Tim Ekonomi Pancasila Ajukan RUUPN dalam Audiensi di KSP

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Ekonom Pancasila dan akademisi menggelar audiensi di KSP bersama Dudung Abdurachman untuk membahas RUUPN dan penguatan ekonomi nasional.( Poto : Mediakarya ).

Tim Ekonom Pancasila dan akademisi menggelar audiensi di KSP bersama Dudung Abdurachman untuk membahas RUUPN dan penguatan ekonomi nasional.( Poto : Mediakarya ).

Jakarta, jemarionline.com – Tim Ekonom Pancasila bersama sejumlah dosen dari berbagai perguruan tinggi menggelar audiensi dan diskusi dengan Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman di Kantor Staf Presiden, Jakarta, pada Rabu (13/5/2026).

Pertemuan ini juga melibatkan akademisi, ekonom, serta pemikir kebangsaan yang tergabung dalam kaukus ekonomi nasional yakni oleh Prof. Dr. Yudhie Haryono.

Kegiatan tersebut berlangsung atas inisiatif kaukus akademik dan difasilitasi oleh Nusantara Centre.

Para peserta membawa agenda strategis terkait arah kebijakan ekonomi nasional berbasis Pancasila.

Pembahasan RUUPN Dorong Kemandirian Ekonomi Nasional

Dalam forum tersebut, para akademisi memaparkan draft Rancangan Undang-Undang Perekonomian Nasional (RUUPN) sebagai hasil kajian panjang dari berbagai forum diskusi, penelitian, dan publikasi ilmiah.

Tim peneliti mengklaim telah menghasilkan ribuan artikel, puluhan jurnal, serta sejumlah buku yang membahas penguatan ekonomi nasional dan kedaulatan bangsa.

Baca Juga :  Kenapa Pelemahan Rupiah dan IHSG Sulit Dibendung? Ini Penyebabnya

Ekonom muda Agus Rizal menjelaskan bahwa RUUPN menekankan pembangunan ekonomi yang berbasis kemandirian, industrialisasi nasional, serta penguatan ekonomi rakyat.

Ia juga menegaskan pentingnya kedaulatan perencanaan dan implementasi ekonomi di tengah tantangan global.

Gagasan tersebut disebut selaras dengan arahan pengembangan ekonomi nasional yang melibatkan tim ekonomi di bawah koordinasi Burhanuddin Abdullah sebagai tindak lanjut kebijakan strategis pemerintah.

Rencana Peluncuran Buku dan Penguatan Gagasan Ekonomi Pancasila

Selain membahas RUUPN, ada rencana peluncuran buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan yang mengangkat kembali pemikiran ekonomi Pancasila dari Soemitro Djojohadikusumo.

Buku ini menjadi bagian dari upaya reinterpretasi pemikiran ekonomi nasional dalam konteks kekinian.

Panitia menargetkan peluncuran buku tersebut akan melibatkan sekitar 700 peserta dari berbagai unsur, termasuk ekonom, dekan fakultas ekonomi, pelaku UMKM, bankir, akuntan, aktivis koperasi, dan mahasiswa.

Baca Juga :  Rupiah Menguat 0,54% Usai BI Rate Naik, Dolar AS Turun ke Rp17.600

Kegiatan ini di rancang sebagai forum besar konsolidasi pemikiran ekonomi nasional.

Dalam kesempatan itu, Dudung Abdurachman menyatakan kesediaannya untuk menjadi keynote speaker dalam acara peluncuran tersebut.

Kesimpulan

Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam itu berjalan dalam suasana hangat, terbuka, dan produktif.

Para peserta aktif berdiskusi mengenai arah kebijakan ekonomi nasional dan peluang penguatan sistem ekonomi berbasis kedaulatan bangsa.

Prof. Yudhie Haryono menegaskan bahwa forum ini menjadi langkah penting untuk memperkuat sinergi antara pemikiran akademik dan kebijakan negara.

Ia menekankan bahwa, oleh karena itu, kolaborasi ini nantinya mampu memperkuat fondasi ekonomi nasional yang lebih mandiri, adil, dan berdaulat.(ar)

Berita Terkait

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dollar AS Usai BI Tahan Bunga Acuan
Harga Emas Antam Pegadaian 22 Oktober 2026 Turun Tipis
Simulasi Angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman Rp 60 Juta
Harga Emas Antam Hari Ini 22 Oktober 2026 Turun Tipis
Daftar Lengkap Harga BBM Terkini di Seluruh SPBU Oktober 2026
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.046 per Dolar AS Tertekan Arus Modal Asing
Lonjakan Utang Global Kian Mengkhawatirkan, IMF Beri Peringatan Keras
FamilyMart Resmi Rilis Koleksi Merchandise Eksklusif Jujutsu Kaisen
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dollar AS Usai BI Tahan Bunga Acuan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Harga Emas Antam Pegadaian 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Simulasi Angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman Rp 60 Juta

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Daftar Lengkap Harga BBM Terkini di Seluruh SPBU Oktober 2026

Berita Terbaru

Ponsel yang sedang diisi daya dengan powerbank di atas meja kerja, dikelilingi kabel charger dan laptop.(poto: AI).

Teknologi

5 Kebiasaan Pengisian Daya Ini Merusak Baterai HP Lebih Cepat

Senin, 26 Okt 2026 - 07:14 WIB

Pusat operasi siber bank memantau peringatan akses tidak sah dari agen AI pihak ketiga ke sistem rekening nasabah.(ilustrasi poto: AI).

Teknologi

Agen AI Masuk Rekening, Bank di AS Perketat Keamanan Data

Senin, 26 Okt 2026 - 07:03 WIB

Polres OKU Selatan menetapkan tersangka kasus kematian seorang narapidana di Lapas Muaradua, Sumsel, Sabtu (24/10/2026).(poto: kompas.com).

Hukum

Napi Tewas di Lapas Muaradua, Polisi Jerat Empat Tersangka

Minggu, 25 Okt 2026 - 08:09 WIB

ilustrasi visual yang menggambarkan situasi di mana akses agen AI yang tidak sah terdeteksi dan diblokir pada aplikasi perbankan.(poto: AI).

Internasional

Bank AS Blokir Agen AI Usai Bobol Rekening Nasabah

Minggu, 25 Okt 2026 - 07:55 WIB