4 Rumah di Permukiman Padat Sungai Penuh Terbakar, Api Diduga Berasal dari Belakang Rumah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran melanda empat rumah di kawasan permukiman padat penduduk di Desa Koto Tinggi, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, Jambi, Selasa (5/5/2026). (Foto: iNews).

Kebakaran melanda empat rumah di kawasan permukiman padat penduduk di Desa Koto Tinggi, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, Jambi, Selasa (5/5/2026). (Foto: iNews).

Jemarionline.com – Kebakaran melanda kawasan permukiman padat di Desa Koto Tinggi, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, Jambi, Selasa (5/5/2026). Peristiwa ini menghanguskan empat rumah warga dan sempat membuat panik masyarakat sekitar.

Api muncul secara tiba-tiba dan langsung membesar. Selain itu, kondisi bangunan yang berdekatan membuat kobaran api cepat merambat ke rumah lain.

Api Cepat Membesar di Permukiman Padat

Menurut laporan di lapangan, warga melihat kepulan asap tebal sebelum api membesar. Tidak lama kemudian, api menjalar dengan cepat ke bangunan di sekitarnya.

Kondisi ini terjadi karena banyak rumah menggunakan material yang mudah terbakar. Selain itu, jarak antarbangunan yang rapat mempercepat penyebaran api.

Akibatnya, empat rumah tidak dapat diselamatkan dari amukan si jago merah.

Api Diduga Berasal dari Bagian Belakang Rumah

Sejumlah warga memberikan keterangan awal terkait sumber api. Mereka menyebut api pertama kali terlihat dari bagian belakang salah satu rumah.

Menariknya, saat kejadian berlangsung, pemilik rumah tersebut tidak berada di lokasi karena sedang bekerja.

“Api pertama terlihat dari belakang rumah yang ditinggal pemiliknya,” ujar salah satu warga di lokasi.

Namun demikian, pihak berwenang belum memastikan penyebab pasti kebakaran. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga :  Banjir Landa Sarolangun, Al Haris Turun Tangan dan Evaluasi Keras Soal PETI

Petugas Kerahkan 4 Unit Damkar

Setelah menerima laporan, petugas pemadam kebakaran langsung bergerak ke lokasi. Mereka tidak bekerja sendiri. Sebaliknya, TNI, Polri, dan warga ikut membantu proses pemadaman.

Sedikitnya empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan api.

Berkat kerja cepat tersebut, petugas berhasil mencegah api menyebar lebih luas ke rumah lainnya.

Pemadaman Terkendala Akses Sempit

Meski begitu, proses pemadaman tidak berjalan mudah. Petugas menghadapi sejumlah kendala di lapangan.

Pertama, lokasi kebakaran berada di gang sempit. Hal ini membuat mobil pemadam sulit menjangkau titik api.

Kedua, banyak warga yang memadati area. Kondisi ini sempat menghambat pergerakan petugas.

Namun demikian, tim gabungan tetap berhasil mengendalikan api setelah lebih dari setengah jam.

Tidak Ada Korban Jiwa

Di tengah kebakaran tersebut, kabar baik datang dari sisi keselamatan warga. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Namun demikian, kerugian material diperkirakan cukup besar. Hingga saat ini, pihak terkait masih melakukan pendataan.

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Setelah proses pemadaman selesai, petugas melakukan pendinginan di lokasi. Selanjutnya, pihak kepolisian mengambil alih penyelidikan.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Sungai Penuh menyatakan bahwa investigasi akan dilakukan secara menyeluruh.

“Untuk investigasi, kami serahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian,” ujarnya.

Dengan demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan resmi.

Baca Juga :  Sempat Tertutup Longsor, Jalan Sungai Penuh–Tapan Kini Sudah Bisa Dilalui

Permukiman Padat Rentan Kebakaran

Peristiwa ini kembali mengingatkan tingginya risiko kebakaran di kawasan padat penduduk.

Rumah yang berdempetan serta penggunaan material mudah terbakar menjadi faktor utama. Selain itu, akses jalan yang sempit sering kali menghambat proses pemadaman.

Secara umum, kebakaran dapat terjadi karena berbagai faktor. Misalnya, korsleting listrik, kelalaian manusia, atau kebocoran gas.

Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama di lingkungan padat.

Warga Diminta Lebih Waspada

Pemerintah daerah dan petugas pemadam kebakaran mengimbau warga untuk lebih berhati-hati.

Beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan antara lain:

  • Memeriksa instalasi listrik secara berkala
  • Tidak meninggalkan api tanpa pengawasan
  • Menyediakan alat pemadam sederhana

Dengan langkah tersebut, risiko kebakaran dapat ditekan.

Analisis: Respons Cepat Minimalkan Dampak

Jika dilihat dari penanganannya, respons cepat petugas menjadi faktor penting.

Petugas langsung bergerak setelah menerima laporan. Selain itu, kolaborasi dengan warga dan aparat membantu mempercepat proses pemadaman.

Akibatnya, kebakaran tidak meluas ke lebih banyak rumah.

Namun demikian, kondisi lingkungan tetap menjadi tantangan utama. Permukiman padat membutuhkan sistem mitigasi yang lebih baik.

Berita Terkait

Rp386 Miliar Siap, Kampus 10 Lantai di Depan Rumah Wali Kota Sungai Penuh Resmi Dibangun
CPNS Sungai Penuh Digenjot Kompetensi, Ada Langkah Serius yang Bikin Publik Sorot Sistem Pelatihan Ini
Bupati BBS Terima Kunjungan Kerja DPRD Kota Sungai Penuh, Bahas Penguatan Sinergi Daerah
RSUD Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh Gelontorkan Rp642 Juta untuk Desain Proyek dan Jasa Keamanan
KPPN Sungai Penuh Perkuat Persiapan Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa 2026
Kecelakaan Truk CPO di Jalan Lingkar Selatan Jambi
Jalan Nasional Muara Emat Kembali Normal Usai Longsor, Arus Kendaraan Lancar
DPRD Sungai Penuh Dukung Pembangunan IPAM Rawang dan Normalisasi Batang Merao
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:00 WIB

Rp386 Miliar Siap, Kampus 10 Lantai di Depan Rumah Wali Kota Sungai Penuh Resmi Dibangun

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:00 WIB

CPNS Sungai Penuh Digenjot Kompetensi, Ada Langkah Serius yang Bikin Publik Sorot Sistem Pelatihan Ini

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:00 WIB

Bupati BBS Terima Kunjungan Kerja DPRD Kota Sungai Penuh, Bahas Penguatan Sinergi Daerah

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:00 WIB

RSUD Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh Gelontorkan Rp642 Juta untuk Desain Proyek dan Jasa Keamanan

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:00 WIB

KPPN Sungai Penuh Perkuat Persiapan Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa 2026

Berita Terbaru

Changan memperkenalkan Deepal S07 dan Lumin di Indomobile Expo 2026 dengan konsep mobil listrik urban modern, teknologi cerdas.( Poto : ANTARA ).

OTOMOTIF

Changan Dorong Mobil Listrik Urban di Indomobile Expo 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:00 WIB

Tim Ekonom Pancasila dan akademisi menggelar audiensi di KSP bersama Dudung Abdurachman untuk membahas RUUPN dan penguatan ekonomi nasional.( Poto : Mediakarya ).

Ekonomi

Tim Ekonomi Pancasila Ajukan RUUPN dalam Audiensi di KSP

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:12 WIB