Jambi, jemarionline.com – Peristiwa kebakaran lahan UIN Jambi mendadak menggemparkan warga kampus dan masyarakat sekitar pada Senin (24/8) sore. Kobaran api yang awalnya membakar semak belukar merambat sangat cepat hingga memasuki area Bumi Perkemahan (Buper) di dalam lingkungan universitas.
Berdasarkan rekaman video yang beredar luas di berbagai platform media sosial serta pesan berantai WhatsApp, kepulan asap tebal tampak membubung tinggi. Asap membubung tebal mendekati kompleks fasilitas gedung utama kampus sehingga menciptakan situasi darurat bagi penghuni gedung.
Kondisi kritis tersebut langsung memicu respons cepat dari seluruh jajaran civitas akademika Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Para dosen, staf kependidikan, hingga mahasiswa yang berada di area lokasi kejadian langsung merapat untuk memberikan pertolongan pertama.
Wakil Rektor Tiga Pimpin Langsung Pemadaman Api Lapangan
Wakil Rektor III UIN STS Jambi Dr Jamaluddin M Pd I terlihat terjun langsung memantau titik kebakaran di area Bumi Perkemahan. Beliau mengambil tindakan tegas dengan memimpin aksi pemadaman darurat bersama jajaran staf kampus dan puluhan mahasiswa yang melintas.
Seluruh elemen kampus saling bergotong-royong memadamkan amukan si jago merah yang terus menjalar memakai berbagai peralatan seadanya. Mereka bahu-membahu menyiramkan air serta memukul titik api agar kobaran tidak meluas menembus kawasan bangunan utama.
Upaya pemadaman mandiri ini berlangsung sangat intensif karena angin bertiup cukup kencang di sekitar area lahan yang kering. Kehadiran pimpinan kampus di tengah kepulan asap membakar semangat mahasiswa untuk terus melokalisir perambatan api secara maksimal.
Tim Damkar Dan Kampus Bersinergi Padamkan Kobaran Api
Aksi gotong-royong warga kampus ini terus membendung perambatan api sembari menantikan kedatangan tim ahli dan armada pemadam kebakaran. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) segera menerjunkan unit armada menuju lokasi kejadian usai menerima laporan darurat.
Petugas Damkar yang tiba di lokasi langsung menyambungkan selang air bertekanan tinggi untuk menjangkau pusat kobaran di area semak. Sinergi yang kuat antara jajaran kampus dan petugas pemadam kebakaran berhasil menahan laju perluasan titik api tersebut.
Upaya pemadaman bersama ini sangat krusial dalam meminimalkan potensi risiko kerusakan pada fasilitas vital pendidikan milik UIN STS Jambi. Kerjasama efektif di lapangan membuat pergerakan api berhasil dilumpuhkan sebelum menyentuh dinding bangunan utama universitas.
Petugas Gabungan Lakukan Pemantauan Ketat Di Bumi Perkemahan
Pihak manajemen UIN STS Jambi kini terus mengintensifkan koordinasi bersama tim pemadam kebakaran serta instansi pemerintah terkait. Langkah koordinasi ini bertujuan untuk memastikan seluruh titik api di area lahan sekitar kampus benar-benar padam total.
Petugas gabungan masih melakukan pemantauan ketat serta penyisiran berkala di sekitar lahan Bumi Perkemahan yang sempat terbakar. Langkah antisipasi ini berfokus pada pemetaan potensi munculnya titik api susulan yang dapat kembali membahayakan kawasan sekitar kampus.
Pihak kampus mengimbau seluruh civitas akademika untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di musim kering. Pengawasan ketat di area Bumi Perkemahan terus berlangsung demi menjamin keamanan seluruh fasilitas gedung universitas.(ar)









