Skandal Epstein Kembali Memanas, Sejumlah Pejabat Dunia Pilih Mundur

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Skandal Epstein Kembali Memanas, Sejumlah Pejabat Dunia Pilih Mundur

Skandal Epstein Kembali Memanas, Sejumlah Pejabat Dunia Pilih Mundur

Jemarionline.com, Kasus Jeffrey Epstein kembali menjadi perhatian dunia internasional. Dokumen investigasi terbaru yang dirilis di Amerika Serikat memicu sorotan luas. Setelah nama mereka muncul dalam arsip tersebut, beberapa pejabat akhirnya memilih mundur dari jabatan.

Dokumen itu berisi jutaan halaman data. Isinya mencakup komunikasi, perjalanan, serta relasi sosial Epstein dengan berbagai tokoh dunia. Karena itu, publik kembali mempertanyakan hubungan Epstein dengan kalangan elite internasional.

Dubes Norwegia Mengakhiri Jabatan

Duta Besar Norwegia untuk Yordania dan Irak, Mona Juul, menjadi salah satu pejabat yang mengundurkan diri. Keputusan tersebut diumumkan setelah muncul informasi mengenai kontak masa lalu dengan Epstein.

Baca Juga :  Voting DK PBB soal Selat Hormuz Ditunda Hingga Besok

Pemerintah Norwegia menyebut hubungan itu sebagai kesalahan penilaian. Namun demikian, tidak ada tuduhan tindak pidana terhadap yang bersangkutan.

Tekanan Politik Meningkat di Inggris

Selain Norwegia, dampak kasus ini juga terasa di Inggris. Kepala komunikasi kantor Perdana Menteri Inggris, Tim Allan, dilaporkan melepas jabatannya.

Sebelumnya, pejabat senior lain di lingkungan pemerintahan Inggris juga telah lebih dahulu mundur. Kritik publik muncul karena beberapa tokoh diketahui masih memiliki hubungan sosial dengan Epstein setelah ia menjalani hukuman pada tahun 2008.

Sektor Bisnis Global Turut Terdampak

Skandal Epstein tidak hanya memengaruhi dunia politik. Dunia bisnis internasional juga ikut terkena dampaknya. CEO perusahaan operator pelabuhan global berbasis di Dubai, DP World, Sultan Ahmed bin Sulayem, dilaporkan mengundurkan diri.

Baca Juga :  Donald Trump Puji Pemimpin Dunia yang Gabung Board of Peace

Setelah itu, perusahaan melakukan perubahan kepemimpinan. Langkah tersebut diambil untuk menjaga kepercayaan publik serta reputasi institusi.

Sorotan Internasional Masih Berlanjut

Publikasi dokumen terbaru kembali menunjukkan luasnya jaringan relasi Epstein. Meski tidak semua pihak terbukti melakukan pelanggaran hukum, tekanan publik terus meningkat.

Akibatnya, sejumlah pejabat memilih mundur demi menjaga integritas lembaga mereka. Hingga kini, kasus Epstein masih menjadi perhatian global karena dampaknya terhadap politik, diplomasi, dan dunia bisnis.

Berita Terkait

AC Milan Siapkan Dana Besar, Ini Deretan Striker Bintang yang Masuk Radar
Kanada Ingin Kurangi Ketergantungan pada Amerika Serikat
Dua Kapal Perang AS Masuki Selat Hormuz, IRGC Beri Peringatan Keras
Kepala Militer Uganda Picu Kontroversi, Ancam Turki dan Tuntut USD 1 Miliar
Perundingan Iran–AS Diperpanjang Sehari
Jet Tempur Pakistan Disebut Ikut Jaga Wilayah Arab Saudi, Ini yang Terjadi
Siapa Saja yang Hadir dalam Negosiasi Damai Iran–AS di Islamabad
India Tuntaskan Pengadaan Ratusan Drone Kamikaze Lokal Hanya dalam 2 Bulan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:00 WIB

AC Milan Siapkan Dana Besar, Ini Deretan Striker Bintang yang Masuk Radar

Senin, 13 April 2026 - 10:00 WIB

Kanada Ingin Kurangi Ketergantungan pada Amerika Serikat

Minggu, 12 April 2026 - 23:00 WIB

Dua Kapal Perang AS Masuki Selat Hormuz, IRGC Beri Peringatan Keras

Minggu, 12 April 2026 - 21:00 WIB

Kepala Militer Uganda Picu Kontroversi, Ancam Turki dan Tuntut USD 1 Miliar

Minggu, 12 April 2026 - 13:00 WIB

Perundingan Iran–AS Diperpanjang Sehari

Berita Terbaru

Ancaman AI Mengintai 2 Miliar Pengguna Gmail (AI)

Teknologi

Ancaman AI Mengintai 2 Miliar Pengguna Gmail

Senin, 13 Apr 2026 - 18:00 WIB

Pasar Saham Indonesia Bangkit, IHSG Kembali Menguat (dok.INVESTOR.ID)

Ekonomi

Pasar Saham Indonesia Bangkit, IHSG Kembali Menguat

Senin, 13 Apr 2026 - 17:00 WIB