JAKARTA – Kepastian pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2026 hingga kini masih belum diumumkan secara resmi. PT Taspen (Persero) menegaskan bahwa proses pembayaran belum dapat dilakukan karena masih menunggu regulasi dari pemerintah.
Sejumlah pensiunan sebelumnya berharap THR dapat segera dicairkan menjelang Ramadan. Namun, pihak Taspen menyampaikan bahwa seluruh mekanisme pembayaran harus mengacu pada aturan resmi yang biasanya dituangkan dalam Peraturan Pemerintah (PP).
Regulasi Jadi Penentu Pencairan
Hingga akhir Februari 2026, pemerintah disebut masih menyiapkan regulasi teknis terkait THR dan gaji ke-13 bagi ASN aktif maupun pensiunan. Tanpa adanya payung hukum tersebut, Taspen belum memiliki dasar untuk memulai proses penyaluran dana kepada penerima manfaat.
Kondisi ini membuat jadwal pencairan THR pensiunan belum bisa dipastikan, baik terkait tanggal pembayaran maupun besaran nominal yang akan diterima.
Taspen Tegaskan Tunggu Keputusan Resmi
Taspen menjelaskan bahwa informasi yang beredar mengenai jadwal pencairan THR belum dapat dijadikan acuan. Perusahaan pengelola dana pensiun ASN itu menegaskan bahwa keputusan sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat.
Selama regulasi belum diterbitkan, seluruh proses administrasi pembayaran masih ditahan. Hal ini dilakukan untuk memastikan penyaluran THR berjalan sesuai ketentuan hukum dan tidak menimbulkan kesalahan dalam pembayaran.
Mengacu Pola Tahun Sebelumnya
Jika berkaca pada kebijakan sebelumnya, THR pensiunan biasanya dibayarkan paling cepat sekitar 10–15 hari kerja sebelum Hari Raya Idul Fitri setelah aturan resmi diterbitkan pemerintah.
Dengan Idul Fitri 2026 diperkirakan jatuh pada akhir Maret, pencairan THR berpotensi dilakukan pada pertengahan bulan tersebut. Namun, jadwal ini masih bersifat estimasi dan dapat berubah menunggu keputusan resmi.
Pensiunan Diminta Menunggu Informasi Resmi
Taspen mengimbau para pensiunan ASN agar hanya mengacu pada informasi resmi dari pemerintah maupun kanal komunikasi resmi perusahaan. Langkah ini penting untuk menghindari kesalahpahaman atau informasi yang tidak akurat terkait jadwal pembayaran THR.
Para pensiunan diharapkan tetap memantau pengumuman pemerintah dalam waktu dekat, mengingat kebijakan THR biasanya diumumkan menjelang periode pencairan.









