MPR Apresiasi Sikap Dua SMA Tolak Final Ulang LCC Empat Pilar Kalbar

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MPR mengapresiasi sikap SMAN 1 Sambas dan SMAN 1 Pontianak yang menolak final ulang LCC Empat Pilar Kalbar 2026.( Poto : istimewa ).

MPR mengapresiasi sikap SMAN 1 Sambas dan SMAN 1 Pontianak yang menolak final ulang LCC Empat Pilar Kalbar 2026.( Poto : istimewa ).

Jakarta, jemarionline.com – Penolakan final ulang LCC Empat Pilar Kalbar 2026 menjadi sorotan setelah Ketua Badan Sosialisasi MPR Abraham Liyanto mengapresiasi sikap SMAN 1 Sambas dan SMAN 1 Pontianak.

Abraham menilai para siswa dari kedua sekolah tersebut sudah menerapkan nilai Empat Pilar dalam sikap mereka.

Ia menyebut mereka menunjukkan persatuan, keadilan, toleransi, dan sikap demokratis.

Menurutnya, hal itu menjadi bukti bahwa tujuan sosialisasi Empat Pilar berjalan dengan baik di lingkungan pelajar.

MPR Jelaskan Alasan Final LCC Diulang

MPR memutuskan mengulang final LCC setelah muncul sorotan publik. Panitia menemukan adanya kesalahan teknis dari dewan juri dan pembawa acara.

Baca Juga :  Yusril Serahkan Nasib Kasasi Vonis Bebas Delpedro ke MA

Kesalahan itu dinilai memengaruhi hasil pertandingan dan merugikan salah satu peserta.

MPR kemudian menilai perlu ada pertandingan ulang agar hasil lomba berjalan lebih adil. Langkah ini juga bertujuan menjaga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan lomba.

Dua Sekolah Menolak Pertandingan Ulang

SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak akan ikut dalam final ulang. Pihak sekolah meminta kejelasan atas proses lomba yang mereka nilai belum transparan.

Mereka menegaskan tidak bermaksud membatalkan hasil lomba, tetapi ingin mendapatkan klarifikasi.

Baca Juga :  Dedi Mulyadi Minta Maaf Usai Polemik Pernyataan Soal Perbandingan Antar Daerah

SMAN 1 Sambas juga menolak final ulang. Sekolah ini menyatakan siswa mereka sudah mengikuti lomba sesuai aturan panitia.

Mereka juga membantah tuduhan kecurangan dan menyebut tidak ada praktik yang merugikan pihak lain.

Sikap Kedua Sekolah

Kedua sekolah menegaskan bahwa mereka tidak ingin menyerang pihak penyelenggara. Mereka hanya ingin menjaga keadilan dan keterbukaan dalam proses lomba.

Keduanya juga meminta semua pihak menghormati keputusan yang sedang berjalan agar masalah ini bisa selesai secara objektif.(ar)

Berita Terkait

Komdigi: Pelaku Judol Imingi Petani hingga IRT Rp500 Ribu
Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 per Liter
Prabowo Targetkan Stop Impor Solar, Siapkan Bensin dari Sawit
Harta Kekayaan Febrie Adriansyah, Tersangka Korupsi Capai Rp18,26 Miliar
Prabowo Luncurkan Biosolar B50, DPR Sebut Langkah Monumental Dunia
SKK Migas Buka Lowongan Kerja 2026, Simak Syarat dan Jadwal Pendaftaran
BRI Kartu Kredit Beri Diskon 20 Persen di MyBluebird, Berlaku hingga Akhir 2026
BBM Baru B50 Resmi Meluncur Juli 2026, Berapa Harganya?
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:00 WIB

Komdigi: Pelaku Judol Imingi Petani hingga IRT Rp500 Ribu

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 per Liter

Senin, 13 Juli 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Targetkan Stop Impor Solar, Siapkan Bensin dari Sawit

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:00 WIB

Harta Kekayaan Febrie Adriansyah, Tersangka Korupsi Capai Rp18,26 Miliar

Minggu, 12 Juli 2026 - 09:00 WIB

Prabowo Luncurkan Biosolar B50, DPR Sebut Langkah Monumental Dunia

Berita Terbaru

REDMAGIC

Teknologi

RedMagic Astra 2 Resmi Global, Tablet Gaming Layar OLED 185Hz

Sabtu, 18 Jul 2026 - 07:00 WIB