Ringgit Malaysia Menguat, Mendekati Level Tertinggi Sejak 2018

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Poto : Batamnews

Poto : Batamnews

Kuala Lumpur, Malaysia — Nilai tukar Ringgit Malaysia (MYR) kembali menunjukkan tren penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dan beberapa mata uang utama lainnya dalam beberapa hari terakhir, mencerminkan kepercayaan pasar terhadap kondisi ekonomi domestik serta sentimen pasar global yang lebih stabil.

Pada perdagangan akhir Januari, Ringgit dibuka lebih kuat di level sekitar RM3,91 terhadap dolar AS, mendekati posisi terkuatnya sejak April 2018, saat pasar mencerna keputusan Federal Reserve AS yang mempertahankan suku bunga tidak berubah. Penguatan ini ditopang oleh fundamental ekonomi Malaysia yang tetap solid, termasuk permintaan domestik dan diversifikasi ekspor.

Baca Juga :  Walikota Alfin Hadiri Serah Terima Kapolres Kerinci dan Dandim 0417/Kerinci

Bank Negara Malaysia menegaskan bahwa perekonomian yang kuat dan kebijakan fiskal yang disiplin turut mendukung stabilitas nilai tukar, dengan langkah-langkah seperti rasionalisasi subsidi bahan bakar yang berkontribusi pada peningkatan kepercayaan pelaku pasar.

Selain itu, ringgit juga mencatat penguatan terhadap sejumlah mata uang regional seperti euro dan yen, serta mata uang ASEAN seperti dollar Singapura dan baht Thailand, memperlihatkan performanya yang lebih luas di kawasan.

Sentimen pasar global yang cenderung menguntungkan mata uang negara berkembang — di antaranya didorong oleh ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter di Amerika Serikat dan kondisi ekonomi domestik Malaysia yang relatif stabil — turut memberi dorongan positif bagi ringgit.

Baca Juga :  "Bedah" Keistimewaan Bulan Sya’ban dalam Islam

Namun, beberapa analis memperingatkan bahwa penguatan mata uang juga dapat membawa tantangan, terutama bagi sektor ekspor yang bergantung pada kompetitif harga produk di pasar internasional.

Secara keseluruhan, pergerakan ringgit mencerminkan dinamika global yang kompleks sekaligus kinerja ekonomi domestik yang sehat, dengan mata uang Malaysia berada di antara yang menunjukkan performa lebih baik di kawasan Asia dalam beberapa pekan terakhir.

Berita Terkait

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV
Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita
Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan
Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS
Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS
Trump Dikecam Partainya Sendiri Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran
Kapal Tanker Minyak Iran Akhirnya Lolos dari Blokade AS, Ekspor Kembali Berjalan
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Tegaskan Perjuangan Israel Belum Berakhir
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:00 WIB

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV

Senin, 13 Juli 2026 - 13:00 WIB

Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:00 WIB

Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:00 WIB

Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS

Berita Terbaru