Hakim Jatuhkan Vonis 5 Terdakwa Kredit BNI PT PAL Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Hakim Jatuhkan Vonis 5 Terdakwa Kredit BNI PT PAL Jambi( Ilustrasi Poto  : istimewa ).

Hakim Jatuhkan Vonis 5 Terdakwa Kredit BNI PT PAL Jambi( Ilustrasi Poto : istimewa ).

Jambi, jemarionline.com – Pengadilan Tipikor PN Jambi menjatuhkan putusan dalam kasus kredit BNI PT PAL Jambi yang menyeret lima terdakwa terkait dugaan korupsi fasilitas Kredit Investasi dan Kredit Modal Kerja periode 2018–2019.

Hakim menilai para terdakwa berperan dalam aliran kredit yang menimbulkan kerugian negara sekitar Rp105 miliar.

Putusan ini dibacakan dalam dua tahap sidang pada Januari dan Mei 2026, dengan hukuman yang mencakup penjara, denda, hingga uang pengganti.

Tahap Pertama: Tiga Terdakwa Lebih Dulu Divonis

Majelis hakim mulai membacakan putusan untuk tiga terdakwa pada awal 2026. Mereka adalah Rais Gunawan, Victor Gunawan, dan Wendy Haryanto.

Hakim menjatuhkan hukuman 5 tahun penjara kepada Rais Gunawan yang menjabat sebagai Manajer BNI Palembang. Ia juga harus membayar denda Rp200 juta atau kurungan 3 bulan jika tidak mampu membayar.

“Peran terdakwa ikut meloloskan proses kredit yang tidak sesuai prosedur,” ujar majelis hakim dalam pertimbangannya.

Untuk Victor Gunawan selaku Direktur Utama PT PAL, hakim menjatuhkan hukuman lebih berat, yakni 8 tahun penjara dan denda Rp300 juta. Ia juga wajib mengganti kerugian negara sebesar Rp2,5 miliar.

Baca Juga :  Ranperwal Sungai Penuh Diharmonisasikan Kemenkum Jambi, Perkuat Pajak dan Layanan Kesehatan

Sementara itu, Wendy Haryanto menerima hukuman 8 tahun penjara dan denda Rp300 juta. Hakim menilai perannya ikut memperkuat proses pencairan kredit yang bermasalah.

Tahap Kedua: Dua Terdakwa Menyusul

Sidang berlanjut pada Mei 2026 dengan dua terdakwa tambahan, yaitu Bengawan Kamto dan Arif Rohman.

Hakim menjatuhkan hukuman 6 tahun penjara kepada Bengawan Kamto yang menjabat Komisaris PT PAL. Ia juga harus membayar denda Rp200 juta serta uang pengganti Rp80 miliar.

Putusan ini lebih tinggi dibanding tuntutan jaksa yang sebelumnya hanya menuntut uang pengganti Rp12,9 miliar.

Sementara Arif Rohman, Komisaris PT Prosympac Agro Lestari (terkait PT PAL), menerima hukuman 2 tahun penjara. Ia juga harus membayar denda Rp100 juta dan uang pengganti Rp2,5 miliar.

Alur Kredit Jadi Sorotan

Kasus ini berawal dari penyaluran fasilitas kredit investasi dan modal kerja dari Bank BNI ke PT PAL. Penyidik dan jaksa menemukan indikasi penyimpangan dalam proses verifikasi dan pencairan dana.

Kejaksaan Tinggi Jambi kemudian menelusuri alur kredit tersebut dan menghadirkan para pihak yang terlibat ke persidangan Tipikor.

Baca Juga :  Akses Keadilan Diperluas, Posbankum Jangkau Kelurahan di Jambi

Seorang jaksa dalam persidangan menyebut, “Kami melihat ada pola yang tidak sesuai aturan dalam proses kredit ini, sehingga negara mengalami kerugian besar.”

Dampak Putusan dan Tanggung Jawab Uang Pengganti

Hakim tidak hanya menjatuhkan hukuman penjara, tetapi juga menekankan pembayaran uang pengganti kepada beberapa terdakwa. Langkah ini bertujuan memulihkan sebagian kerugian negara.

Victor Gunawan dan Bengawan Kamto menjadi dua pihak dengan nominal pengganti terbesar. Keduanya wajib membayar miliaran rupiah sesuai peran masing-masing dalam perkara.

Jika para terdakwa tidak membayar uang pengganti, mereka harus menjalani hukuman tambahan sesuai ketentuan pengadilan.

Kesimpulan

Vonis terhadap lima terdakwa menutup rangkaian panjang persidangan kasus kredit BNI PT PAL Jambi di PN Tipikor Jambi. Namun, para terdakwa masih memiliki kesempatan untuk mengajukan banding jika tidak menerima putusan.

Kasus ini menunjukkan bahwa penyimpangan dalam penyaluran kredit perbankan bisa berujung pada hukuman berat, baik penjara maupun kewajiban finansial yang besar.(ar)

Berita Terkait

Daftar Lengkap Puluhan Kepala Sekolah yang Resmi Dilantik Pemkot Sungai Penuh
Bimtek BPD Sungai Penuh di Jambi Tuai Kritik Keras DPRD Soal Fasilitas Hotel
Pungli Parkir Merajalela di Sungai Penuh, Warga Desak Pemkot Terapkan Bayar Nontunai
Kemenag Kerinci Gelar Persiapan Duta OMI Tingkat Provinsi
Cek Endra Serahkan SK Golkar Sungai Penuh Kepada Hutri Randa
Kanwil Kemenkum Jambi Mendorong Pelindungan Kekayaan Intelektual Kopi Kerinci Menuju Pasar Global
Festival Kopi Kerinci 2026 Dibuka Bupati Monadi Suguhkan Kopi Gratis
KONI Jambi Beri Penghargaan Atlet Berprestasi di Peringatan Hari Olahraga Nasional 2026
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:16 WIB

Daftar Lengkap Puluhan Kepala Sekolah yang Resmi Dilantik Pemkot Sungai Penuh

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Bimtek BPD Sungai Penuh di Jambi Tuai Kritik Keras DPRD Soal Fasilitas Hotel

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Pungli Parkir Merajalela di Sungai Penuh, Warga Desak Pemkot Terapkan Bayar Nontunai

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenag Kerinci Gelar Persiapan Duta OMI Tingkat Provinsi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Cek Endra Serahkan SK Golkar Sungai Penuh Kepada Hutri Randa

Berita Terbaru

Desain tipis iPad mini 8 berlayar OLED tergeletak elegan di atas meja kerja kayu dengan stylus terpasang rapi di samping.(ilustrasi poto: AI).

Trending

Apple Rilis iPad Mini 8: Layar OLED dan Chip A20 Pro

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:47 WIB

Logo Apple berbahan logam perak dengan tekstur melingkar yang elegan, terpasang pada dinding beton gelap.(poto: AI).

Teknologi

Bocoran Acara Apple: MacBook Pro Layar Sentuh dan Chip M6

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:41 WIB

Aktivitas pelayanan nasabah di kantor BNI yang mencatatkan pertumbuhan laba bersih Rp16,1 triliun pada kuartal III 2026.(ilustrasi poto: AI).

Bisnis

Laba Bersih BNI Tembus Rp16,1 Triliun pada Kuartal III 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:36 WIB

Ponsel yang sedang diisi daya dengan powerbank di atas meja kerja, dikelilingi kabel charger dan laptop.(poto: AI).

Teknologi

5 Kebiasaan Pengisian Daya Ini Merusak Baterai HP Lebih Cepat

Senin, 26 Okt 2026 - 07:14 WIB

Pusat operasi siber bank memantau peringatan akses tidak sah dari agen AI pihak ketiga ke sistem rekening nasabah.(ilustrasi poto: AI).

Teknologi

Agen AI Masuk Rekening, Bank di AS Perketat Keamanan Data

Senin, 26 Okt 2026 - 07:03 WIB