Kapal Tanker Minyak Iran Akhirnya Lolos dari Blokade AS, Ekspor Kembali Berjalan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Selat Hormuz (Foto: Reuters)

Ilustrasi Selat Hormuz (Foto: Reuters)

Jemarionline.com – Iran kembali mengirim minyak mentah ke pasar internasional setelah tiga kapal tankernya berhasil keluar dari kawasan Teluk. Peristiwa ini terjadi setelah Amerika Serikat melonggarkan blokade yang selama hampir dua bulan menghambat ekspor minyak Iran.

Lembaga pemantau pelayaran TankerTrackers mencatat dua kapal tanker super milik National Iranian Tanker Company (NITC), yaitu DIONA dan HERO2, membawa sekitar 3,8 juta barel minyak mentah keluar dari kawasan tersebut. Selain itu, satu kapal tanker lainnya juga meninggalkan kawasan Teluk dengan muatan sekitar 1 juta barel minyak mentah.

Iran Kembali Ekspor Minyak

Keberhasilan tiga kapal tanker tersebut menandai kembalinya aktivitas ekspor minyak Iran setelah terhenti selama beberapa waktu.

Sebelumnya, Amerika Serikat membatasi aktivitas ekspor minyak Iran melalui kebijakan blokade laut. Kebijakan itu menahan jutaan barel minyak mentah dan mengurangi pasokan energi ke pasar internasional.

Sejumlah analis memperkirakan Iran hanya mampu bertahan beberapa bulan tanpa ekspor sebelum harus mengurangi produksi minyak secara signifikan.

Baca Juga :  Kanada Ingin Kurangi Ketergantungan pada Amerika Serikat

Kesepakatan Damai Jadi Titik Balik

Perkembangan ini muncul setelah Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan damai yang mengurangi ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa Washington dan Teheran telah menandatangani kesepakatan yang membuka kembali jalur pelayaran strategis di kawasan Teluk.

Trump juga menyebut Selat Hormuz mulai beroperasi kembali secara bertahap dan aktivitas pelayaran internasional kembali meningkat.

Meski demikian, pemerintah kedua negara belum mempublikasikan rincian lengkap isi kesepakatan tersebut.

Selat Hormuz Punya Peran Strategis

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur perdagangan energi terpenting di dunia.

Kapal-kapal tanker mengangkut sekitar seperempat perdagangan minyak dunia melalui jalur tersebut setiap hari. Karena itu, setiap gangguan yang terjadi di kawasan ini langsung memengaruhi harga energi global.

Ketika konflik memuncak pada awal 2026, banyak perusahaan pelayaran mengurangi aktivitas pengiriman minyak melalui Selat Hormuz karena alasan keamanan.

Baca Juga :  Ribuan Orang Hadiri Sidang Akbar di China, Investor Global Mulai Waswas

Kondisi tersebut sempat memicu kekhawatiran pasar terhadap pasokan energi dunia.

Pasar Energi Sambut Positif

Kembalinya kapal tanker Iran ke jalur ekspor memberikan sentimen positif bagi pasar energi internasional.

Pelaku pasar kini menunggu peningkatan volume ekspor minyak Iran dalam beberapa pekan mendatang. Jika perusahaan energi meningkatkan pengiriman minyak, tekanan terhadap pasokan global berpotensi menurun.

Selain itu, peningkatan ekspor dari Iran dapat membantu menjaga stabilitas harga minyak dunia yang sempat berfluktuasi akibat konflik geopolitik.

Stabilitas Kawasan Masih Jadi Kunci

Meski situasi mulai membaik, sejumlah pengamat menilai kondisi Timur Tengah masih memerlukan perhatian.

Stabilitas kawasan sangat bergantung pada bagaimana Amerika Serikat dan Iran menjalankan kesepakatan yang telah mereka capai.

Jika kedua negara mampu menjaga hubungan yang lebih stabil, aktivitas perdagangan energi internasional berpeluang kembali normal dalam waktu dekat.

Berita Terkait

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV
Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita
Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan
Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS
Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS
Trump Dikecam Partainya Sendiri Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Tegaskan Perjuangan Israel Belum Berakhir
Trump Sebut Kesepakatan Akhiri Perang dengan Iran Ditandatangani Hari Ini
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:00 WIB

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV

Senin, 13 Juli 2026 - 13:00 WIB

Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:00 WIB

Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:00 WIB

Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS

Berita Terbaru