Jemarionline – Kurang tidur kini tidak lagi dianggap sekadar masalah sepele. Sejumlah penelitian kesehatan menunjukkan bahwa pola tidur yang buruk dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, mulai dari obesitas, diabetes, hingga gangguan jantung.
Tidur memiliki peran penting dalam proses pemulihan tubuh dan kesehatan mental. Saat seseorang tidur cukup dan berkualitas, tubuh akan memperbaiki sel-sel yang rusak, menyeimbangkan hormon, serta memperkuat sistem imun.
Dampak Kurang Tidur bagi Kesehatan
Ahli kesehatan menyebutkan, kebiasaan tidur kurang dari enam jam per malam secara konsisten dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, di antaranya:
-
Penurunan daya tahan tubuh
-
Gangguan konsentrasi dan memori
-
Peningkatan risiko tekanan darah tinggi
-
Gangguan metabolisme dan berat badan
Kurang tidur juga dikaitkan dengan meningkatnya stres dan risiko gangguan kesehatan mental, seperti kecemasan dan depresi.
Tips Menjaga Pola Tidur Sehat
Untuk menjaga kualitas tidur, masyarakat disarankan menerapkan beberapa kebiasaan sehat berikut:
-
Tidur dan bangun di jam yang sama setiap hari
Konsistensi membantu mengatur jam biologis tubuh. -
Batasi penggunaan gawai sebelum tidur
Cahaya biru dari layar ponsel dapat menghambat produksi hormon melatonin. -
Ciptakan lingkungan tidur yang nyaman
Pastikan kamar gelap, sejuk, dan minim kebisingan. -
Hindari kafein di malam hari
Konsumsi kopi atau minuman berkafein sebaiknya dibatasi setelah sore hari. -
Lakukan relaksasi ringan
Membaca buku atau meditasi dapat membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur.
Tidur Berkualitas untuk Hidup Lebih Sehat
Pakar kesehatan menekankan bahwa tidur berkualitas sama pentingnya dengan pola makan sehat dan olahraga rutin. Orang dewasa dianjurkan tidur selama 7–9 jam per malam untuk menjaga kesehatan tubuh secara optimal.
Dengan memperbaiki pola tidur sejak dini, risiko penyakit kronis dapat ditekan dan kualitas hidup pun meningkat.









