Prediksi Harga Emas Antam Sabtu 23 Mei 2026, Berpeluang Rebound atau Masih Tertahan?

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi harga emas Antam (ANTM) Sumber: Antara

ilustrasi harga emas Antam (ANTM) Sumber: Antara

Jakarta, Jemarionline.com – Pergerakan harga emas Antam kembali menjadi perhatian pelaku pasar menjelang perdagangan Sabtu, 23 Mei 2026. Setelah beberapa hari bergerak naik turun dan belum membentuk arah yang kuat, investor mulai menunggu apakah logam mulia akan melanjutkan penguatan atau justru kembali terkoreksi.

Dalam beberapa pekan terakhir, harga emas domestik bergerak cukup dinamis. Faktor global seperti arah suku bunga, pergerakan dolar AS, permintaan aset lindung nilai, hingga aksi ambil untung masih memengaruhi sentimen pasar.

Di tengah kondisi tersebut, sebagian analis mulai melihat adanya peluang stabilisasi setelah tekanan jual perlahan berkurang. Namun, pasar masih menilai pergerakan jangka pendek akan tetap fluktuatif.

Harga Emas Antam Masih Bergerak Dinamis

Data perdagangan sebelumnya menunjukkan harga emas Antam sempat berada di area Rp2,7 juta–Rp2,8 juta per gram setelah mengalami fase koreksi dari level puncak tahun ini. Sepanjang 2026, harga emas domestik masih mencatat kenaikan dibanding posisi awal tahun meski volatilitas meningkat.

Sebagai gambaran, harga emas Antam pernah mencetak rekor tertinggi sekitar Rp3.168.000 per gram pada awal 2026 sebelum kemudian mengalami penyesuaian harga.

Baca Juga :  Harga Emas Hari Ini 25 Mei 2026 Stabil, Saatnya Beli atau Tunggu? Cek Antam, UBS dan Galeri 24

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa meskipun koreksi sempat terjadi, tren jangka menengah masih menjadi perhatian investor.

Prediksi Harga Emas Antam Sabtu 23 Mei 2026

Menjelang akhir pekan, sejumlah proyeksi mengarah pada pergerakan yang tetap fluktuatif tetapi mulai menunjukkan peluang penguatan bertahap. Tekanan jual disebut mulai berkurang dibanding beberapa sesi sebelumnya.

Sementara itu, pengamat pasar komoditas sebelumnya memperkirakan harga emas Antam dapat bergerak menuju area resistance yang lebih tinggi apabila momentum penguatan berlanjut.

Meski demikian, pasar juga masih mewaspadai beberapa faktor berikut:

  • Perubahan sentimen global
  • Penguatan dolar AS
  • Realisasi aksi ambil untung
  • Perubahan ekspektasi suku bunga
  • Arus investasi ke aset lain

Karena itu, pergerakan emas dalam jangka pendek masih berpotensi berubah cepat.

Faktor yang Bisa Mendorong Harga Emas

Ada beberapa faktor yang saat ini menjadi perhatian pelaku pasar.

1. Permintaan Safe Haven

Ketika ketidakpastian ekonomi meningkat, investor sering mengalihkan dana ke emas.

Baca Juga :  Honda MARHABAN Tawarkan DP Mulai Rp 1 Juta dan Cashback Hingga Rp 3,5 Juta

Akibatnya, permintaan yang lebih tinggi dapat membantu menopang harga.

2. Pergerakan Dolar AS

Harga emas biasanya memiliki hubungan yang sensitif terhadap dolar.

Jika dolar melemah, harga emas sering mendapat ruang untuk bergerak lebih tinggi. Namun jika dolar menguat, tekanan pada emas dapat meningkat.

3. Aktivitas Investor Jangka Pendek

Selain faktor global, aktivitas investor domestik juga memengaruhi volatilitas.

Saat harga naik tajam, sebagian investor memilih merealisasikan keuntungan sehingga harga bisa terkoreksi sementara.

Apakah Saat Ini Waktu yang Tepat Membeli Emas?

Jawaban untuk pertanyaan ini sangat bergantung pada tujuan investasi.

Untuk kebutuhan jangka pendek, volatilitas saat ini membuat investor perlu lebih berhati-hati.

Sebaliknya, untuk tujuan jangka panjang, banyak pelaku pasar tetap melihat emas sebagai instrumen lindung nilai yang menarik selama strategi pembelian dilakukan bertahap.

Investor juga perlu memperhatikan selisih antara harga beli dan buyback karena faktor tersebut dapat memengaruhi potensi keuntungan. (man)

Berita Terkait

10 Saham Melemah Tajam, Investor Diminta Waspadai Risikonya
Harga Emas Stagnan Meski Timur Tengah Memanas, Ini Penyebabnya
Harga Bitcoin Tembus Rp1,17 Miliar, Minat Investor Kembali Menguat
IHSG Anjlok Hampir 2 Persen, Kembali ke Level 6.100
Harga Emas di Titik Kritis, Analis Waspadai Koreksi ke US$3.000
IHSG Berpeluang Menguat, Simak Rekomendasi 4 Saham Hari Ini
IHSG Banjir Kabar Baik, Optimisme Investor Kian Menguat
IHSG Anjlok 1,89 Persen, Investor Asing Ramai Lepas Saham Ini
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 09:00 WIB

10 Saham Melemah Tajam, Investor Diminta Waspadai Risikonya

Senin, 27 Juli 2026 - 08:00 WIB

Harga Emas Stagnan Meski Timur Tengah Memanas, Ini Penyebabnya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:00 WIB

Harga Bitcoin Tembus Rp1,17 Miliar, Minat Investor Kembali Menguat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

IHSG Anjlok Hampir 2 Persen, Kembali ke Level 6.100

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas di Titik Kritis, Analis Waspadai Koreksi ke US$3.000

Berita Terbaru

Sumber : Arianti Widya/Viva.co.id

OTOMOTIF

Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan

Senin, 27 Jul 2026 - 10:00 WIB

Teknologi

Apple TV 2026: Jadwal Rilis, Rumor, dan Spesifikasi Terbaru

Senin, 27 Jul 2026 - 07:00 WIB