Jakarta, Jemarionline.com – Kehadiran mobil ramah lingkungan kini makin memikat minat masyarakat perkotaan. Banyak calon konsumen mulai melirik skema kredit DFSK E5 Plus sebagai alternatif pembiayaan yang ramah di kantong.
Pabrikan melepas SUV berteknologi plug-in hybrid (PHEV) ini dengan banderol Rp 499 juta untuk wilayah Jakarta. Kendaraan keluarga berkapasitas enam penumpang tersebut menggabungkan kepraktisan kabin luas dengan efisiensi energi yang sangat tinggi.
Berdasarkan hasil uji berkendara di lapangan, mobil ini sanggup menorehkan angka konsumsi bahan bakar hingga 27 km per liter. Angka efisiensi tersebut tentu menjadi daya tarik utama bagi pengguna yang menginginkan kendaraan hemat operasional harian.
Biaya pengeluaran harian bahkan dapat ditekan lebih hemat lagi saat pengemudi memaksimalkan penggunaan baterai. Sistem penggerak listrik murninya sanggup melaju di atas 100 kilometer dalam kondisi daya terisi penuh.
Lembaga pembiayaan telah merancang berbagai paket cicilan yang fleksibel untuk memudahkan calon pembeli membawa pulang kendaraan idaman. Konsumen bebas menentukan nilai uang muka serta besaran angsuran bulanan yang sesuai dengan kapasitas dompet.
Simulasi Uang Muka Rendah Melalui Skema Pembiayaan ADDM
Layanan pembiayaan menyodorkan skema Angsuran Dibayar Di Muka (ADDM) dengan nilai uang muka paling rendah 10 persen. Skema awal ini memberikan kelonggaran bagi pembeli yang ingin menghemat dana tunai di awal masa transaksi.
Total Down Payment (TDP) pada skema ini sudah mengover seluruh komponen biaya penting kepemilikan mobil. Biaya tersebut mencakup uang muka pokok, asuransi komprehensif, biaya administrasi, biaya fidusia, hingga cicilan bulan pertama.
Konsumen yang memilih skema uang muka 10 persen wajib menyiapkan total pembayaran pertama sekitar Rp 97 jutaan. Besaran pembayaran pertama ini memudahkan calon pemilik mengatur alokasi dana secara langsung di awal tenor.
Jika mengambil tenor pinjaman selama 60 bulan atau lima tahun, angsuran bulanannya berada di angka Rp 9 jutaan. Beban cicilan tersebut memberi kesempatan kepemilikan kendaraan tanpa harus mengganggu pos pengeluaran keluarga lainnya.
Perusahaan pembiayaan juga membuka ruang konsultasi bagi calon pembeli untuk membedah rincian beban bunga tahunan. Langkah ini bertujuan agar debitur memahami seluruh hak dan kewajiban selama masa cicilan berjalan.
Pilihan Uang Muka Tiga Puluh Persen Lebih Ringan
Bagi peminat yang berniat menekan cicilan bulanan agar lebih enteng, opsi uang muka 30 persen menjadi jalan keluar. Pilihan ini secara otomatis memotong beban pokok utang yang menjadi tanggungan setiap bulan.
Untuk opsi ini, total pembayaran pertama yang wajib masuk ke kasir pembiayaan berada di kisaran Rp 195 jutaan. Nilai tersebut sudah mengamankan seluruh biaya perlindungan asuransi dan administrasi legalitas kendaraan.
Dengan menetapkan jangka waktu pembayaran selama lima tahun, nilai cicilan melandai di angka Rp 7 jutaan per bulan. Nilai angsuran ini tergolong sangat kompetitif untuk ukuran SUV plug-in hybrid berkapasitas enam penumpang.
Pilihan tenor yang panjang ini sangat cocok bagi keluarga yang menginginkan kestabilan arus kas keuangan setiap bulannya. Konsumen tidak perlu cemas menghadapi lonjakan pengeluaran mendadak karena nilai angsuran bersifat tetap hingga akhir kontrak.
Pihak diler resmi siap membantu seluruh proses pemberkasan dokumen pengajuan kredit agar persetujuan dari pihak pembiayaan keluar lebih cepat. Calon pembeli hanya perlu menyiapkan kelengkapan identitas diri dan berkas pendukung kemampuan finansial.(ar)









