Jemarionline – Satu prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) gugur dalam tugas perdamaian di Lebanon Selatan, menyusul serangan yang dilancarkan oleh militer Israel. Insiden ini juga menimbulkan korban luka pada tiga prajurit lainnya.
Korban tewas adalah Praka Farizal Rhomadhon, anggota Yonif 113/Jaya Sakti yang sedang bertugas di Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL. Praka Farizal meninggalkan seorang istri dan seorang anak berusia dua tahun.
Tiga prajurit lain mengalami luka-luka; satu di antaranya mengalami cedera serius, sementara dua lainnya luka ringan. Semua korban telah menerima perawatan medis di Lebanon.
Pemerintah Indonesia mengecam keras serangan ini. Kementerian Luar Negeri dan Panglima TNI menegaskan akan menuntut penyelidikan menyeluruh dan transparan atas insiden tersebut. Pemerintah juga menyerukan agar semua pihak menahan diri dan mengambil langkah-langkah deeskalasi untuk mencegah ketegangan lebih lanjut di kawasan.
Insiden ini terjadi di dekat Adchit al-Qusayr, Lebanon Selatan, di tengah meningkatnya konflik antara militer Israel dan kelompok bersenjata di wilayah itu. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan prajurit yang bertugas dalam misi perdamaian internasional.









