NTB Aktifkan Komando Terpadu Antisipasi Cuaca Ekstrem

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber : (Pemprov.NTB)

Sumber : (Pemprov.NTB)

Jemarionline,MATARAM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat langkah kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem pada dasarian III Januari 2026, yakni periode 21–31 Januari, dengan mengaktifkan komando terpadu lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Langkah ini menyusul peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi curah hujan tinggi hingga sangat tinggi di sejumlah wilayah, khususnya di kawasan lereng Gunung Rinjani dan Gunung Tambora.

Juru Bicara Pemprov NTB, Ahsanul Khalik, menekankan bahwa antisipasi dilakukan sejak dini melalui koordinasi lintas sektor. “Kami tidak menunggu bencana terjadi. Semua langkah kesiapsiagaan dibangun berdasarkan prakiraan cuaca untuk menekan risiko dan melindungi masyarakat,” ujarnya di Mataram, Kamis (22/01/2026).

Baca Juga :  Sistem Bank Jambi Bermasalah, LPS Pastikan Dana Nasabah Tetap Aman

Menurut BMKG, beberapa wilayah seperti Sembalun, Bayan, Labuhan Badas, Pekat, dan Tambora berpotensi mengalami curah hujan di atas 150 milimeter per dasarian dengan kemungkinan mencapai 70–90 persen. Kawasan ini sangat strategis karena menjadi sentra pertanian dan perkebunan, namun juga rawan terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Berbagai OPD telah digerakkan sesuai tugas masing-masing. BPBD Provinsi NTB memantau wilayah rawan, menyiapkan personel dan logistik, serta memperkuat sistem peringatan dini dan respons cepat.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memastikan kondisi infrastruktur pendukung siap, termasuk drainase, gorong-gorong, dan saluran irigasi, serta melakukan pemantauan titik rawan banjir dan longsor, termasuk kesiapan perbaikan akses jalan darurat.

Baca Juga :  Wanita Ideal Menurut Islam Menurut Hadits Rasulullah SAW

Dinas Pertanian dan Perkebunan memberikan pendampingan kepada petani, menyesuaikan pola tanam, serta memperkuat perlindungan lahan pertanian di wilayah rawan.

Sementara itu, Dinas Sosial menyiapkan layanan darurat, termasuk dapur umum dan bantuan logistik bagi masyarakat yang terdampak jika evakuasi diperlukan.

Selain itu, koordinasi melibatkan unsur TNI/Polri, Basarnas, Taruna Siaga Bencana (Tagana), relawan kebencanaan, pemerintah kabupaten/kota, hingga pemerintah desa, untuk memperkuat respons di lapangan.

“Koordinasi lintas sektor ini dibangun sejak awal agar risiko dapat diminimalkan, keselamatan masyarakat tetap terjaga, dan kegiatan ekonomi di sentra pangan tidak terganggu,” tutup Ahsanul Khalik.

Berita Terkait

Satgas Karhutla Jambi Siapkan Hadiah Bagi Warga yang Tangkap Pembakar Lahan
Pemprov Jambi Gelar Sholat Istisqa Berjamaah Hadapi Dampak Musim Kemarau Panjang
Ukir Prestasi Agra Bolsia Atilla SMAN 1 Sungai Penuh Raih Juara 1 Nasional
Wali Kota Alfin Resmi Melantik Pengurus Dewan Kesenian Kota Sungai Penuh Periode 2026–2030
Danrem 042 Gapu Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan di Desa Londerang
BEM FH Unja Gelar Aksi Pembagian Masker Jambi di Tengah Kepungan Kabut Asap Pekat
Aktivitas PETI Marak di Lubuk Beringin Merangin, Warga Desak Kapolda Jambi Turun Tangan
Pengurus SMSI Kabupaten Bungo 2026-2029 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Kemitraan Strategis
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:46 WIB

Satgas Karhutla Jambi Siapkan Hadiah Bagi Warga yang Tangkap Pembakar Lahan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Pemprov Jambi Gelar Sholat Istisqa Berjamaah Hadapi Dampak Musim Kemarau Panjang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Wali Kota Alfin Resmi Melantik Pengurus Dewan Kesenian Kota Sungai Penuh Periode 2026–2030

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:54 WIB

Danrem 042 Gapu Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan di Desa Londerang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:43 WIB

BEM FH Unja Gelar Aksi Pembagian Masker Jambi di Tengah Kepungan Kabut Asap Pekat

Berita Terbaru

Salah satu pelajar yang diduga keracunan menu MBG saat dilarikan di IGD RSUD Nganjuk, Rabu (2/9/2026).Poto: kompas.com).

Nasional

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Jumat, 4 Sep 2026 - 08:54 WIB

Ilustrasi kekeringan.(poto: ist).

Nasional

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:47 WIB