Cuaca Ekstrem NSW: Angin & Hujan Tewaskan Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan di New South Wales, Australia, terendam hujan lebat dan angin kencang saat cuaca ekstrem melanda wilayah selatan. Satu warga tewas akibat pohon tumbang.
(Foto: ABC News)

Kawasan di New South Wales, Australia, terendam hujan lebat dan angin kencang saat cuaca ekstrem melanda wilayah selatan. Satu warga tewas akibat pohon tumbang. (Foto: ABC News)

Jemarionline – Bagian selatan New South Wales (NSW), Australia, dilanda cuaca ekstrem berupa angin kencang dan hujan deras, yang menyebabkan kerusakan properti dan korban jiwa. Seorang wanita dilaporkan tewas setelah sebuah pohon tumbang menimpa mobilnya di wilayah Wollongong.

Badan Meteorologi Australia (BOM) menyatakan bahwa sistem cuaca ini merupakan kombinasi low-pressure system dan sirkulasi angin kencang dari Samudera Pasifik, yang meningkatkan intensitas hujan di pesisir selatan NSW.

“Warga diminta tetap di rumah dan menghindari perjalanan yang tidak penting. Angin kencang dapat menumbangkan pohon atau merusak struktur bangunan,” imbau juru bicara BOM.

Baca Juga :  Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Tangan Kanan Mojtaba Khamenei

Selain korban jiwa, beberapa jalan utama dan jalur kereta terendam air, menyebabkan gangguan transportasi dan evakuasi darurat. Petugas pemadam kebakaran dan layanan darurat terus bekerja untuk membersihkan pohon tumbang, memulihkan akses jalan, serta mengevakuasi warga dari kawasan rawan banjir.

Pihak berwenang juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat, termasuk memantau perkiraan cuaca, mengamankan barang berharga, dan memastikan jalur evakuasi tersedia. Sekolah dan beberapa kantor pemerintah di beberapa daerah bahkan menunda aktivitas hingga kondisi lebih aman.

Baca Juga :  Badai Musim Dingin Terjang AS, Korban Jiwa Bertambah dan Status Darurat Ditetapkan

Cuaca ekstrem ini diprediksi akan berlangsung beberapa hari ke depan, dengan risiko angin kencang dan hujan lebat yang tetap tinggi di sepanjang pesisir selatan NSW. Warga diminta untuk mengikuti informasi terbaru melalui saluran resmi pemerintah dan media lokal.

Berita Terkait

AC Milan Siapkan Dana Besar, Ini Deretan Striker Bintang yang Masuk Radar
Kanada Ingin Kurangi Ketergantungan pada Amerika Serikat
Dua Kapal Perang AS Masuki Selat Hormuz, IRGC Beri Peringatan Keras
Kepala Militer Uganda Picu Kontroversi, Ancam Turki dan Tuntut USD 1 Miliar
Perundingan Iran–AS Diperpanjang Sehari
Jet Tempur Pakistan Disebut Ikut Jaga Wilayah Arab Saudi, Ini yang Terjadi
Siapa Saja yang Hadir dalam Negosiasi Damai Iran–AS di Islamabad
India Tuntaskan Pengadaan Ratusan Drone Kamikaze Lokal Hanya dalam 2 Bulan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:00 WIB

AC Milan Siapkan Dana Besar, Ini Deretan Striker Bintang yang Masuk Radar

Minggu, 12 April 2026 - 23:00 WIB

Dua Kapal Perang AS Masuki Selat Hormuz, IRGC Beri Peringatan Keras

Minggu, 12 April 2026 - 21:00 WIB

Kepala Militer Uganda Picu Kontroversi, Ancam Turki dan Tuntut USD 1 Miliar

Minggu, 12 April 2026 - 13:00 WIB

Perundingan Iran–AS Diperpanjang Sehari

Minggu, 12 April 2026 - 08:00 WIB

Jet Tempur Pakistan Disebut Ikut Jaga Wilayah Arab Saudi, Ini yang Terjadi

Berita Terbaru

AMSI Ungkap Ancaman Baru: AI Crawler Tekan Industri Media (AI)

Teknologi

AMSI Ungkap Ancaman Baru: AI Crawler Tekan Industri Media

Senin, 13 Apr 2026 - 15:00 WIB