Indonesia Siapkan Dana Tambahan Rp74 Triliun untuk Pemulihan Sumatra

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek pembangunan jalan tol Trans Sumatra, salah satu infrastruktur yang mendapatkan dukungan dana tambahan Rp74 triliun dari pemerintah Indonesia.
(Foto: Radar Situbondo)

Proyek pembangunan jalan tol Trans Sumatra, salah satu infrastruktur yang mendapatkan dukungan dana tambahan Rp74 triliun dari pemerintah Indonesia. (Foto: Radar Situbondo)

Jemarionline – Pemerintah Indonesia berencana menyiapkan dana tambahan sebesar Rp74 triliun untuk mendukung proses pemulihan di wilayah Sumatra. Dana ini dialokasikan guna mempercepat rehabilitasi infrastruktur, pemulihan ekonomi, dan penanganan dampak bencana yang terjadi beberapa tahun terakhir.

Menteri Keuangan, dalam pernyataan resminya, menegaskan bahwa alokasi tambahan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk memastikan Sumatra kembali pulih secara menyeluruh, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dana ini akan digunakan untuk memperbaiki jaringan transportasi, sarana pendidikan, fasilitas kesehatan, dan juga membantu masyarakat yang terdampak bencana. Kami ingin memastikan pemulihan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga sosial dan ekonomi,” ujar Menteri Keuangan.

Baca Juga :  Internet Telkomsel-IndiHome Sempat Gangguan Nasional, Akses Data Lumpuh

Rencana alokasi dana ini meliputi beberapa sektor prioritas, antara lain:

  1. Infrastruktur transportasi: pembangunan dan perbaikan jalan, jembatan, serta fasilitas pelabuhan dan bandara.

  2. Pemulihan fasilitas publik: perbaikan sekolah, rumah sakit, dan pusat kesehatan masyarakat.

  3. Bantuan sosial: program stimulan bagi masyarakat terdampak bencana untuk mempercepat pemulihan ekonomi.

  4. Peningkatan ketahanan bencana: pembangunan sistem peringatan dini dan penguatan mitigasi risiko bencana alam.

Pemerintah menekankan bahwa dana tambahan ini tidak hanya bersifat stimulus finansial, tetapi juga akan digunakan secara efektif melalui koordinasi antar lembaga pusat dan daerah. Diharapkan, langkah ini dapat mempercepat proses rehabilitasi dan memastikan pertumbuhan ekonomi Sumatra kembali stabil.

Baca Juga :  Pemerintah Ambil Alih PNM, Siapkan Bank Khusus UMKM

Para pakar ekonomi menyambut baik langkah ini, dengan catatan bahwa pengelolaan dan transparansi penggunaan dana menjadi kunci sukses program pemulihan ini.

Pemerintah juga berencana untuk melibatkan komunitas lokal dan sektor swasta dalam implementasi program, sehingga setiap alokasi dana dapat menjangkau langsung masyarakat yang membutuhkan.

Berita Terkait

Kementerian ESDM Setujui 664 RKAB Tambang Minerba hingga Juni 2026
Asing Kembali Borong Saham RI, Net Buy Rp492 Miliar di 10 Emiten Pilihan
Harga Emas Ambruk 4%, Nyaris Jebol Level US$ 4.000 di Tengah Memanasnya Konflik AS-Iran
Bahlil Buka Suara soal Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Sebut Ikuti Harga Pasar
BPK Proses Etik ASN BPK Terlibat Suap Muara Enim, Siap Buka Data ke KPK
Zulhas Sebut Jumlah SPPG Membengkak, Negara Berpotensi Boros Rp 1 Triliun Per Bulan
Rupiah Menguat Mulai Juli, Purbaya Targetkan Stabil Rp16.800 per Dolar AS pada 2027
Media Asing Soroti Kenaikan Mendadak BI Rate, Investor Asing Langsung Dihubungi Bank Indonesia
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:00 WIB

Kementerian ESDM Setujui 664 RKAB Tambang Minerba hingga Juni 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:00 WIB

Asing Kembali Borong Saham RI, Net Buy Rp492 Miliar di 10 Emiten Pilihan

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Ambruk 4%, Nyaris Jebol Level US$ 4.000 di Tengah Memanasnya Konflik AS-Iran

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:00 WIB

Bahlil Buka Suara soal Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Sebut Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:00 WIB

BPK Proses Etik ASN BPK Terlibat Suap Muara Enim, Siap Buka Data ke KPK

Berita Terbaru