KTT Global 2026 Bahas Energi Bersih dan Kolaborasi Internasional

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembicara utama menyampaikan pidato dalam forum energi bersih global, menekankan kerja sama internasional dan inovasi teknologi hijau.
(Foto: Forum Energi Bersih Global)

Pembicara utama menyampaikan pidato dalam forum energi bersih global, menekankan kerja sama internasional dan inovasi teknologi hijau. (Foto: Forum Energi Bersih Global)

Jemarionline – Para pemimpin dunia berkumpul di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Global 2026 di Jenewa, Swiss. Mereka membahas kolaborasi energi bersih dan inovasi teknologi hijau. Tujuannya adalah mempercepat transisi energi ramah lingkungan secara global.

KTT menekankan strategi pengurangan emisi karbon, investasi energi terbarukan, dan kerja sama penelitian teknologi inovatif. Fokus utama adalah menciptakan model energi berkelanjutan bagi seluruh dunia.

Inisiatif Energi Bersih Global

Beberapa program yang dibahas meliputi:

  • Pembangunan pembangkit energi surya dan angin di negara berkembang

  • Pengembangan kendaraan listrik

  • Penyediaan infrastruktur untuk efisiensi energi

Baca Juga :  Parlemen Indonesia Bahas RUU Strategi Energi Nasional 2026

Para pemimpin sepakat bahwa pendanaan internasional dan transfer teknologi sangat penting agar negara dengan kapasitas terbatas dapat memanfaatkan energi bersih.

Teknologi dan Investasi

Inovasi teknologi menjadi kunci percepatan transisi energi. Investasi di riset energi hijau, penyimpanan energi, dan jaringan pintar menjadi fokus. Dengan teknologi tepat, negara-negara dapat menurunkan biaya energi dan meningkatkan kapasitas listrik terbarukan.

Baca Juga :  Nilai Tukar Rial Iran Anjlok Awal 2026

Kolaborasi global juga membuka lapangan kerja baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi di tengah pergeseran menuju energi bersih.

Tantangan yang Dihadapi

Meski mendapat dukungan luas, kolaborasi energi bersih menghadapi tantangan. Perbedaan kepentingan ekonomi, keterbatasan finansial, dan kesiapan infrastruktur menjadi kendala. Komitmen politik jangka panjang dan mekanisme pengawasan dibutuhkan agar target energi bersih global tercapai.

Berita Terkait

Prabowo Tiba di Yordania, Pesawat Kepresidenan RI Dikawal Jet Tempur F-16
Prajurit AS di Kapal Induk Alami Stres Berat,Ini Penyebabnya
Government Assures Indonesia–US Data Transfer Will Follow Law and Protect Public Rights
Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace di Washington D.C., Bahas Rekonstruksi Gaza
Mantan Pangeran Andrew Ditangkap Polisi Inggris Terkait Kasus Epstein
UEA Jadi Donatur Terbesar Kedua Board of Peace, Ini Daftar Negara yang Ikut Berkontribusi
Donald Trump Puji Pemimpin Dunia yang Gabung Board of Peace
Skandal Epstein Kembali Memanas, Sejumlah Pejabat Dunia Pilih Mundur
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:17 WIB

Prabowo Tiba di Yordania, Pesawat Kepresidenan RI Dikawal Jet Tempur F-16

Selasa, 24 Februari 2026 - 00:30 WIB

Prajurit AS di Kapal Induk Alami Stres Berat,Ini Penyebabnya

Senin, 23 Februari 2026 - 12:38 WIB

Government Assures Indonesia–US Data Transfer Will Follow Law and Protect Public Rights

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:07 WIB

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace di Washington D.C., Bahas Rekonstruksi Gaza

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:10 WIB

Mantan Pangeran Andrew Ditangkap Polisi Inggris Terkait Kasus Epstein

Berita Terbaru

D2NP PNS: Pengertian, Fungsi, dan Cara Cek di MyASN

Pemerintahan

D2NP PNS: Pengertian, Fungsi, dan Cara Cek di MyASN

Rabu, 25 Feb 2026 - 23:00 WIB