9 Jenderal TNI Purnawirawan Gugat Polda Metro Jaya soal Kasus Ijazah Jokowi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Felldy Asyla Utama/SindoNews

Foto : Felldy Asyla Utama/SindoNews

Jemarionline.com,Jakarta – Sembilan jenderal TNI purnawirawan menggugat Polda Metro Jaya ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Gugatan ini terkait penanganan kasus dugaan ijazah Presiden Joko Widodo.

Gugatan diajukan melalui mekanisme Citizen Lawsuit (CLS). Selain para jenderal, beberapa warga sipil juga ikut sebagai penggugat.

Soroti Proses Hukum

Para penggugat menegaskan satu hal. Mereka tidak mempermasalahkan isi ijazah Presiden.

Sebaliknya, mereka menyoroti cara aparat menangani kasus. Menurut mereka, proses penyidikan mengandung kejanggalan.

Baca Juga :  PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Dirilis, Skema Gaji dan Tunjangan Berubah

Ada dugaan kesalahan dalam penerapan aturan. Selain itu, muncul juga indikasi penyalahgunaan wewenang.

Akibatnya, prinsip keadilan dinilai bisa terganggu. Kepercayaan publik pun dikhawatirkan ikut menurun.

Siapa Saja yang Menggugat

Berikut sembilan jenderal purnawirawan yang terlibat:

  • Soenarko
  • Sony Santoso
  • Moeryono Aladin
  • Moch Amiensyah
  • Nazirsyah
  • Firdaus Syamsudin
  • Sudarto
  • Dedi Priatna
  • Jumadi

Selain itu, gugatan juga melibatkan perwira menengah purnawirawan dan warga sipil.

Baca Juga :  Pendaftaran CPNS 2026 Belum Dibuka, Waspadai Link dan Poster Palsu

Jadwal Sidang

Perkara ini sudah didaftarkan ke pengadilan. Sidang perdana akan digelar pada 6 April 2026.

Pada tahap awal ini, hakim akan memeriksa kelengkapan gugatan. Setelah itu, proses akan berlanjut ke tahap berikutnya.

Para penggugat berharap ada perubahan. Mereka ingin proses penyidikan menjadi lebih baik.

Transparansi dianggap sangat penting. Begitu juga dengan akuntabilitas aparat.

Dengan perbaikan tersebut, kepercayaan publik diharapkan bisa kembali kuat.

Berita Terkait

BKN Buka Suara Soal Peluang PPPK Menjadi PNS: Tidak Ada Pengangkatan Otomatis
Aturan Baru Penyaluran MBG Saat Sekolah Terapkan PJJ Akibat Karhutla
KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Ratusan Juta Rupiah Terkait Suap Proyek Klaten
Sekjen PBB Kunjungi RI, Polisi Terapkan Rekayasa Jalur Jakarta Sentul
Profil Hamenang Wajar Ismoyo dan Catatan Hartanya Usai Terjaring OTT KPK
Daftar 10 Jenderal Bintang Empat TNI Polri Aktif Era Prabowo
Skema Pensiun ASN 2027 Berubah Langsung Masuk Rekening, PT Taspen Nyatakan Kesiapan Penuh
Menkop Pastikan Penyaluran Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih Mulai Direalisasikan Tahun Ini
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:58 WIB

BKN Buka Suara Soal Peluang PPPK Menjadi PNS: Tidak Ada Pengangkatan Otomatis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:22 WIB

Aturan Baru Penyaluran MBG Saat Sekolah Terapkan PJJ Akibat Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:02 WIB

KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Ratusan Juta Rupiah Terkait Suap Proyek Klaten

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Sekjen PBB Kunjungi RI, Polisi Terapkan Rekayasa Jalur Jakarta Sentul

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Profil Hamenang Wajar Ismoyo dan Catatan Hartanya Usai Terjaring OTT KPK

Berita Terbaru

Ilustrasi busi motor di meja bengkel, komponen vital penentu tenaga mesin dan efisiensi bahan bakar kendaraan bermotor.(poto: oegopost.id).

OTOMOTIF

Kapan Harus Ganti Busi Motor? Simak 3 Tanda Penting Ini

Sabtu, 24 Okt 2026 - 14:15 WIB

Internasional

Panas Jelang Pemilu Israel: Perang AI Sasar Keluarga Korban

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:58 WIB

Suasana toko elektronik di Charsou Mall Teheran yang memajang jajaran ponsel pintar Apple terbaru di dalam etalase kaca.(poto: istimewa).

Teknologi

Jalur Gelap Ponsel Pintar Apple Tembus Pasar Teheran Iran

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:53 WIB