Sungai Penuh, Jemarionline.com – Mobil masuk jurang Sungai Penuh terjadi di Jalan Lintas Sungai Penuh–Tapan, tepatnya di KM 25 dekat Jembatan Sungai Kunyit, Jumat (3/7) sekitar pukul 18.20 WIB. Kecelakaan tunggal itu melibatkan sebuah mobil yang membawa empat warga Lubuk Pinang, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu.
Akibat insiden tersebut, dua orang mengalami luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Satu korban dirujuk ke RS MH Athalib Kota Sungai Penuh, sedangkan satu korban lainnya dibawa ke RS Tapan karena mengalami luka yang lebih serius. Dua penumpang lainnya selamat.
Informasi awal menyebutkan rombongan baru pulang melayat ke rumah keluarga di kawasan Kumun sebelum kecelakaan terjadi. Hingga kini, penyebab pasti mobil masuk ke jurang sedalam sekitar lima meter itu masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Polisi Benarkan Kecelakaan Tunggal di KM 25
Kasat Lantas Polres Kerinci IPTU Into Sujarwo melalui Kanit Gakkum IPDA Dio Frananda membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut. Polisi langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
Menurut Dio, petugas membawa satu korban ke RS MH Athalib Kota Sungai Penuh, sementara satu korban lain mendapat penanganan di RS Tapan karena kondisinya lebih parah. Polisi juga masih mendata identitas seluruh korban.
Petugas belum mengevakuasi kendaraan saat keterangan itu disampaikan. Mobil masih berada di dasar jurang sambil menunggu proses penderekan.
Tim Laka Lantas Evakuasi Korban Bersama Warga
Unit Laka Lantas Polres Kerinci bersama warga sekitar segera mengevakuasi seluruh korban dari lokasi kejadian. Proses penyelamatan berlangsung setelah petugas memastikan kondisi jalur tetap aman bagi pengguna jalan lainnya.
Selanjutnya, aparat melanjutkan proses evakuasi kendaraan yang terperosok ke jurang. Polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui kronologi kecelakaan secara lengkap.
Polisi Imbau Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan
Kepolisian mengingatkan pengendara agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi ruas Sungai Penuh–Tapan. Jalur tersebut memiliki banyak tikungan tajam, turunan curam, dan berada di kawasan pegunungan sehingga berisiko memicu kecelakaan, terutama saat kondisi jalan licin.
Petugas juga meminta pengemudi memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan. Selain itu, pengendara diimbau mengurangi kecepatan dan tetap berkonsentrasi saat melintasi titik-titik rawan kecelakaan di sepanjang jalur Sungai Penuh–Tapan.









