ini waktu dianjurkan dan dilarang untuk berhubungan suami isteri

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perlu dipahami bahwa tujuan mendasar dari pernikahan adalah sebagai bentuk ibadah kepada Allah Swt., sarana mendekatkan diri kepada-Nya, mengikuti sunnah Rasulullah Saw., serta melahirkan keturunan. Melalui pernikahan, keberlangsungan dan keteraturan kehidupan di dunia dapat terjaga. Sebaliknya, meninggalkan pernikahan dapat membawa pada kerusakan dan hilangnya tatanan kehidupan.
Sebagaimana seseorang tidak akan menuai hasil tanpa terlebih dahulu menanam benih, mengolah tanah, dan merawatnya dengan metode yang benar hingga tiba masa panen, demikian pula keturunan tidak akan terwujud tanpa terjadinya pertemuan antara sperma suami dan rahim istri. Allah Swt. berfirman:
سَائُكُمْ حَرْثٌ لَكُمْ فَأْتُوْا حَرْثَكُمْ أَنَّى شِئْتُمْ وَقَدِّمُوْنِا لأَِنْفُسِكُمْ

“Para istri kalian adalah ladang bagi kalian, maka datangilah ladang kalian itu kapan dan dengan cara yang kalian kehendaki, serta persiapkanlah amal kebaikan untuk diri kalian.”
(QS. Al-Baqarah: 223)
Ayat ini diturunkan berkaitan dengan pernyataan sebagian kaum Muslimin yang menyampaikan bahwa mereka menggauli istri dengan berbagai posisi, seperti berdiri, berlutut, terlentang, dari arah depan maupun belakang.
Pernyataan tersebut ditanggapi oleh kaum Yahudi yang beranggapan bahwa hubungan badan dengan cara demikian menyerupai perilaku binatang. Mereka mengklaim bahwa dalam Taurat disebutkan bahwa selain posisi istri terlentang, hubungan suami istri dianggap tercela di sisi Allah.
Melalui ayat tersebut, Allah Swt. membantah anggapan tersebut. Kandungan ayat ini menunjukkan bahwa seorang suami diperbolehkan menggauli istrinya dengan berbagai cara dan posisi yang diinginkan, baik dalam keadaan berdiri, duduk, maupun terlentang, dari arah atas, bawah, depan, ataupun belakang. Hubungan tersebut juga dibolehkan dilakukan kapan saja, siang atau malam, dengan syarat dilakukan melalui jalan yang benar, yaitu pada vagina.

Baca Juga :  NTB Aktifkan Komando Terpadu Antisipasi Cuaca Ekstrem

a. Pengaruh Waktu Hubungan Suami Istri
Sebagian riwayat menyebutkan pengaruh waktu hubungan suami istri terhadap kondisi anak yang kelak dilahirkan, di antaranya:
1.Hubungan pada malam Jumat diyakini dapat melahirkan anak yang mencintai Al-Qur’an.
2.Hubungan pada malam Sabtu disebutkan dapat berdampak kurang baik pada kecerdasan anak.
3.Hubungan pada malam Ahad dikaitkan dengan perilaku menyimpang pada anak.
4.Hubungan pada malam Senin dikaitkan dengan sifat qanaah dan penerimaan terhadap takdir Allah.
5.Hubungan pada malam Selasa disebutkan dapat melahirkan anak yang berbakti kepada orang tua.
6.Hubungan pada malam Rabu dikaitkan dengan kecerdasan, ilmu, dan rasa syukur.
7.Hubungan pada malam Kamis diyakini dapat melahirkan anak yang berhati tulus dan ikhlas.
8.Hubungan pada malam hari raya disebutkan dapat membawa kondisi fisik yang tidak biasa pada anak.
9.Hubungan yang dilakukan sambil banyak berbicara diyakini berdampak pada kemampuan bicara anak.
10.Hubungan dalam keadaan gelap total dikaitkan dengan sifat-sifat negatif anak.
11.Hubungan dalam cahaya terang diyakini menghasilkan keturunan yang rupawan.
12.Hubungan sambil memandang aurat istri dikaitkan dengan gangguan penglihatan lahir atau batin anak.
13.Hubungan di bawah pohon berbuah dikaitkan dengan bahaya yang dapat menimpa anak di kemudian hari.

Baca Juga :  117 Lokasi Pemantauan Hilal 1 Syawal 1447 H Disiapkan, Ini Daftar Titiknya di Indonesia

b. Tata Cara Hubungan yang DianjurkanSeorang suami dianjurkan memperhatikan beberapa adab berikut saat berhubungan dengan istri:
Menggenggam kedua tangan istri
Menyentuh bagian dadanya dengan penuh kasih
Mencium pipi istri
Membaca basmalah sebelum melakukan penetrasi
Rasulullah Saw. bersabda:
مَنْ جَامَعَ زَوْجَتَهُ عِنْدَ الْحَيْضِ فَكَأَنَّمَا جَامَعَ أُمَّهُ سَبْعِيْن مَرَّةً
“Barang siapa menggauli istrinya saat ia sedang haid, maka seolah-olah ia telah menggauli ibunya sendiri sebanyak tujuh puluh kali.”

c. Kenikmatan Dunia pada Wanita
Sebagian ulama pernah ditanya mengenai jumlah kenikmatan dunia. Mereka menjawab bahwa kenikmatan dunia sangat banyak dan tidak terhitung. Allah Swt. berfirman:
وَإِنْ تَعُدُّوْا نِعْمَةَ اللهِ لاَ تُحْصُوْهَا
“Jika kalian menghitung nikmat Allah, niscaya kalian tidak akan mampu menghitungnya.”
Namun demikian, sebagian ulama merangkum kenikmatan dunia terbesar dalam tiga bentuk utama, yaitu menyentuh wanita, menciumnya, dan berhubungan badan dengannya.
Seorang penyair menyampaikan dalam bait syairnya bahwa kenikmatan dunia terletak pada tiga hal tersebut. Penyair lain juga mengungkapkan bahwa seluruh kenikmatan dunia seakan terhimpun dalam sentuhan, ciuman, dan kebersamaan suami istri dalam hubungan badan.

sumber: fathul izar

Berita Terkait

Jateng Raih Peringkat Dua MTQ Nasional 2026, Simpang Lima Dipadati Ribuan Warga
Kafilah MTQ Jawa Tengah Raih Bonus Uang Pembinaan dan Umrah
Wali Kota Alfin Resmikan Fasilitas Wudhu Masjid Raya Sungai Penuh
Maulid Nabi Muhammad SAW di Ponpes Addhuha Bungo Perkuat Karakter Santri
Bacaan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Islam Sambut 1 Muharram 1448 Hijriah
MUI Tegaskan Pembelian Sapi Kurban Presiden Pakai APBN Tidak Masalah Secara Syari
Apa yang Dibaca di Antara Takbir Salat Idul Adha? Ini Tata Cara Lengkapnya
Takbiran Idul Adha 2026 Dimulai Kapan? Simak Waktu, Bacaan, dan Tata Caranya
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 08:32 WIB

Jateng Raih Peringkat Dua MTQ Nasional 2026, Simpang Lima Dipadati Ribuan Warga

Kamis, 24 September 2026 - 08:26 WIB

Kafilah MTQ Jawa Tengah Raih Bonus Uang Pembinaan dan Umrah

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Wali Kota Alfin Resmikan Fasilitas Wudhu Masjid Raya Sungai Penuh

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Maulid Nabi Muhammad SAW di Ponpes Addhuha Bungo Perkuat Karakter Santri

Senin, 15 Juni 2026 - 19:00 WIB

Bacaan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Islam Sambut 1 Muharram 1448 Hijriah

Berita Terbaru

Ponsel yang sedang diisi daya dengan powerbank di atas meja kerja, dikelilingi kabel charger dan laptop.(poto: AI).

Teknologi

5 Kebiasaan Pengisian Daya Ini Merusak Baterai HP Lebih Cepat

Senin, 26 Okt 2026 - 07:14 WIB

Pusat operasi siber bank memantau peringatan akses tidak sah dari agen AI pihak ketiga ke sistem rekening nasabah.(ilustrasi poto: AI).

Teknologi

Agen AI Masuk Rekening, Bank di AS Perketat Keamanan Data

Senin, 26 Okt 2026 - 07:03 WIB

Polres OKU Selatan menetapkan tersangka kasus kematian seorang narapidana di Lapas Muaradua, Sumsel, Sabtu (24/10/2026).(poto: kompas.com).

Hukum

Napi Tewas di Lapas Muaradua, Polisi Jerat Empat Tersangka

Minggu, 25 Okt 2026 - 08:09 WIB

ilustrasi visual yang menggambarkan situasi di mana akses agen AI yang tidak sah terdeteksi dan diblokir pada aplikasi perbankan.(poto: AI).

Internasional

Bank AS Blokir Agen AI Usai Bobol Rekening Nasabah

Minggu, 25 Okt 2026 - 07:55 WIB