Insinyur Rusia Kembangkan Teknologi Baru Penangkal Rudal Pencari Panas

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Insinyur Rusia Kembangkan Teknologi Baru Penangkal Rudal Pencari Panas (dok.ISTIMEWA/AIRSPACE REVIEW)

Insinyur Rusia Kembangkan Teknologi Baru Penangkal Rudal Pencari Panas (dok.ISTIMEWA/AIRSPACE REVIEW)

Jemarionline.com, Moskow – Insinyur Rusia dilaporkan tengah mengembangkan teknologi baru untuk melindungi jet tempur dari ancaman rudal berpemandu inframerah atau heat-seeking missile. Teknologi ini dirancang agar pesawat lebih sulit terlacak oleh sensor panas musuh.

Rudal jenis ini bekerja dengan mendeteksi panas dari mesin jet, terutama bagian belakang pesawat. Setelah mengunci target, rudal dapat mengikuti sumber panas secara otomatis karena, efektivitasnya tinggi rudal pencari panas menjadi salah satu ancaman utama dalam pertempuran udara modern.

Baca Juga :  Inovasi Energi Terbarukan di Indonesia: Solusi Ramah Lingkungan untuk Masa Depan

Teknologi Perlindungan yang Dikembangkan

Menurut laporan yang beredar, para peneliti Rusia sedang mengembangkan beberapa pendekatan untuk mengurangi risiko tersebut, di antaranya:

  • Mengurangi jejak panas pesawat (infrared signature)
  • Mengembangkan sistem pengacau sensor inframerah
  • Meningkatkan teknologi umpan atau flare
  • Memodifikasi desain dan material pesawat agar lebih “dingin”

Meski detail teknisnya belum dipublikasikan, tujuan utamanya adalah membuat pesawat lebih sulit dikunci oleh rudal.

Baca Juga :  Game Viral Januari 2026: TheoTown Mendadak Populer, Fortnite Hadirkan Kolaborasi Baru

Fokus pada Keamanan Jet Tempur

Pengembangan ini menjadi bagian dari upaya Rusia untuk meningkatkan daya tahan jet tempur di medan perang modern. Dengan teknologi pertahanan yang semakin canggih, perlindungan terhadap serangan berbasis inframerah menjadi semakin penting.Jika berhasil, teknologi ini dapat meningkatkan peluang keselamatan pilot dalam operasi udara.

Berita Terkait

Kapsul Orion Artemis II Berhasil Mendarat di Samudra Pasifik, Seluruh Astronaut Selamat
Microsoft: Copilot AI Hanya untuk Hiburan, Jangan Andalkan untuk Keputusan Penting
Google Didesak Hapus Konten “AI Slop” di YouTube Kids
Google Tuduh Korea Utara Serang Software Axios
Teknologi Pengganti Smartphone Mulai Hadir di Pasaran
Saab Tantang Dominasi F-35 di Kanada Lewat Produksi Gripen Lokal
Google Izinkan Mengganti Alamat Gmail Tanpa Akun Baru
Zuckerberg Hampir Akuisisi DeepMind, Tapi Gagal karena Makan Malam Penentu
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 01:00 WIB

Insinyur Rusia Kembangkan Teknologi Baru Penangkal Rudal Pencari Panas

Minggu, 12 April 2026 - 02:00 WIB

Kapsul Orion Artemis II Berhasil Mendarat di Samudra Pasifik, Seluruh Astronaut Selamat

Rabu, 8 April 2026 - 12:00 WIB

Microsoft: Copilot AI Hanya untuk Hiburan, Jangan Andalkan untuk Keputusan Penting

Senin, 6 April 2026 - 08:00 WIB

Google Didesak Hapus Konten “AI Slop” di YouTube Kids

Sabtu, 4 April 2026 - 07:00 WIB

Google Tuduh Korea Utara Serang Software Axios

Berita Terbaru

Dua Kapal Perang AS Masuki Selat Hormuz, IRGC Beri Peringatan Keras (dok.Angkatan Laut Amerika/IDN financials)

Internasional

Dua Kapal Perang AS Masuki Selat Hormuz, IRGC Beri Peringatan Keras

Minggu, 12 Apr 2026 - 23:00 WIB