Jakarta, Jemarionline.com – Windows 11 RAM DDR1 menjadi topik menarik setelah seorang penggemar PC retro berhasil menjalankan sistem operasi terbaru Microsoft pada komputer lawas yang masih menggunakan memori DDR1. Eksperimen tersebut menunjukkan bahwa perangkat berusia puluhan tahun masih mampu menjalankan Windows 11 dengan sejumlah penyesuaian.
Eksperimen ini menarik perhatian komunitas teknologi karena Microsoft pada dasarnya menetapkan persyaratan perangkat keras yang jauh lebih tinggi untuk Windows 11. Namun, berbagai modifikasi memungkinkan sistem operasi tersebut tetap berjalan pada perangkat yang jauh lebih tua.
Gunakan PC Lawas Berbasis DDR1
Penguji menggunakan motherboard ASRock ConRoe 865PE yang mendukung RAM DDR1.
Selain itu, komputer tersebut memakai prosesor Intel Core 2 Quad Q6600 dan kartu grafis ATI Radeon HD 4650 AGP. Kombinasi komponen lawas itu tetap mampu menjalankan Windows 11 setelah melalui beberapa penyesuaian.
Windows 11 Berjalan Stabil
Penguji mengaku sistem dapat berjalan dengan stabil setelah proses instalasi selesai.
Selain berhasil masuk ke desktop, komputer tersebut juga mampu menjalankan browser modern, memutar video dengan akselerasi perangkat keras, menjalankan benchmark, hingga memainkan beberapa gim lama seperti Crysis.
Driver Lama Masih Bisa Digunakan
Salah satu tantangan terbesar muncul saat memasang driver kartu grafis ATI Radeon HD 4650.
Penguji kemudian memodifikasi driver Windows 7 keluaran 2012 agar kompatibel dengan Windows 11. Setelah proses tersebut selesai, sistem berhasil mengaktifkan AGP 8X dan akselerasi video H.264.
Windows 11 Masih Mendukung Sistem BIOS
Penguji juga menjelaskan bahwa Windows 11 edisi IoT masih mendukung sistem berbasis BIOS tanpa UEFI.
Karena itu, komputer dengan ACPI 1.1 tetap dapat menjalankan Windows 11 apabila pengguna melakukan konfigurasi yang sesuai. Fakta ini mengejutkan banyak penggemar komputer lawas.
Bukti Hardware Lawas Masih Layak
Eksperimen tersebut menunjukkan bahwa usia perangkat tidak selalu menjadi penghalang untuk mencoba sistem operasi modern.
Meski demikian, pengguna tetap perlu memahami bahwa Microsoft tidak mendukung konfigurasi seperti ini secara resmi. Selain itu, performa komputer lawas tentu tidak dapat menyamai perangkat modern untuk kebutuhan sehari-hari.









