Survei Indikator: Kepercayaan Publik ke TNI Masih Dominan, Namun Alami Koreksi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HUT ke-80 TNI, Ribuan Prajurit Unjuk Ketangkasan dan Parade Alutsista di Hadapan Presiden Prabowo. (Foto: Ari Saputra)

HUT ke-80 TNI, Ribuan Prajurit Unjuk Ketangkasan dan Parade Alutsista di Hadapan Presiden Prabowo. (Foto: Ari Saputra)

Jemarionline – Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terbaru mengenai tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara di Indonesia. Hasilnya, Tentara Nasional Indonesia (TNI) masih menempati posisi teratas sebagai lembaga paling dipercaya publik.

Survei ini dilakukan pada 15–21 Januari 2026 dengan melibatkan 1.220 responden dari berbagai daerah. Metode yang digunakan adalah simple random sampling, dengan margin of error sekitar 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka, disertai pengecekan ulang secara acak terhadap 20 persen responden.

Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menjelaskan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap TNI mencapai 93 persen. Angka tersebut mencakup responden yang menyatakan sangat percaya dan cukup percaya.

Baca Juga :  Indonesia Akan Jadi Negara ke-5 di Asia yang Memiliki Kapal Indu

Meski masih sangat tinggi, Burhanuddin menyebut terjadi penurunan kepercayaan dibandingkan survei sebelumnya. Pada periode lalu, tingkat kepercayaan terhadap TNI sempat berada di atas 95 persen.

Menurutnya, salah satu faktor yang memengaruhi penurunan ini adalah meluasnya peran TNI di luar tugas pertahanan negara. Ia menyoroti keterlibatan TNI dalam sejumlah program sipil, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta aktivitas ekonomi berbasis koperasi.

“Ketika TNI semakin sering terlibat dalam urusan non-pertahanan, interaksi dengan masyarakat menjadi lebih intens. Kondisi ini berpotensi menimbulkan gesekan yang dapat memengaruhi persepsi publik,” ujar Burhanuddin dalam konferensi pers daring, Minggu (8/2/2026).

Ia menegaskan bahwa penurunan ini masih dalam batas wajar. Namun, evaluasi tetap diperlukan agar TNI tetap menjaga profesionalisme dan tidak terlalu jauh masuk ke ranah sipil.

Baca Juga :  PPPK Gugat UU ASN, Soroti Pasal yang Dinilai Diskriminatif

Dalam survei yang sama, Presiden Republik Indonesia menempati posisi kedua dengan tingkat kepercayaan 91 persen. Posisi berikutnya ditempati Kejaksaan Agung dengan 80 persen, disusul Mahkamah Konstitusi dan lembaga peradilan.

Burhanuddin menambahkan, tingkat kepercayaan publik terhadap presiden sebagai lembaga umumnya lebih tinggi dibandingkan penilaian terhadap kinerja atau tingkat kepuasan masyarakat.

Tingkat Kepercayaan Publik terhadap Lembaga Negara

(Hasil Survei Indikator Politik Indonesia)

  1. TNI – 93%

  2. Presiden – 91%

  3. Kejaksaan Agung – 80%

  4. Mahkamah Konstitusi – 75%

  5. Pengadilan – 74%

  6. KPK – 72%

  7. MPR – 67%

  8. Polri – 65%

  9. DPD – 65%

  10. Partai Politik – 61%

  11. DPR – 56%

Berita Terkait

Prabowo Akan Kunjungi Rusia, Bahas Geopolitik dan Kerja Sama Energi dengan Putin
Panduan Lengkap Cetak SKP ASN Melalui e-Kinerja BKN, Ini Langkah Mudahnya
BGN Jelaskan Penggunaan Anggaran Rp113 Miliar untuk Event Organizer
Iran Tegaskan Protokol Ketat di Selat Hormuz, Termasuk Kapal Pertamina
Wacana “War Tiket Haji” Picu Perdebatan Publik
10 Provinsi dengan ASN Terbanyak 2025: Jawa Timur Duduki Posisi Puncak
Duel “Guru vs Murid” di Laga Perdana Timnas U17 Indonesia
Dua Wakil Indonesia Tembus Semifinal BAC 2026, Fajar/Fikri dan Tiwi/Fadia Siap Berjuang ke Final
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 18:00 WIB

Panduan Lengkap Cetak SKP ASN Melalui e-Kinerja BKN, Ini Langkah Mudahnya

Minggu, 12 April 2026 - 15:10 WIB

BGN Jelaskan Penggunaan Anggaran Rp113 Miliar untuk Event Organizer

Minggu, 12 April 2026 - 11:00 WIB

Iran Tegaskan Protokol Ketat di Selat Hormuz, Termasuk Kapal Pertamina

Minggu, 12 April 2026 - 10:00 WIB

Wacana “War Tiket Haji” Picu Perdebatan Publik

Minggu, 12 April 2026 - 09:00 WIB

10 Provinsi dengan ASN Terbanyak 2025: Jawa Timur Duduki Posisi Puncak

Berita Terbaru

Dua Kapal Perang AS Masuki Selat Hormuz, IRGC Beri Peringatan Keras (dok.Angkatan Laut Amerika/IDN financials)

Internasional

Dua Kapal Perang AS Masuki Selat Hormuz, IRGC Beri Peringatan Keras

Minggu, 12 Apr 2026 - 23:00 WIB