, peserta langsung melanjutkan dengan sesi tanya jawab untuk memperkuat pemahaman mereka.

Selain itu, peserta juga langsung mempraktikkan terapi kepada pasien selama empat hari.

Dengan cara ini, mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengasah keterampilan pelayanan secara nyata.

Bakti Sosial di Vihara Padmakirti Dapat Sambutan Hangat

Selanjutnya, panitia mengadakan bakti sosial di Vihara Padmakirti setiap pagi pukul 09.00–11.00 WIB.

Dalam kegiatan ini, peserta secara aktif memberikan layanan terapi kepada masyarakat secara sukarela.

Masyarakat menyambut kegiatan tersebut dengan antusias.

Bahkan, banyak warga merasakan manfaat langsung dari layanan yang diberikan, sehingga kegiatan ini berjalan semakin bermakna.

Seminar Gratis Dorong Nilai Pengabdian dan Kepedulian

Di sisi lain, panitia menyelenggarakan seluruh rangkaian kegiatan tanpa biaya. Oleh karena itu, masyarakat dapat belajar tanpa hambatan ekonomi.

Selain itu, panitia ingin menanamkan nilai kasih sayang, ketulusan, dan pengabdian sosial dalam setiap aktivitas.

Konsep Longevitalogy menekankan bahwa manusia dapat meningkatkan kesehatan melalui latihan energi, meditasi, dan pelayanan kepada sesama.

Baca Juga :  Warga Jambi Jadi Korban Dugaan Penipuan Kerja di Kamboja, Minta Bantuan Dipulangkan

Dengan demikian, peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga mengamalkan nilai kemanusiaan secara langsung.

Pengembangan Ilmu dan Rencana Fasilitas Layanan

Lebih lanjut, penemu metode ini, Lin Tze-Hung, menjelaskan bahwa tubuh manusia dapat berfungsi sebagai saluran energi alam semesta.

Melalui latihan bertahap, peserta belajar meningkatkan kesehatan fisik dan mental secara seimbang.

Selain itu, pengembangan metode ini terus berlanjut melalui kontribusi Lin Tze-Chen dan Wei Yu-Feng hingga dikenal lebih luas.

Sementara itu, panitia yang dipimpin Marnis bersama Yulina, Herwani, dan tim lainnya terus mengoordinasikan kegiatan dengan baik.

Ke depan, mereka juga berencana membuka terapi center di Muaro Bungo agar masyarakat mendapatkan layanan kesehatan awal secara lebih mudah.

Penutup

Dengan demikian, seminar Longevitalogy di Muaro Bungo tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memberikan pengalaman langsung bagi peserta.

Selain memperluas wawasan, kegiatan ini juga memperkuat nilai kepedulian sosial melalui praktik nyata di lapangan.(ar)

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Sungai Penuh Ikuti Bimtek Nasional ASWAKADA 2026 di Batam
Pengukuhan DWP Kota Sungai Penuh Dorong Peran Perempuan Berdaya
Pemkot Sungai Penuh Percepat Penyusunan KLHS RDTR untuk Penataan Ruang Wilayah
Gubernur Jambi Al Haris Tegur Keras ASN yang Nekat Masuk Kantor Saat WFH
Wali Kota Alfin Serahkan Seragam Gratis Saat Pantau MPLS
APBD 2027 Kerinci Fokus pada Pertanian, Pariwisata dan SDM
Kasus DBD di Sungai Penuh Naik Jadi 88, Dinkes Gencarkan PSN
BMKG Prediksi Kabut Tebal Selimuti Sebagian Besar Jambi Hari Ini
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:00 WIB

Wakil Wali Kota Sungai Penuh Ikuti Bimtek Nasional ASWAKADA 2026 di Batam

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:00 WIB

Pengukuhan DWP Kota Sungai Penuh Dorong Peran Perempuan Berdaya

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:00 WIB

Pemkot Sungai Penuh Percepat Penyusunan KLHS RDTR untuk Penataan Ruang Wilayah

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:02 WIB

Gubernur Jambi Al Haris Tegur Keras ASN yang Nekat Masuk Kantor Saat WFH

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:00 WIB

Wali Kota Alfin Serahkan Seragam Gratis Saat Pantau MPLS

Berita Terbaru

Sumber : Arianti Widya/Viva.co.id

OTOMOTIF

Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan

Senin, 27 Jul 2026 - 10:00 WIB

Teknologi

Apple TV 2026: Jadwal Rilis, Rumor, dan Spesifikasi Terbaru

Senin, 27 Jul 2026 - 07:00 WIB