Jemarionline.com, Moskow – Insinyur Rusia dilaporkan tengah mengembangkan teknologi baru untuk melindungi jet tempur dari ancaman rudal berpemandu inframerah atau heat-seeking missile. Teknologi ini dirancang agar pesawat lebih sulit terlacak oleh sensor panas musuh.
Rudal jenis ini bekerja dengan mendeteksi panas dari mesin jet, terutama bagian belakang pesawat. Setelah mengunci target, rudal dapat mengikuti sumber panas secara otomatis karena, efektivitasnya tinggi rudal pencari panas menjadi salah satu ancaman utama dalam pertempuran udara modern.
Teknologi Perlindungan yang Dikembangkan
Menurut laporan yang beredar, para peneliti Rusia sedang mengembangkan beberapa pendekatan untuk mengurangi risiko tersebut, di antaranya:
- Mengurangi jejak panas pesawat (infrared signature)
- Mengembangkan sistem pengacau sensor inframerah
- Meningkatkan teknologi umpan atau flare
- Memodifikasi desain dan material pesawat agar lebih “dingin”
Meski detail teknisnya belum dipublikasikan, tujuan utamanya adalah membuat pesawat lebih sulit dikunci oleh rudal.
Fokus pada Keamanan Jet Tempur
Pengembangan ini menjadi bagian dari upaya Rusia untuk meningkatkan daya tahan jet tempur di medan perang modern. Dengan teknologi pertahanan yang semakin canggih, perlindungan terhadap serangan berbasis inframerah menjadi semakin penting.Jika berhasil, teknologi ini dapat meningkatkan peluang keselamatan pilot dalam operasi udara.









