IHSG Melemah Usai Ancaman Turun Kasta dari S&P Dow Jones

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi/Foto: Gilang Faturahman/detikFoto

Ilustrasi/Foto: Gilang Faturahman/detikFoto

Jakarta, Jemarionline.comIHSG kembali terkoreksi setelah kabar IHSG melemah S&P Dow menarik perhatian pelaku pasar. S&P Dow Jones Indices (S&P DJI) memasukkan Indonesia ke dalam Country Classification Watchlist 2027 sehingga memunculkan kekhawatiran terhadap status pasar modal nasional.

Pelaku pasar langsung merespons kabar tersebut dengan meningkatkan aksi jual di Bursa Efek Indonesia. Kondisi itu membuat IHSG bergerak di zona merah sepanjang perdagangan.

S&P Dow Jones Soroti Status Pasar Modal Indonesia Mendatang

S&P Dow Jones Indices mempertahankan Indonesia dalam kategori Emerging Market. Namun, lembaga penyedia indeks global tersebut juga memasukkan Indonesia ke dalam daftar pemantauan untuk evaluasi periode 2026–2027.

Melalui proses evaluasi itu, S&P DJI akan menilai perkembangan pasar modal Indonesia. Lembaga tersebut membuka kemungkinan mempertahankan status saat ini, menerapkan Special Measures, atau mengubah klasifikasi Indonesia menjadi Frontier Market apabila indikator yang ditetapkan belum terpenuhi.

Baca Juga :  Harga Emas dan Perak Melonjak ke Rekor Baru, Investor Cari Safe-Haven

S&P DJI menyoroti transparansi serta kualitas pasar modal Indonesia sebagai bagian dari proses evaluasi. Penilaian tersebut menjadi perhatian investor global karena status indeks memengaruhi keputusan investasi berbagai lembaga keuangan internasional.

Investor Tingkatkan Aksi Jual Setelah Muncul Sentimen Negatif Baru

Investor merespons pengumuman tersebut dengan melepas sebagian kepemilikan saham. Aksi itu menekan pergerakan IHSG sejak awal hingga akhir perdagangan.

Kekhawatiran terhadap kemungkinan perubahan status pasar menjadi faktor utama yang memengaruhi psikologis investor. Sentimen tersebut juga menghentikan penguatan IHSG yang sempat terjadi pada perdagangan sebelumnya.

Sejumlah analis menilai perubahan klasifikasi pasar dapat memengaruhi aliran dana asing. Investor institusi global umumnya menjadikan klasifikasi indeks sebagai salah satu acuan dalam menyusun portofolio investasi.

Baca Juga :  RANS Milik Raffi Ahmad Bersiap IPO, Tawarkan Saham Rp135-Rp170

Regulator Perkuat Pasar Modal Hadapi Evaluasi Indeks Global Mendatang

Bursa Efek Indonesia terus mengevaluasi berbagai kebijakan untuk meningkatkan kualitas pasar modal nasional. Regulator juga berupaya memperkuat likuiditas dan transparansi agar pasar Indonesia tetap menarik bagi investor.

Pemerintah bersama pelaku industri terus memantau perkembangan evaluasi yang dilakukan S&P Dow Jones Indices. Mereka berharap berbagai langkah perbaikan mampu memperkuat posisi Indonesia dalam kelompok Emerging Market.

Investor kini menunggu hasil evaluasi lanjutan dari S&P DJI. Selama proses tersebut berlangsung, sentimen global, kebijakan regulator, dan perkembangan ekonomi diperkirakan masih memengaruhi arah pergerakan IHSG.

Berita Terkait

Harga Emas Diprediksi Menguat Pekan Depan, Ini Faktor yang Mendorong Kenaikannya
GoTo Buka Suara soal PHK Tokopedia, Pastikan Tak Berdampak Material
Harga Emas Antam Naik Rp11.000, Buyback Melonjak Rp55.000
IHSG Melonjak 2 Persen, Ini Penyebab Penguatan Bursa Hari Ini
IHSG Menguat, Investor Asing Fokus Borong Saham Unggulan di Tengah Pemulihan Pasar
Harga Emas Mulai Bangkit, Sentimen Global Kembali Dorong Minat Investor
Prediksi Harga Emas Antam Selasa 30 Juni 2026, Pakar Ungkap Arah Pergerakannya
Babak Baru Harga Emas Terungkap, Pakar Prediksi Arah Pekan Depan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:00 WIB

IHSG Melemah Usai Ancaman Turun Kasta dari S&P Dow Jones

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:00 WIB

Harga Emas Diprediksi Menguat Pekan Depan, Ini Faktor yang Mendorong Kenaikannya

Minggu, 5 Juli 2026 - 14:00 WIB

GoTo Buka Suara soal PHK Tokopedia, Pastikan Tak Berdampak Material

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:00 WIB

Harga Emas Antam Naik Rp11.000, Buyback Melonjak Rp55.000

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:00 WIB

IHSG Melonjak 2 Persen, Ini Penyebab Penguatan Bursa Hari Ini

Berita Terbaru

Ilustrasi/Foto: Gilang Faturahman/detikFoto

Bisnis

IHSG Melemah Usai Ancaman Turun Kasta dari S&P Dow Jones

Kamis, 9 Jul 2026 - 09:00 WIB

Ilustrasi BioShocking (Magnific.com)

Teknologi

Waspada BioShocking, Serangan Baru AI Bisa Curi Data Login

Kamis, 9 Jul 2026 - 08:00 WIB