Perlindungan Sosial Kerinci Diperkuat, Kejaksaan dan BPJS Turut Mengawal

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Asep Sanjaya/RRI Sungai Penuh

Foto: Asep Sanjaya/RRI Sungai Penuh

KERINCI, JEMARIONLINE.COM – Pemerintah Kabupaten Kerinci terus memperkuat program perlindungan sosial bagi masyarakat miskin ekstrem dan pekerja rentan. Untuk memastikan program berjalan tepat sasaran, pemerintah menggandeng Kejaksaan Negeri Sungai Penuh dan BPJS Ketenagakerjaan dalam pengawasan serta pelaksanaan program tersebut. Program ini menjadi salah satu langkah strategis untuk memberikan jaminan sosial kepada kelompok masyarakat yang selama ini memiliki risiko kerja tinggi namun belum mendapatkan perlindungan yang memadai.

Pemkab Kerinci membahas langkah tersebut dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Aula Pertemuan Bupati Kerinci pada Selasa (9/6/2026). Rapat menghadirkan berbagai pihak terkait guna menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi antarinstansi.

Libatkan Kejaksaan, BPJS, dan Pemerintah Desa

Rapat koordinasi tersebut menghadirkan Kasubsi Pertimbangan Hukum Kejaksaan Negeri Sungai Penuh Siti Nanda H, S.H., bersama jajaran Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun). Selain itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sungai Penuh, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Inspektorat, para camat, serta seluruh kepala desa di Kabupaten Kerinci turut mengikuti kegiatan tersebut.

Kehadiran berbagai pihak menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan program perlindungan sosial benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Pemerintah juga ingin memastikan seluruh tahapan berjalan transparan dan sesuai aturan yang berlaku.

Fokus pada Masyarakat Miskin Ekstrem dan Pekerja Rentan

Dalam rapat tersebut, peserta membahas perlindungan sosial bagi masyarakat miskin ekstrem dan pekerja rentan yang dibiayai melalui anggaran tahun 2024. Pemerintah menilai kelompok ini membutuhkan perhatian khusus karena sering menghadapi risiko ekonomi maupun risiko kerja yang tinggi.

Baca Juga :  ASN dan Poligami: Aturan Hukum dan Sorotan Publik Karena Kasus Perselingkuhan

Banyak pekerja rentan bekerja di sektor informal tanpa jaminan keselamatan kerja maupun perlindungan ketika mengalami kecelakaan.

Melalui program ini, pemerintah berupaya memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari.

Selain itu, pemerintah juga berharap program tersebut mampu membantu mengurangi angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Kerinci.

BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan

BPJS Ketenagakerjaan memiliki peran penting dalam pelaksanaan program tersebut.

Lembaga ini akan membantu memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada peserta yang memenuhi kriteria penerima manfaat.

Melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, pekerja rentan dapat memperoleh perlindungan ketika mengalami kecelakaan kerja maupun risiko lainnya yang berkaitan dengan aktivitas pekerjaan.

Pemerintah menilai kehadiran perlindungan tersebut sangat penting karena banyak pekerja sektor informal belum memiliki akses terhadap jaminan sosial yang memadai.

Kejaksaan Kawal dari Aspek Hukum

Kejaksaan Negeri Sungai Penuh turut memberikan dukungan dari sisi hukum melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

Jajaran Datun berperan memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Kehadiran Kejaksaan juga membantu memperkuat akuntabilitas penggunaan anggaran yang mendukung program perlindungan sosial tersebut.

Langkah ini sejalan dengan komitmen Kejaksaan dalam mendukung berbagai program pemerintah yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah.

Baca Juga :  UMKM Kerupuk Singkong di Sungai Penuh Keluhkan Kelangkaan Bahan Baku

Pendataan Jadi Faktor Penting

Peserta rapat juga membahas strategi pendataan calon penerima manfaat.

Pemerintah menilai data yang akurat menjadi kunci utama keberhasilan program perlindungan sosial. Karena itu, pemerintah daerah meminta camat dan kepala desa aktif melakukan verifikasi data masyarakat yang memenuhi syarat.

Pendataan yang baik akan membantu pemerintah menyalurkan manfaat kepada kelompok yang benar-benar membutuhkan.

Selain itu, data yang valid juga dapat mencegah terjadinya kesalahan sasaran dalam pelaksanaan program.

Dorong Sinergi Lintas Sektor

Pemerintah Kabupaten Kerinci menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menjalankan program perlindungan sosial.

Setiap instansi memiliki peran berbeda namun saling melengkapi. Pemerintah daerah bertugas menyusun kebijakan dan menyediakan anggaran, BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan sosial, sedangkan Kejaksaan mengawal aspek hukum dan tata kelola program.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat efektivitas program sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah.

Tingkatkan Kesejahteraan dan Rasa Aman

Pemerintah berharap program perlindungan sosial ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek.

Program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Dengan adanya jaminan sosial, pekerja rentan dapat menjalankan aktivitas ekonomi dengan rasa aman yang lebih baik. Mereka juga memiliki perlindungan ketika menghadapi risiko yang tidak terduga.

Pemerintah meyakini perlindungan sosial yang kuat dapat membantu mempercepat pengentasan kemiskinan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kerinci.

Berita Terkait

Sekda Muaro Jambi Ikuti Sosialisasi Assessment Center Polri untuk Pemetaan Aparatur
Jumlah Warga Miskin Desil 1 Kabupaten Tebo Meningkat
Satgas Karhutla Jambi Siapkan Hadiah Bagi Warga yang Tangkap Pembakar Lahan
Pemprov Jambi Gelar Sholat Istisqa Berjamaah Hadapi Dampak Musim Kemarau Panjang
Ukir Prestasi Agra Bolsia Atilla SMAN 1 Sungai Penuh Raih Juara 1 Nasional
Wali Kota Alfin Resmi Melantik Pengurus Dewan Kesenian Kota Sungai Penuh Periode 2026–2030
Danrem 042 Gapu Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan di Desa Londerang
BEM FH Unja Gelar Aksi Pembagian Masker Jambi di Tengah Kepungan Kabut Asap Pekat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 08:23 WIB

Sekda Muaro Jambi Ikuti Sosialisasi Assessment Center Polri untuk Pemetaan Aparatur

Kamis, 10 September 2026 - 08:17 WIB

Jumlah Warga Miskin Desil 1 Kabupaten Tebo Meningkat

Jumat, 4 September 2026 - 08:46 WIB

Satgas Karhutla Jambi Siapkan Hadiah Bagi Warga yang Tangkap Pembakar Lahan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Pemprov Jambi Gelar Sholat Istisqa Berjamaah Hadapi Dampak Musim Kemarau Panjang

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:02 WIB

Ukir Prestasi Agra Bolsia Atilla SMAN 1 Sungai Penuh Raih Juara 1 Nasional

Berita Terbaru

Kepala Dinsos P3A Kabupaten Tebo Arief Haryoko.(poto: jambiprima.com).

Daerah

Jumlah Warga Miskin Desil 1 Kabupaten Tebo Meningkat

Kamis, 10 Sep 2026 - 08:17 WIB