Nyerau dan Mendingin Negroi Awali Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi kenduri SKO, Foto: Desi Hermila/RRI Sungai Penuh

Prosesi kenduri SKO, Foto: Desi Hermila/RRI Sungai Penuh

Kerinci, Jemarionlin.com – Masyarakat Lima Desa Tanjung Pauh Mudik mengawali Kenduri Sko Tanjung Pauh melalui prosesi adat Nyerau dan Mendingin Negroi, Jumat (4/7). Para depati, ninik mamak, anak jantan, anak betino, serta warga mengikuti seluruh rangkaian adat sebagai tanda dimulainya pesta adat tahunan.

Tradisi tersebut memperlihatkan semangat masyarakat dalam menjaga adat istiadat Kerinci. Selain itu, Kenduri Sko memperkuat persatuan sekaligus mempertahankan warisan budaya yang para leluhur tinggalkan.

Prosesi Nyerau Ajak Warga Hadiri Kenduri Sko

Para depati, ninik mamak, dan anak jantan berkeliling kampung saat menjalankan prosesi Nyerau. Selanjutnya, mereka mengajak masyarakat menghadiri Kenduri Sko sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga adat dan persaudaraan.

Rombongan menyampaikan seruan adat di setiap sudut kampung. Sementara itu, warga menyambut ajakan tersebut dengan antusias dan mengikuti seluruh rangkaian prosesi hingga selesai.

Baca Juga :  Balai TNKS Akui Hanya Miliki 200 Personel, Pengawasan Hutan Jadi Tantangan Serius

Para pemangku adat juga mengimbau masyarakat menunda kegiatan lain selama Kenduri Sko berlangsung. Dengan demikian, seluruh rangkaian adat dapat berjalan tertib dan penuh khidmat.

Mendingin Negroi Simbol Doa Keselamatan Bersama

Usai Salat Jumat, masyarakat melanjutkan rangkaian acara melalui prosesi Mendingin Negroi. Kemudian, anak betino meminta izin kepada Depati Anum, Rio Perang, dan ninik mamak sebelum menjalankan ritual tersebut.

Setelah memperoleh izin, mereka menyiramkan air yang bercampur berbagai tumbuhan sebagai lambang kesejukan, keselamatan, dan kedamaian. Selain itu, prosesi tersebut mengajak masyarakat menjaga persatuan serta mempererat hubungan antarsesama.

Masyarakat juga mewariskan nilai-nilai adat kepada generasi muda melalui ritual itu. Karena itu, Kenduri Sko tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Kerinci.

Baca Juga :  MUSANCAB VI PDI Perjuangan Sungai Penuh Perkuat Konsolidasi, Wawako Azhar Tekankan Sinergi Pembangunan Daerah

Kenduri Sko Perkuat Persatuan dan Identitas Budaya

Panitia menggelar puncak Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik pada Minggu (5/7). Nantinya, masyarakat mengikuti berbagai prosesi adat sebagai ungkapan syukur atas hasil panen, rezeki, dan kehidupan yang mereka nikmati.

Tokoh adat bersama masyarakat terus menjaga keberlangsungan Kenduri Sko. Di sisi lain, pemerintah daerah ikut mendukung pelestarian tradisi tersebut sebagai identitas budaya Kerinci.

Mereka berharap Kenduri Sko terus berkembang dan semakin dikenal masyarakat luas. Oleh sebab itu, seluruh elemen masyarakat berkomitmen menjaga serta melestarikan tradisi tersebut dari generasi ke generasi.

Berita Terkait

Kebakaran Lahan Sungai Buluh Hanguskan Kebun Karet Warga Rimbo Tengah
Kebakaran Lahan Samping UIN STS Jambi Merambat Hingga Area Bumi Perkemahan
Respons Cepat SAH Terkait Ancaman Kabut Asap di Jambi: Warga Diminta Waspada
Kebakaran Lahan Perkebunan Karet Di Bungo Berhasil Dipadamkan
Pemkab Muaro Jambi Bagikan Masker Gratis Hadapi Kabut Asap Karhutla
Sanggar Budaya Muaro Jambi Juara I Festival Batanghari 2026
Konflik Stockpile Batubara PT SAS: Warga BPR Tuntut Pemberhentian Total Aktivitas Perusahaan
Kanwil Kemenkum dan BRIDA Jambi Resmi Jalin Kerja Sama Pelindungan Kekayaan Intelektual
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Kebakaran Lahan Sungai Buluh Hanguskan Kebun Karet Warga Rimbo Tengah

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:41 WIB

Kebakaran Lahan Samping UIN STS Jambi Merambat Hingga Area Bumi Perkemahan

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Respons Cepat SAH Terkait Ancaman Kabut Asap di Jambi: Warga Diminta Waspada

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Kebakaran Lahan Perkebunan Karet Di Bungo Berhasil Dipadamkan

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Sanggar Budaya Muaro Jambi Juara I Festival Batanghari 2026

Berita Terbaru