Harapan Damai Pupus, Pyongyang Tegaskan Tak Mau Kompromi dengan Seoul

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pyongyang baru-baru ini menolak segala bentuk hubungan dengan Seoul dan menyebut Korea Selatan sebagai 'entitas paling berbahaya' (Lee Yong-Ho/dpa/picture alliance)

Pyongyang baru-baru ini menolak segala bentuk hubungan dengan Seoul dan menyebut Korea Selatan sebagai 'entitas paling berbahaya' (Lee Yong-Ho/dpa/picture alliance)

Jemarionline – Harapan membaiknya hubungan antara Korea Utara dan Korea Selatan kembali sirna. Pyongyang menegaskan tidak ada niat untuk berkompromi.

Situasi makin memanas setelah Korea Utara kembali meluncurkan rudal balistik ke perairan timur. Aksi ini terjadi dua hari berturut-turut dan langsung meningkatkan ketegangan.

Baca Juga :  Korea Selatan Siap Serahkan Prototipe KF‑21 ke Indonesia

Militer Korea Selatan segera meningkatkan kewaspadaan. Mereka juga berkoordinasi dengan Amerika Serikat untuk memantau perkembangan.

Pernyataan keras datang dari pejabat Korea Utara, Jang Kum Chol. Ia menyebut Korea Selatan sebagai musuh dan menolak kemungkinan dialog.

Sebelumnya, pernyataan Kim Yo Jong sempat dianggap sebagai tanda perdamaian. Namun, hal itu ditegaskan hanya sebagai peringatan.

Baca Juga :  5 Negara dengan Utang IMF Terbesar 2026, Argentina Tembus Rp967 Triliun

Sikap tegas ini sejalan dengan kebijakan Kim Jong Un yang telah memutus hubungan dengan Korea Selatan.

Dengan kondisi ini, peluang damai dalam waktu dekat dinilai semakin kecil. Ketegangan justru diperkirakan terus meningkat.

Berita Terkait

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV
Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita
Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan
Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS
Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS
Trump Dikecam Partainya Sendiri Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran
Kapal Tanker Minyak Iran Akhirnya Lolos dari Blokade AS, Ekspor Kembali Berjalan
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Tegaskan Perjuangan Israel Belum Berakhir
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:00 WIB

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV

Senin, 13 Juli 2026 - 13:00 WIB

Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:00 WIB

Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:00 WIB

Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS

Berita Terbaru

Salah satu pelajar yang diduga keracunan menu MBG saat dilarikan di IGD RSUD Nganjuk, Rabu (2/9/2026).Poto: kompas.com).

Nasional

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Jumat, 4 Sep 2026 - 08:54 WIB

Ilustrasi kekeringan.(poto: ist).

Nasional

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:47 WIB