Pesawat Satena Jatuh, 15 Orang Tewas

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pesawat (Poto : Rumah Pengetahuan)

Ilustrasi Pesawat (Poto : Rumah Pengetahuan)

Jemarionline, Bogota – Sebuah pesawat bermesin ganda milik maskapai negara Kolombia, Satena, mengalami kecelakaan fatal di kawasan pegunungan timur Kolombia, dekat perbatasan Venezuela. Seluruh penumpang dan awak yang berjumlah 15 orang dipastikan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Pesawat jenis Beechcraft 1900 itu lepas landas dari Cúcuta, kota perbatasan Kolombia, menuju Ocaña pada Rabu (28/1/2026) siang waktu setempat. Namun, pesawat dilaporkan kehilangan kontak dengan pengatur lalu lintas udara beberapa saat sebelum jadwal pendaratan.

Menurut otoritas penerbangan di Bogota, pesawat tersebut hanya dijadwalkan menempuh penerbangan singkat sekitar 23 menit. Di dalamnya terdapat 13 penumpang dan dua awak. Hingga kini, tidak ditemukan tanda-tanda adanya korban selamat.

Baca Juga :  Presiden Prabowo, Jika Perang Dunia Ke-III Ini Yang Akan Terjadi

Seluruh penumpang dan awak pesawat meninggal dunia, ujar seorang pejabat otoritas penerbangan kepada kantor berita AFP.

Pemerintah Kolombia segera mengerahkan Angkatan Udara untuk melakukan pencarian dan evakuasi. Namun, operasi tersebut menghadapi tantangan besar karena lokasi jatuhnya pesawat berada di wilayah Pegunungan Andes bagian timur yang dikenal terjal, tertutup hutan lebat, serta memiliki kondisi cuaca yang cepat berubah.

Gubernur Norte de Santander, William Villamizar, menyampaikan bahwa hingga kini tujuh jenazah telah berhasil ditemukan, sementara proses pencarian korban lainnya masih terus berlangsung.

Wilayah sekitar lokasi kejadian juga diketahui sebagai daerah yang sebagian dikuasai oleh kelompok gerilyawan Tentara Pembebasan Nasional atau ELN, sehingga menambah kompleksitas operasi di lapangan.

Baca Juga :  Wali Kota New York Cabut Larangan TikTok, Terapkan Aturan Baru

Tragedi ini turut menewaskan sejumlah tokoh politik. Di antara korban terdapat Diógenes Quintero (36), anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kolombia, serta Carlos Salcedo, seorang calon anggota parlemen yang dijadwalkan maju dalam pemilihan mendatang.

Pihak berwenang menyatakan bahwa penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Hingga saat ini belum ada indikasi resmi apakah faktor cuaca, teknis pesawat, atau hal lain yang menjadi pemicu jatuhnya pesawat tersebut.

Kolombia dikenal memiliki banyak wilayah dengan akses darat yang terbatas, terutama di daerah pegunungan dan hutan. Kondisi ini membuat transportasi udara menjadi sarana utama mobilitas, meski risikonya tetap tinggi, khususnya di wilayah terpencil.

Berita Terkait

Dua Kapal Perang AS Masuki Selat Hormuz, IRGC Beri Peringatan Keras
Kepala Militer Uganda Picu Kontroversi, Ancam Turki dan Tuntut USD 1 Miliar
Perundingan Iran–AS Diperpanjang Sehari
Jet Tempur Pakistan Disebut Ikut Jaga Wilayah Arab Saudi, Ini yang Terjadi
Polda Jambi Ungkap Kasus Penyalahgunaan Solar Subsidi di Bungo, Modus Gunakan SPBU Tanpa Antre
Siapa Saja yang Hadir dalam Negosiasi Damai Iran–AS di Islamabad
India Tuntaskan Pengadaan Ratusan Drone Kamikaze Lokal Hanya dalam 2 Bulan
Menhub Ungkap Dampak Penutupan Ruang Udara China 40 Hari, Penerbangan Global Terganggu
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 23:00 WIB

Dua Kapal Perang AS Masuki Selat Hormuz, IRGC Beri Peringatan Keras

Minggu, 12 April 2026 - 21:00 WIB

Kepala Militer Uganda Picu Kontroversi, Ancam Turki dan Tuntut USD 1 Miliar

Minggu, 12 April 2026 - 13:00 WIB

Perundingan Iran–AS Diperpanjang Sehari

Minggu, 12 April 2026 - 08:00 WIB

Jet Tempur Pakistan Disebut Ikut Jaga Wilayah Arab Saudi, Ini yang Terjadi

Minggu, 12 April 2026 - 05:50 WIB

Polda Jambi Ungkap Kasus Penyalahgunaan Solar Subsidi di Bungo, Modus Gunakan SPBU Tanpa Antre

Berita Terbaru

Dua Kapal Perang AS Masuki Selat Hormuz, IRGC Beri Peringatan Keras (dok.Angkatan Laut Amerika/IDN financials)

Internasional

Dua Kapal Perang AS Masuki Selat Hormuz, IRGC Beri Peringatan Keras

Minggu, 12 Apr 2026 - 23:00 WIB