Ketua DPRD Kerinci Hadiri Penandatanganan NPHD, Dorong Penguatan Infrastruktur Pasca Panen

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: jejakkriminal.net

Foto: jejakkriminal.net

SUNGAI PENUH, Jemarionline.com – Ketua DPRD Kabupaten Kerinci, Irwandi, menghadiri penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pemerintah Kabupaten Kerinci dan Perum Bulog. Kegiatan tersebut berlangsung di Boekit Dizza Resort, Kota Sungai Penuh, pada Rabu (29/4/2026).

Acara ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian, khususnya pada aspek infrastruktur pasca panen. Selain Ketua DPRD, kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati Kerinci Monadi, jajaran Perum Bulog, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Sejak awal kegiatan, suasana berlangsung penuh semangat kolaborasi. Para pemangku kepentingan hadir dengan satu tujuan, yaitu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan

Bupati Kerinci Monadi menegaskan bahwa kerja sama ini memiliki nilai strategis bagi daerah. Ia melihat sektor pangan sebagai fondasi utama dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga pada pengelolaan hasil panen. Infrastruktur pasca panen menjadi faktor penting agar hasil pertanian memiliki kualitas yang baik.

“Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujarnya.

Selain itu, Monadi juga menekankan pentingnya sinergi antar lembaga. Ia mengajak seluruh pihak untuk bekerja bersama dalam memastikan program berjalan optimal.

Peran DPRD dalam Pengawasan

Ketua DPRD Kerinci, Irwandi, menyampaikan dukungan penuh terhadap kerja sama tersebut. Ia menilai pembangunan infrastruktur pasca panen sangat penting bagi petani.

Menurutnya, fasilitas yang memadai akan membantu petani menjaga kualitas hasil panen. Dengan begitu, nilai jual produk pertanian juga bisa meningkat.

Baca Juga :  Wabup Murison Serahkan Bantuan Kebakaran untuk Warga Sebukar

“Infrastruktur pasca panen sangat dibutuhkan agar hasil pertanian memiliki daya saing,” kata Irwandi.

Tidak hanya itu, ia juga menegaskan peran DPRD dalam mengawal program ini. DPRD akan memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai tujuan.

Ia menambahkan bahwa pengawasan menjadi kunci agar program tidak berhenti pada tahap perencanaan saja.

Dorong Program Tepat Sasaran

Irwandi menekankan bahwa kerja sama ini harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia mengingatkan semua pihak agar tidak menjadikan program ini sekadar formalitas.

Menurutnya, pelaksanaan di lapangan harus berjalan efektif. Pemerintah daerah perlu memastikan bahwa bantuan benar-benar sampai kepada petani.

“Kami ingin program ini dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mendorong evaluasi secara berkala. Langkah ini penting agar pemerintah bisa memperbaiki kekurangan selama pelaksanaan program.

Infrastruktur Jadi Kunci Utama

Pengembangan infrastruktur pasca panen menjadi fokus utama dalam kerja sama ini. Infrastruktur tersebut mencakup fasilitas penyimpanan, pengolahan, hingga distribusi hasil pertanian.

Dengan fasilitas yang memadai, petani bisa mengurangi kerugian pasca panen. Selain itu, kualitas produk juga dapat terjaga lebih baik.

Kondisi ini akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan petani. Di sisi lain, daerah juga bisa memperkuat posisi dalam sektor pangan.

Sinergi dengan Perum Bulog

Perum Bulog berperan penting dalam kerja sama ini. Sebagai lembaga yang bergerak di bidang pangan, Bulog memiliki pengalaman dalam pengelolaan hasil pertanian.

Baca Juga :  Kolaborasi FH UNJA dan Sungai Penuh Perkuat SDM dan Kepemimpinan di Era Politik Modern

Melalui kerja sama ini, Bulog akan membantu pemerintah daerah dalam mengembangkan sistem pengelolaan yang lebih baik.

Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan sistem yang terintegrasi. Dengan demikian, rantai distribusi pangan bisa berjalan lebih efisien.

Dampak bagi Petani

Bagi petani, program ini membawa harapan baru. Infrastruktur yang lebih baik akan membantu mereka mengelola hasil panen dengan lebih optimal.

Selain itu, petani juga bisa mendapatkan nilai jual yang lebih tinggi. Hal ini tentu berdampak pada peningkatan kesejahteraan.

Di sisi lain, program ini juga membantu mengurangi ketergantungan pada tengkulak. Petani memiliki peluang lebih besar untuk mengelola hasil panen secara mandiri.

Perkuat Ekonomi Daerah

Langkah ini tidak hanya berdampak pada sektor pertanian. Secara luas, program ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ketika sektor pertanian berkembang, sektor lain juga ikut bergerak. Aktivitas ekonomi meningkat, dan masyarakat merasakan manfaatnya.

Selain itu, ketahanan pangan yang kuat juga menjadi fondasi penting bagi stabilitas daerah.

Harapan ke Depan

Pemerintah daerah berharap kerja sama ini berjalan secara berkelanjutan. Mereka ingin memastikan program ini tidak berhenti di tengah jalan.

DPRD juga berkomitmen untuk terus mengawal program ini. Sinergi antara legislatif dan eksekutif menjadi faktor penting dalam keberhasilan program.

Dengan dukungan semua pihak, Kerinci berpeluang menjadi daerah dengan sektor pertanian yang lebih maju.

Berita Terkait

Pasar Tradisional Sarolangun Bakal Ditata, Pemkab Tertibkan PKL dan Pedagang Nakal
Ikon Wisata Bukit Khayangan Terbengkalai, Warga Minta Pemerintah Segera Bertindak
Harga Pangan Pokok Sungai Penuh Relatif Stabil, Cabai dan Ikan Tongkol Turun
Tema Kenduri Sko Sungai Penuh 2026 Usung Masyarakat Adat yang Beradab
Residivis Curanmor di Kerinci Dilumpuhkan Polisi, Sempat Melawan Saat Ditangkap
Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai, Ditargetkan Rampung Akhir 2026
DPRD Jambi Tekankan Langkah Tegas Usai Audit Forensik Bank Jambi
Persiapan Kenduri Sko Sungai Penuh 2026 Makin Matang, Ribuan Warga Siap Hadir
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 10:00 WIB

Pasar Tradisional Sarolangun Bakal Ditata, Pemkab Tertibkan PKL dan Pedagang Nakal

Senin, 22 Juni 2026 - 09:00 WIB

Ikon Wisata Bukit Khayangan Terbengkalai, Warga Minta Pemerintah Segera Bertindak

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:00 WIB

Harga Pangan Pokok Sungai Penuh Relatif Stabil, Cabai dan Ikan Tongkol Turun

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:00 WIB

Tema Kenduri Sko Sungai Penuh 2026 Usung Masyarakat Adat yang Beradab

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:00 WIB

Residivis Curanmor di Kerinci Dilumpuhkan Polisi, Sempat Melawan Saat Ditangkap

Berita Terbaru