Jemarionline.com, Pemerintah Italia mengambil langkah baru dalam memperkuat kemampuan militernya. Negara tersebut memutuskan mengakuisisi drone tempur Bayraktar TB3 untuk dioperasikan dari kapal induk Cavour.
Keputusan ini disampaikan dalam sidang parlemen oleh pimpinan Angkatan Laut Italia. Mereka menilai penggunaan drone akan meningkatkan efektivitas operasi militer, terutama dalam misi pengawasan dan serangan jarak jauh.
Bayraktar TB3 merupakan pengembangan dari seri sebelumnya, yaitu Bayraktar TB2. Versi terbaru ini dirancang khusus untuk kebutuhan maritim. Drone tersebut mampu lepas landas dan mendarat di kapal induk dengan landasan terbatas.
Langkah Italia ini menjadikannya salah satu negara Eropa pertama yang mengoperasikan drone tempur dari kapal induk. Teknologi tanpa awak dinilai semakin penting dalam strategi pertahanan modern karena dapat mengurangi risiko bagi personel militer.
Proyek ini juga melibatkan kerja sama industri pertahanan antara perusahaan Turki, Baykar, dan perusahaan Italia, Leonardo. Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat hubungan kedua negara di sektor militer.
Dengan kehadiran TB3, kapal induk Cavour tidak hanya mengandalkan jet tempur seperti F-35B Lightning II. Kombinasi antara pesawat berawak dan drone akan membuat operasi militer lebih fleksibel dan efisien.









