Harga Emas Antam Hari Ini Turun ke Rp2.940.000 per Gram, Investor Mulai Meliri

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Emas Antam Hari Ini Turun ke Rp2.940.000 per Gram, Investor Mulai Meliri

Harga Emas Antam Hari Ini Turun ke Rp2.940.000 per Gram, Investor Mulai Meliri

Jemarionline.com, Jakarta — Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan pada perdagangan Senin, 16 Februari 2026. Harga emas Logam Mulia tercatat turun dan kini berada di level Rp2.940.000 per gram, sehingga menjadi perhatian investor dan masyarakat yang mengikuti pergerakan logam mulia.

Penurunan harga emas ini langsung ramai diperbincangkan di kalangan pelaku investasi, terutama karena emas selama beberapa waktu terakhir berada pada tren harga tinggi.

Harga Emas Turun Rp14.000

Berdasarkan pembaruan harga terbaru, emas Antam mengalami koreksi sekitar Rp14.000 per gram dibandingkan harga perdagangan sebelumnya. Perubahan harga emas umumnya dipengaruhi oleh beberapa faktor global, seperti:

  • pergerakan harga emas dunia,

  • penguatan nilai tukar dolar AS,

  • kebijakan suku bunga internasional,

  • serta kondisi ekonomi global.

Baca Juga :  Rupiah Diproyeksi Sentuh Rp17.400 per Dolar AS, Seberapa Kuat Fiskal Indonesia Menahan Tekanan?

Fluktuasi ini merupakan hal yang wajar dalam pasar komoditas, terutama ketika investor melakukan aksi ambil untung setelah harga berada di level tinggi.

Jadi Momentum Beli bagi Investor?

Penurunan harga emas sering dianggap sebagai peluang bagi investor jangka panjang untuk mulai melakukan pembelian. Banyak analis menilai emas masih menjadi instrumen lindung nilai (safe haven) yang relatif stabil di tengah ketidakpastian ekonomi.

Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk mempertimbangkan tujuan investasi dan kondisi keuangan sebelum membeli emas dalam jumlah besar.

Harga Buyback Ikut Menyesuaikan

Selain harga jual, nilai buyback atau harga pembelian kembali emas oleh Antam juga biasanya ikut menyesuaikan mengikuti pergerakan pasar. Harga buyback menjadi acuan bagi masyarakat yang ingin menjual kembali emasnya.

Perbedaan harga jual dan buyback merupakan hal normal karena mencakup biaya produksi, distribusi, serta margin perusahaan.

Baca Juga :  Kemenag Prioritaskan Guru Madrasah Honorer Menjadi PPPK

Emas Masih Jadi Investasi Favorit

Di Indonesia, emas fisik masih menjadi salah satu pilihan investasi favorit masyarakat karena dianggap mudah dicairkan dan relatif aman terhadap inflasi. Produk emas Antam khususnya banyak diminati karena memiliki sertifikat resmi dan standar kemurnian tinggi.

Dengan kondisi harga yang kembali terkoreksi, minat masyarakat terhadap pembelian emas diperkirakan meningkat dalam beberapa hari ke depan.

Kesimpulan

Turunnya harga emas Antam menjadi Rp2.940.000 per gram pada 16 Februari 2026 menunjukkan dinamika pasar logam mulia yang terus bergerak mengikuti kondisi ekonomi global. Bagi investor, momentum ini dapat menjadi peluang, namun tetap perlu strategi dan perencanaan investasi yang matang.

Berita Terkait

Puluhan Siswa dan Guru SDN 2 Kanigoro Madiun Diduga Keracunan MBG
Kerahkan Drone Thermal, Tim Gabungan Atasi Karhutla Banjarbaru
Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang
WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027
MK Batalkan Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Baru
Tiga Gubernur Tinjau Penanganan Bencana Gempa Magnitudo 7,7 di NTT
Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik
KPK Tetapkan Staf Admin Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 08:32 WIB

Puluhan Siswa dan Guru SDN 2 Kanigoro Madiun Diduga Keracunan MBG

Rabu, 9 September 2026 - 14:03 WIB

Kerahkan Drone Thermal, Tim Gabungan Atasi Karhutla Banjarbaru

Jumat, 4 September 2026 - 08:54 WIB

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Kamis, 3 September 2026 - 16:47 WIB

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:30 WIB

MK Batalkan Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Baru

Berita Terbaru

Kepala Dinsos P3A Kabupaten Tebo Arief Haryoko.(poto: jambiprima.com).

Daerah

Jumlah Warga Miskin Desil 1 Kabupaten Tebo Meningkat

Kamis, 10 Sep 2026 - 08:17 WIB