ODGJ Mengamuk,Seorang Anggota Satpol PP Tewas

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ODGJ Mengamuk Seorang Anggota Satpol PP tewas.

ODGJ Mengamuk Seorang Anggota Satpol PP tewas.

Jemarionline,Kebumen – Tragedi terjadi dalam proses penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bernama Muhammad Faik meninggal dunia saat menjalankan tugas evakuasi terhadap warga yang diduga mengalami gangguan jiwa, Senin (2/1) siang.

Peristiwa tersebut berlangsung di Dukuh Krajan, Desa Krakal, Kecamatan Alian, sekitar pukul 14.00 WIB. Muhammad Faik tergabung dalam tim gabungan lintas sektor yang melibatkan Puskesmas Alian, Polsek Alian, Koramil Alian, Satpol PP Kabupaten Kebumen, serta aparat pemerintah desa setempat.

Baca Juga :  Kasus Guru Honorer di Muaro Jambi Diselesaikan Melalui Restorative Justice

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna mengetahui secara utuh rangkaian kejadian yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses penyelidikan dilakukan dengan mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti di lokasi kejadian.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, Tim Inafis Satreskrim Polres Kebumen mengamankan sejumlah senjata tajam yang diduga digunakan saat insiden, di antaranya sabit, pisau daging, dan linggis. Barang bukti tersebut kini diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga :  Eks Mahasiswa Kasus CCTV Toilet Lanjut Koas, Korban Protes

Insiden bermula saat petugas berupaya mengamankan seorang warga bernama Ruwadi untuk dibawa menggunakan ambulans agar mendapat penanganan medis. Namun, yang bersangkutan melakukan perlawanan dan menyerang petugas menggunakan senjata tajam. Dalam situasi tersebut, korban terkena sabetan sabit di bagian leher sebelah kiri.

Muhammad Faik sempat dilarikan ke Puskesmas Alian sebelum dirujuk ke RSUD dr. Soedirman Kebumen. Meski telah mendapatkan perawatan medis intensif, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar 30 menit setelah penanganan akibat luka parah yang dialaminya.

Berita Terkait

Kenaikan Pertamax Dinilai Tak Picu Inflasi Besar, Pemerintah Sebut Dampaknya Terbatas
IHSG Tertekan, Ini Sinyal yang Dinilai Jadi Pemicu Pelemahan Pasar
Pegawai ESDM Kalsel Ditangkap Terkait Dugaan Korupsi Pemerasan IUP Rp1,2 Miliar, Kejati Lakukan Penggeledahan
Warga Sangihe Mengungsi ke Dataran Tinggi Usai Gempa M 7,7 Guncang Filipina Selatan
SIM Keliling Jakarta Hari Ini Buka di Dua Lokasi, Ini Syarat dan Biaya Perpanjangan
300 Personel Polisi Amankan Yellow Run 2026 di GBK, Lalu Lintas Diatur Situasional
Menkeu: Pemerintah Fokus Jaga Kekuatan Fondasi Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Global
MAAM Laporkan Abu Janda ke Polda Sumbar Terkait Ucapan “Bar-bar”
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:00 WIB

Kenaikan Pertamax Dinilai Tak Picu Inflasi Besar, Pemerintah Sebut Dampaknya Terbatas

Senin, 8 Juni 2026 - 23:00 WIB

IHSG Tertekan, Ini Sinyal yang Dinilai Jadi Pemicu Pelemahan Pasar

Senin, 8 Juni 2026 - 19:00 WIB

Pegawai ESDM Kalsel Ditangkap Terkait Dugaan Korupsi Pemerasan IUP Rp1,2 Miliar, Kejati Lakukan Penggeledahan

Senin, 8 Juni 2026 - 16:34 WIB

Warga Sangihe Mengungsi ke Dataran Tinggi Usai Gempa M 7,7 Guncang Filipina Selatan

Minggu, 7 Juni 2026 - 06:42 WIB

SIM Keliling Jakarta Hari Ini Buka di Dua Lokasi, Ini Syarat dan Biaya Perpanjangan

Berita Terbaru