Harapan Damai Pupus, Pyongyang Tegaskan Tak Mau Kompromi dengan Seoul

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pyongyang baru-baru ini menolak segala bentuk hubungan dengan Seoul dan menyebut Korea Selatan sebagai 'entitas paling berbahaya' (Lee Yong-Ho/dpa/picture alliance)

Pyongyang baru-baru ini menolak segala bentuk hubungan dengan Seoul dan menyebut Korea Selatan sebagai 'entitas paling berbahaya' (Lee Yong-Ho/dpa/picture alliance)

Jemarionline – Harapan membaiknya hubungan antara Korea Utara dan Korea Selatan kembali sirna. Pyongyang menegaskan tidak ada niat untuk berkompromi.

Situasi makin memanas setelah Korea Utara kembali meluncurkan rudal balistik ke perairan timur. Aksi ini terjadi dua hari berturut-turut dan langsung meningkatkan ketegangan.

Baca Juga :  China dan Jepang Kembali Bersitegang, Insiden Jet Tempur di Laut Pasifik Picu Kekhawatiran Kawasan

Militer Korea Selatan segera meningkatkan kewaspadaan. Mereka juga berkoordinasi dengan Amerika Serikat untuk memantau perkembangan.

Pernyataan keras datang dari pejabat Korea Utara, Jang Kum Chol. Ia menyebut Korea Selatan sebagai musuh dan menolak kemungkinan dialog.

Sebelumnya, pernyataan Kim Yo Jong sempat dianggap sebagai tanda perdamaian. Namun, hal itu ditegaskan hanya sebagai peringatan.

Baca Juga :  Situasi Memburuk, TNI Diminta Berlindung di Bunker Saat Konflik Memanas

Sikap tegas ini sejalan dengan kebijakan Kim Jong Un yang telah memutus hubungan dengan Korea Selatan.

Dengan kondisi ini, peluang damai dalam waktu dekat dinilai semakin kecil. Ketegangan justru diperkirakan terus meningkat.

Berita Terkait

Helikopter Medis Jatuh di Sarawak Tewaskan Lima Orang Kemenkes Malaysia
Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV
Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita
Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan
Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS
Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS
Trump Dikecam Partainya Sendiri Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran
Kapal Tanker Minyak Iran Akhirnya Lolos dari Blokade AS, Ekspor Kembali Berjalan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 13:52 WIB

Helikopter Medis Jatuh di Sarawak Tewaskan Lima Orang Kemenkes Malaysia

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:00 WIB

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV

Senin, 13 Juli 2026 - 13:00 WIB

Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:00 WIB

Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS

Berita Terbaru

Deretan Huawei Nova 16s Series dengan kamera 200 MP resmi hadir di Indonesia mengusung baterai 7.000 mAh.(poto: AI).

Teknologi

Huawei Nova 16s Series Rilis di RI Bawa Kamera 200 MP

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:07 WIB

Ilustarsi Seorang warga sedang bertransaksi membeli emas Antam di outlet Pegadaian, Kamis (22/10/2026).(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Pegadaian 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:20 WIB

Petugas Mantri BRI menjelaskan tabel simulasi angsuran KUR kepada pelaku usaha mikro di warung kelontong.(ilustrasi poto: AI).

Ekonomi

Simulasi Angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman Rp 60 Juta

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:14 WIB

Emas batangan Antam kemasan CertiCard pecahan 1 gram bersanding dengan kalkulator di atas meja kayu.(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:09 WIB