Jawa Tengah, jemarionline.com – Ribuan warga memadati Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang untuk mengikuti gelaran Jawa Tengah Bersholawat. Acara tersebut sekaligus menandai rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan MTQ Nasional 2026 Semarang.
Selain itu, tasyakuran ini bertepatan dengan lonjakan prestasi kafilah tuan rumah yang melesat ke posisi dua nasional. Jawa Tengah berhasil mengumpulkan total 208 poin, sehingga mencatat peningkatan pesat dari peringkat 16 pada gelaran sebelumnya.
Gubernur Ahmad Luthfi Apresiasi Sukses MTQ Nasional 2026
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengapresiasi seluruh pihak yang mengawal perhelatan ajang keagamaan bergengsi ini. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada ulama, masyarakat, serta jajaran pemerintah daerah yang menyukseskan acara.
Bahkan, Luthfi menegaskan bahwa pelaksanaan kompetisi membaca Al-Qur’an tingkat nasional ini menjadi bagian penting sejarah daerah. Oleh karena itu, pihaknya menyerahkan secara simbolis tali asih senilai Rp 282 juta kepada para kafilah berprestasi.
Selanjutnya, penyerahan bonus pembinaan tersebut mendapat pendampingan dari Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen dan Sekretaris Daerah Sumarno. Hasilnya, pemerintah provinsi memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas kerja keras para peserta yang mengharumkan nama daerah.
Dampak Sosial Ekonomi MTQ Nasional Mencapai Triliun Rupiah
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyebut ajang ini membawa dampak sosial serta ekonomi yang sangat besar. Sebab, kehadiran ratusan ribu pengunjung mampu mendorong pertumbuhan sektor UMKM dan pariwisata di wilayah setempat.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan skala nasional tersebut berhasil menarik perhatian lebih dari 250 ribu pengunjung dari berbagai daerah. Oleh sebab itu, aktivitas perekonomian masyarakat selama acara berlangsung mampu menciptakan perputaran uang mencapai Rp 1,3 triliun.
Di samping dampak ekonomi, Taj Yasin menilai persatuan seluruh elemen masyarakat menciptakan suasana toleransi yang sangat hangat di Kota Semarang. Maka dari itu, ia berharap para tamu undangan dan peserta kembali berkunjung untuk menikmati objek wisata Jawa Tengah.
Guna mempertahankan prestasi tersebut, Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jawa Tengah terus berkomitmen menjaga kontinuitas pembinaan para peserta. Nantinya, pihaknya akan menyelenggarakan pembinaan berjenjang dari tingkat kabupaten dan kota untuk menghadapi kompetisi berikutnya.(ar)









