Jakarta, jemarionline.com – Mobil anggota Komisi X DPR RI Muhammad Hilman Mufidi mengalami kecelakaan maut di Tol Pasuruan-Probolinggo KM 834 pada Sabtu sore. Dalam insiden kecelakaan mobil Gus Hilman itu, dua staf pendamping meninggal dunia setelah Toyota Innova yang mereka tumpangi menghantam dump truk dari belakang.
Kecelakaan terjadi di jalur B Tol Paspro, tepatnya di Desa Posangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. Mobil melaju dari arah Probolinggo menuju Pasuruan sebelum akhirnya menabrak truk yang berada di depannya.
Alex Anwaruh (25) dan Adinda Najwa (26) meninggal dunia di lokasi kejadian. Keduanya ikut mendampingi Gus Hilman dalam perjalanan usai menghadiri seminar dan roadshow di Universitas Nurul Jadid.
Sementara itu, Gus Hilman dan sopir mobil mengalami luka-luka. Tim medis langsung membawa keduanya ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.
Kronologi Kecelakaan di Tol Paspro
Kanit Gakkum Satlantas Probolinggo Kota, Aipda Muhammad Taufik Rahadian, menjelaskan bahwa Mahrus Ali mengemudikan Toyota Innova bernopol N-1297-NB yang membawa Gus Hilman bersama dua staf pendampingnya.
Saat melintas di KM 834, mobil tiba-tiba bergerak ke kiri lalu menghantam bagian belakang kanan dump truk bernopol W-8439-UK yang dikemudikan Imam Subekti.
“Pengemudi diduga mengantuk atau kehilangan konsentrasi saat berkendara,” ujar Taufik.
Benturan keras membuat bagian depan dan sisi kiri mobil ringsek parah. Kerusakan paling besar terlihat di area penumpang depan.
Dua Korban Meninggal di Tempat
Benturan keras membuat Alex dan Adinda mengalami luka fatal. Keduanya meninggal dunia di lokasi sebelum petugas mengevakuasi korban.
Petugas kepolisian bersama tim medis langsung menangani proses evakuasi di lokasi kejadian. Mereka juga mengevakuasi kendaraan agar arus lalu lintas kembali lancar.
Gus Hilman dan sopir selamat meski mengalami luka. Rumah sakit Ar Rozy Kota Probolinggo langsung menangani keduanya setelah ambulans tiba.
Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan
Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut. Petugas memeriksa kondisi kendaraan, posisi tabrakan, dan keterangan sejumlah saksi di lokasi.
“Kami masih mendalami penyebab kecelakaan untuk memastikan faktor utamanya,” kata Taufik.
Kasus kecelakaan akibat sopir mengantuk masih sering terjadi di jalan tol. Polisi terus mengingatkan pengendara agar beristirahat ketika tubuh mulai lelah atau kehilangan fokus.
Perjalanan panjang dengan kondisi jalan yang lurus sering membuat pengemudi cepat mengantuk. Karena itu, pengendara perlu menjaga kondisi tubuh sebelum berkendara jarak jauh.
Rombongan Baru Selesai Hadiri Acara
Sebelum kecelakaan terjadi, rombongan Gus Hilman mengikuti seminar dan roadshow di Universitas Nurul Jadid Probolinggo. Kegiatan itu melibatkan mahasiswa dan sejumlah peserta lainnya.
Setelah acara selesai, rombongan langsung melanjutkan perjalanan menuju arah Pasuruan. Namun perjalanan tersebut berakhir tragis setelah kecelakaan terjadi di Tol Paspro.
Peristiwa ini langsung menarik perhatian publik karena melibatkan anggota DPR RI dan menimbulkan korban jiwa.
Penutup
Kecelakaan yang menimpa rombongan Gus Hilman menjadi pengingat penting bagi pengendara agar tidak memaksakan diri saat lelah. Kehilangan fokus selama beberapa detik saja bisa memicu kecelakaan fatal di jalan tol.
Polisi kini terus mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.(ar)









