Harapan Damai Pupus, Pyongyang Tegaskan Tak Mau Kompromi dengan Seoul

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pyongyang baru-baru ini menolak segala bentuk hubungan dengan Seoul dan menyebut Korea Selatan sebagai 'entitas paling berbahaya' (Lee Yong-Ho/dpa/picture alliance)

Pyongyang baru-baru ini menolak segala bentuk hubungan dengan Seoul dan menyebut Korea Selatan sebagai 'entitas paling berbahaya' (Lee Yong-Ho/dpa/picture alliance)

Jemarionline – Harapan membaiknya hubungan antara Korea Utara dan Korea Selatan kembali sirna. Pyongyang menegaskan tidak ada niat untuk berkompromi.

Situasi makin memanas setelah Korea Utara kembali meluncurkan rudal balistik ke perairan timur. Aksi ini terjadi dua hari berturut-turut dan langsung meningkatkan ketegangan.

Baca Juga :  Google Tuduh Korea Utara Serang Software Axios

Militer Korea Selatan segera meningkatkan kewaspadaan. Mereka juga berkoordinasi dengan Amerika Serikat untuk memantau perkembangan.

Pernyataan keras datang dari pejabat Korea Utara, Jang Kum Chol. Ia menyebut Korea Selatan sebagai musuh dan menolak kemungkinan dialog.

Sebelumnya, pernyataan Kim Yo Jong sempat dianggap sebagai tanda perdamaian. Namun, hal itu ditegaskan hanya sebagai peringatan.

Baca Juga :  Trump Desak Negara yang Enggan Bantu Buka Selat Hormuz: “Berjuanglah Sendiri”

Sikap tegas ini sejalan dengan kebijakan Kim Jong Un yang telah memutus hubungan dengan Korea Selatan.

Dengan kondisi ini, peluang damai dalam waktu dekat dinilai semakin kecil. Ketegangan justru diperkirakan terus meningkat.

Berita Terkait

Dunia Sambut Gencatan Senjata AS–Iran, Harapan Damai Mulai Muncul
5 Berita Internasional Terpopuler Hari Ini, Dari Iran hingga Klaim Trump
India Lebih Dekat ke Akuisisi Jet Tempur Su‑57 Rusia
Rusia Uji Mortir Robotik Bagulnik‑82, Memuat Peluru Otomatis Hanya 5 Detik
China Jadi Pusat Rantai Produksi ASEAN+3
Ekonomi Makin Sulit, Thailand Ajak “Crazy Rich” Bantu Rakyat
Pakar: Jerman Berpotensi Jadi Target Militer Terbuka Rusia
Tekanan RI ke PBB Menguat, Keselamatan Pasukan Perdamaian Jadi Sorotan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 04:00 WIB

Dunia Sambut Gencatan Senjata AS–Iran, Harapan Damai Mulai Muncul

Kamis, 9 April 2026 - 03:00 WIB

5 Berita Internasional Terpopuler Hari Ini, Dari Iran hingga Klaim Trump

Kamis, 9 April 2026 - 02:00 WIB

Harapan Damai Pupus, Pyongyang Tegaskan Tak Mau Kompromi dengan Seoul

Rabu, 8 April 2026 - 15:00 WIB

India Lebih Dekat ke Akuisisi Jet Tempur Su‑57 Rusia

Rabu, 8 April 2026 - 14:00 WIB

Rusia Uji Mortir Robotik Bagulnik‑82, Memuat Peluru Otomatis Hanya 5 Detik

Berita Terbaru

Ilustrasi -- Bendera AS dan Iran (dok. Reuters)

Internasional

Dunia Sambut Gencatan Senjata AS–Iran, Harapan Damai Mulai Muncul

Kamis, 9 Apr 2026 - 04:00 WIB