Ekonomi Makin Sulit, Thailand Ajak “Crazy Rich” Bantu Rakyat

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ekonomi Makin Sulit, Thailand Ajak “Crazy Rich” Bantu Rakyat( dok. REUTERS/Chalinee Thirasupa / CNBC Indonesia )

Ekonomi Makin Sulit, Thailand Ajak “Crazy Rich” Bantu Rakyat( dok. REUTERS/Chalinee Thirasupa / CNBC Indonesia )

Jemarionline.com, Pemerintah Thailand tengah menghadapi tekanan ekonomi yang semakin berat. Kondisi ini membuat pemerintah mengambil langkah tidak biasa, yaitu mengajak kelompok orang kaya atau “crazy rich” untuk ikut membantu masyarakat.

Langkah ini muncul karena perlambatan ekonomi berdampak langsung pada daya beli warga. Banyak masyarakat mulai kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga diperlukan dukungan tambahan di luar kebijakan pemerintah.

Baca Juga :  Hanya Tiga Orang di Dunia Bisa Keliling Dunia Tanpa Paspor, Siapa Saja?

Libatkan Konglomerat dan Orang Kaya

Pemerintah Thailand menggandeng para konglomerat dan individu superkaya untuk berkontribusi dalam membantu masyarakat. Bentuk bantuannya bisa berupa:

  • Program sosial
  • Bantuan langsung ke masyarakat
  • Dukungan terhadap sektor usaha kecil

Langkah ini dinilai sebagai upaya kolaboratif antara pemerintah dan sektor swasta untuk menahan dampak krisis ekonomi.

Tekanan Ekonomi Semakin Terasa

Baca Juga :  Asia Tenggara Mulai Waspada, BBM Dijatah hingga WFH Diberlakukan

Kondisi ekonomi Thailand saat ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti:

  • Perlambatan global
  • Ketidakpastian geopolitik
  • Melemahnya konsumsi domestik

Situasi tersebut membuat pemerintah harus mencari solusi cepat agar kesejahteraan masyarakat tidak semakin menurun.

Strategi Alternatif Pemerintah

Alih-alih hanya mengandalkan anggaran negara, pemerintah memilih strategi berbagi beban dengan kelompok kaya. Ini juga diharapkan bisa:

  • Mengurangi ketimpangan sosial
  • Mempercepat distribusi bantuan

Berita Terkait

India Lebih Dekat ke Akuisisi Jet Tempur Su‑57 Rusia
Rusia Uji Mortir Robotik Bagulnik‑82, Memuat Peluru Otomatis Hanya 5 Detik
China Jadi Pusat Rantai Produksi ASEAN+3
Pakar: Jerman Berpotensi Jadi Target Militer Terbuka Rusia
Tekanan RI ke PBB Menguat, Keselamatan Pasukan Perdamaian Jadi Sorotan
Ketegangan Memuncak, AS-Israel Serang Area Nuklir Iran di Bushehr
Narasi Media Israel soal Perang Iran-AS: Ancaman dan Dukungan Militer
Ancaman Krisis Air di Timur Tengah, Sungai Eufrat dan Tigris Terancam Mengering
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 15:00 WIB

India Lebih Dekat ke Akuisisi Jet Tempur Su‑57 Rusia

Rabu, 8 April 2026 - 14:00 WIB

Rusia Uji Mortir Robotik Bagulnik‑82, Memuat Peluru Otomatis Hanya 5 Detik

Rabu, 8 April 2026 - 06:00 WIB

China Jadi Pusat Rantai Produksi ASEAN+3

Senin, 6 April 2026 - 05:00 WIB

Ekonomi Makin Sulit, Thailand Ajak “Crazy Rich” Bantu Rakyat

Senin, 6 April 2026 - 03:00 WIB

Pakar: Jerman Berpotensi Jadi Target Militer Terbuka Rusia

Berita Terbaru

India Lebih Dekat ke Akuisisi Jet Tempur Su‑57 Rusia ( dok.AFP/ AIRSPACE REVIEW )

Internasional

India Lebih Dekat ke Akuisisi Jet Tempur Su‑57 Rusia

Rabu, 8 Apr 2026 - 15:00 WIB

Nasib PPPK Terjamin, Pemerintah Pusat Berikan Penjelasan Jelas ( dok.Humas Kemendagri/JPNN.com )

Pemerintahan

Nasib PPPK Terjamin, Pemerintah Pusat Berikan Penjelasan Jelas

Rabu, 8 Apr 2026 - 13:00 WIB

6 Ciri Kepribadian Orang yang Makan Lambat Menurut Psikologi ( dok. Eka Hospital )

psikologi

6 Ciri Kepribadian Orang yang Makan Lambat Menurut Psikologi

Rabu, 8 Apr 2026 - 11:00 WIB