Harga Emas Stagnan Meski Timur Tengah Memanas, Ini Penyebabnya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI

Foto: ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI

Jakarta, Jemarionline.com – Harga emas stagnan meski ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat. Berbeda dengan periode sebelumnya yang mendorong lonjakan harga logam mulia, pergerakan emas kali ini hanya menunjukkan kenaikan tipis sehingga memunculkan pertanyaan dari para investor.

Sepanjang perdagangan 20–25 Juli 2026, harga emas Antam hanya bertambah sekitar Rp2.000 per gram. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa eskalasi geopolitik belum otomatis mendorong kenaikan harga emas seperti yang pernah terjadi pada periode sebelumnya.

Investor Beralih ke Valuta Asing

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai banyak investor mengalihkan dana ke valuta asing (valas) untuk mengejar keuntungan jangka pendek. Menurutnya, sebagian pelaku pasar memilih instrumen yang menawarkan peluang imbal hasil lebih cepat daripada emas yang lebih berfungsi sebagai aset lindung nilai (safe haven).

Baca Juga :  Harga Emas Turun Hari Ini, Antam Stabil di Tengah Tekanan Pasar Global

Perubahan preferensi investasi tersebut mengurangi permintaan terhadap emas. Akibatnya, harga logam mulia tidak mengalami lonjakan meski ketidakpastian geopolitik kembali meningkat.

Selisih Buyback Ikut Menekan Minat Beli

Ibrahim juga menyoroti selisih harga beli dan harga buyback emas yang masih cukup lebar. Menurutnya, kondisi tersebut membuat sebagian calon pembeli khawatir mengalami kerugian ketika menjual kembali emas yang mereka miliki.

Pertimbangan itu mendorong sebagian investor memilih instrumen lain yang memiliki selisih harga beli dan jual lebih kecil. Karena itu, minat terhadap emas belum meningkat secara signifikan.

Suku Bunga Tinggi Masih Membayangi Pasar

Selain perubahan perilaku investor, ekspektasi suku bunga Amerika Serikat yang tetap tinggi juga memengaruhi pergerakan harga emas. Suku bunga tinggi memperkuat dolar AS dan meningkatkan daya tarik instrumen berbunga seperti obligasi sehingga sebagian dana keluar dari pasar emas.

Baca Juga :  Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS

Analis juga melihat pasar lebih fokus pada arah kebijakan bank sentral dibandingkan perkembangan konflik geopolitik. Selama ekspektasi suku bunga tinggi masih bertahan, harga emas berpotensi bergerak terbatas.

Prospek Emas Masih Positif

Meski harga belum melonjak, Ibrahim tetap memandang prospek emas dalam jangka panjang cukup menjanjikan. Ia menilai konflik geopolitik yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir masih berpotensi menopang permintaan emas sebagai aset pelindung nilai pada tahun-tahun mendatang.

Sejumlah analis juga memperkirakan harga emas tetap bergerak volatil. Mereka menyarankan investor terus mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah, arah kebijakan The Fed, serta pergerakan dolar AS sebelum mengambil keputusan investasi.

Berita Terkait

IHSG Terjun Bebas ke Bawah 5.000, Kapitalisasi Pasar Bursa Anjlok Rp8.000 Triliun
Update Rincian Harga Emas Perhiasan Hari Ini Selasa 20 Oktober 2026
Komdigi dan Pengamat Minta Operator Tak Naikkan Harga Paket Data Terkait Kuota Rollover
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Rp2,55 Juta
10 Saham Melemah Tajam, Investor Diminta Waspadai Risikonya
Harga Bitcoin Tembus Rp1,17 Miliar, Minat Investor Kembali Menguat
IHSG Anjlok Hampir 2 Persen, Kembali ke Level 6.100
Harga Emas di Titik Kritis, Analis Waspadai Koreksi ke US$3.000
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:34 WIB

IHSG Terjun Bebas ke Bawah 5.000, Kapitalisasi Pasar Bursa Anjlok Rp8.000 Triliun

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:23 WIB

Update Rincian Harga Emas Perhiasan Hari Ini Selasa 20 Oktober 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Komdigi dan Pengamat Minta Operator Tak Naikkan Harga Paket Data Terkait Kuota Rollover

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Rp2,55 Juta

Senin, 27 Juli 2026 - 09:00 WIB

10 Saham Melemah Tajam, Investor Diminta Waspadai Risikonya

Berita Terbaru

Ponsel yang sedang diisi daya dengan powerbank di atas meja kerja, dikelilingi kabel charger dan laptop.(poto: AI).

Teknologi

5 Kebiasaan Pengisian Daya Ini Merusak Baterai HP Lebih Cepat

Senin, 26 Okt 2026 - 07:14 WIB

Pusat operasi siber bank memantau peringatan akses tidak sah dari agen AI pihak ketiga ke sistem rekening nasabah.(ilustrasi poto: AI).

Teknologi

Agen AI Masuk Rekening, Bank di AS Perketat Keamanan Data

Senin, 26 Okt 2026 - 07:03 WIB

Polres OKU Selatan menetapkan tersangka kasus kematian seorang narapidana di Lapas Muaradua, Sumsel, Sabtu (24/10/2026).(poto: kompas.com).

Hukum

Napi Tewas di Lapas Muaradua, Polisi Jerat Empat Tersangka

Minggu, 25 Okt 2026 - 08:09 WIB

ilustrasi visual yang menggambarkan situasi di mana akses agen AI yang tidak sah terdeteksi dan diblokir pada aplikasi perbankan.(poto: AI).

Internasional

Bank AS Blokir Agen AI Usai Bobol Rekening Nasabah

Minggu, 25 Okt 2026 - 07:55 WIB