Voting DK PBB soal Selat Hormuz Ditunda Hingga Besok

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi DK PBB: (REUTERS/Andrew Kelly)

Foto Ilustrasi DK PBB: (REUTERS/Andrew Kelly)

Jemarionline – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) menunda pemungutan suara terkait resolusi tentang Selat Hormuz yang semula dijadwalkan Jumat (3 April 2026). Voting kini dijadwalkan ulang pada Sabtu (4 April 2026).

Resolusi yang diajukan Bahrain bertujuan memberi izin kepada negara anggota PBB untuk mengambil tindakan defensif demi melindungi pelayaran di Selat Hormuz. Jalur ini sangat penting karena mengangkut sekitar 20 persen minyak dan gas dunia. Rancangan resolusi menimbulkan perdebatan karena termasuk kemungkinan penggunaan kekuatan militer.

Baca Juga :  Filipina Minta Izin AS untuk Tambah Impor Minyak Rusia

Penundaan terjadi karena perbedaan jadwal dan hari libur resmi DK PBB. Hal ini membuat voting yang awalnya Jumat harus dipindahkan ke Sabtu.

Ketegangan internasional meningkat. China menolak keras rencana yang memungkinkan penggunaan kekuatan militer. Sementara Amerika Serikat dan sekutu Teluk mendukung langkah DK PBB untuk menjaga keamanan jalur laut. Insiden dan konflik di kawasan telah mengganggu aktivitas pelayaran dan meningkatkan risiko ketidakstabilan regional.

Baca Juga :  Polandia Borong Emas Saat Dunia Cemas, Rusia Justru Jual Cadangan, Ada Apa?

Jika resolusi disetujui, negara anggota PBB akan memiliki legitimasi internasional untuk melindungi kapal dagang di Selat Hormuz. Namun, karena setiap anggota tetap DK PBB memiliki hak veto, termasuk China, Rusia, AS, Inggris, dan Prancis, hasil voting tetap belum pasti dan penuh dinamika diplomatik.

Berita Terkait

Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan
Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS
Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS
Trump Dikecam Partainya Sendiri Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran
Kapal Tanker Minyak Iran Akhirnya Lolos dari Blokade AS, Ekspor Kembali Berjalan
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Tegaskan Perjuangan Israel Belum Berakhir
Trump Sebut Kesepakatan Akhiri Perang dengan Iran Ditandatangani Hari Ini
AS dan Iran Capai Kesepakatan Nuklir, Program Nuklir Teheran Akan Dibongkar
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:00 WIB

Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:00 WIB

Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:00 WIB

Trump Dikecam Partainya Sendiri Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:00 WIB

Kapal Tanker Minyak Iran Akhirnya Lolos dari Blokade AS, Ekspor Kembali Berjalan

Berita Terbaru

Ilustrasi AI.(Pexels/cottonbro studio)

Teknologi

Perusahaan Kembali Rekrut Karyawan Setelah Uji Coba AI

Selasa, 7 Jul 2026 - 11:00 WIB