Gerindra DKI Desak Penutupan Tempat Hiburan Malam di Lenteng Agung Jaksel

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wakil Ketua DPRD DKI Fraksi Gerindra, Rani Mauliani (Dok. Situs DPRD DKI Jakarta)

Foto: Wakil Ketua DPRD DKI Fraksi Gerindra, Rani Mauliani (Dok. Situs DPRD DKI Jakarta)

Jemarionline – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Rani Mauliani, menyoroti keresahan masyarakat terhadap keberadaan tempat hiburan malam Party Station di hotel kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Rani mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menindaklanjuti keluhan warga, terutama menjelang bulan suci Ramadan, agar ketertiban dan nilai-nilai moral tetap terjaga. Menurutnya, setiap aduan masyarakat harus ditindak sesuai hukum dan peraturan yang berlaku.

Rani menegaskan, jika ditemukan pelanggaran terkait perizinan, operasional, atau penjualan minuman beralkohol, Pemprov DKI harus mengambil tindakan tegas. Hal itu bisa berupa sanksi administratif hingga penutupan tempat hiburan malam bila diperlukan. Ia juga meminta Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) serta Satpol PP meningkatkan pengawasan, sekaligus membuka ruang dialog dengan warga agar situasi tetap kondusif.

Baca Juga :  Putusan MK Ubah Aturan Pemilu, Parpol Bisa Gugur Jika Tak Penuhi 30% Caleg Perempuan

Sebelumnya, sejumlah warga Kampung Sawah menggelar aksi protes pada Jumat (30/1) menolak keberadaan Party Station yang diduga menjadi lokasi maksiat. Wakil Ketua RW 02 Kampung Sawah, Achmad Fauzi, mengatakan warga resah karena tempat tersebut menjual minuman keras dan laki-laki-perempuan bukan muhrim berkumpul, yang bertentangan dengan nilai-nilai agama. Warga khawatir kegiatan ibadah, terutama majelis taklim menjelang Ramadan, terganggu.

Baca Juga :  DPR dan Pemerintah Sepakat Tak Revisi UU Pilkada Tahun Ini

Fauzi menambahkan, warga menuntut tempat hiburan malam segera ditutup. Mereka juga mengancam akan menggelar aksi lebih besar jika tidak ada tindak lanjut dari pemerintah. Rani Mauliani menyatakan, DPRD DKI mendukung langkah warga dan memastikan Pemprov DKI melakukan pengawasan ketat, tindakan tegas bila perlu, dan dialog agar ketertiban masyarakat tetap terjaga.

Berita Terkait

Putusan MK Ubah Aturan Pemilu, Parpol Bisa Gugur Jika Tak Penuhi 30% Caleg Perempuan
RUU Pemilu Kembali Diperdebatkan sebagai Inisiatif Pemerintah atau DPR
Prabowo Serukan Perdamaian di KTT ASEAN, Dorong Penyelesaian Konflik Thailand–Kamboja
Menhan Kumpulkan Jenderal Purnawirawan TNI, Gatot hingga Dudung Hadiri Pertemuan Tertutup
Ray Rangkuti Ingatkan Batas Sipil-Militer, Soroti Kasus Andrie Yunus
Kritik Mahasiswa Disorot, Andre Rosiade Tekankan Pentingnya Etika dalam Demokrasi
JK Siap Lapor Polisi, Tegaskan Tak Terlibat Isu Ijazah Jokowi
Prabowo Disambut Upacara Kenegaraan Saat Bertemu PM Jepang di Istana Akasaka
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:00 WIB

Putusan MK Ubah Aturan Pemilu, Parpol Bisa Gugur Jika Tak Penuhi 30% Caleg Perempuan

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:00 WIB

RUU Pemilu Kembali Diperdebatkan sebagai Inisiatif Pemerintah atau DPR

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:00 WIB

Prabowo Serukan Perdamaian di KTT ASEAN, Dorong Penyelesaian Konflik Thailand–Kamboja

Jumat, 24 April 2026 - 14:00 WIB

Menhan Kumpulkan Jenderal Purnawirawan TNI, Gatot hingga Dudung Hadiri Pertemuan Tertutup

Kamis, 16 April 2026 - 17:00 WIB

Ray Rangkuti Ingatkan Batas Sipil-Militer, Soroti Kasus Andrie Yunus

Berita Terbaru