Dukungan Bank Sentral Dunia terhadap Independensi Fed AS

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jerome Powell berbicara mengenai kebijakan Federal Reserve AS di depan publik.
(Foto: Reuters)

Jerome Powell berbicara mengenai kebijakan Federal Reserve AS di depan publik. (Foto: Reuters)

Jemarionline — Sebelas bank sentral utama dunia secara resmi menyatakan dukungan terhadap independensi Federal Reserve (Fed) Amerika Serikat, menegaskan pentingnya kebijakan moneter yang stabil dalam menjaga kepercayaan pasar global.

1. Pernyataan Bersama Bank Sentral

Bank-bank sentral, termasuk Bank of England, European Central Bank, dan Bank of Japan, mengeluarkan pernyataan bersama yang menekankan bahwa keputusan kebijakan moneter harus tetap bebas dari tekanan politik. Dukungan ini muncul di tengah meningkatnya sorotan terhadap Fed, seiring kekhawatiran investor terkait inflasi, suku bunga, dan dinamika ekonomi global.

Baca Juga :  Purbaya dan BI Yakin Krisis 1998 Tak Terulang Meski Rupiah Ambrol

2. Dampak pada Pasar Global

Langkah ini memberikan sinyal positif bagi pasar keuangan internasional. Investor menilai bahwa stabilitas kebijakan moneter AS sangat penting untuk mencegah gejolak pasar, menjaga nilai tukar, dan mendukung pertumbuhan ekonomi global. Pasar saham Asia, termasuk indeks Nikkei Jepang, mencatat kenaikan tipis pada perdagangan Selasa pagi, sebagian dipicu oleh sentimen positif dari pernyataan bank sentral dunia.

3. Perspektif Analis

Para analis menyebutkan bahwa dukungan internasional terhadap independensi Fed akan membantu menahan volatilitas pasar, terutama pada sektor obligasi dan mata uang. Selain itu, pernyataan ini juga memperkuat ekspektasi bahwa Fed dapat melanjutkan kebijakan moneter yang terukur tanpa intervensi politik langsung, sehingga memberikan kepastian bagi investor global.

Baca Juga :  Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.395 per Dolar AS, Konflik Global Tekan Pasar

Kesimpulan

Dukungan dari bank sentral dunia menegaskan bahwa stabilitas ekonomi global sangat bergantung pada keputusan moneter yang independen dan transparan. Investor dan pelaku pasar diperkirakan akan terus memantau kebijakan Fed dan reaksi pasar internasional dalam beberapa minggu mendatang.

Berita Terkait

10 Saham Melemah Tajam, Investor Diminta Waspadai Risikonya
Harga Emas Stagnan Meski Timur Tengah Memanas, Ini Penyebabnya
Harga Bitcoin Tembus Rp1,17 Miliar, Minat Investor Kembali Menguat
IHSG Anjlok Hampir 2 Persen, Kembali ke Level 6.100
Harga Emas di Titik Kritis, Analis Waspadai Koreksi ke US$3.000
IHSG Berpeluang Menguat, Simak Rekomendasi 4 Saham Hari Ini
IHSG Banjir Kabar Baik, Optimisme Investor Kian Menguat
IHSG Anjlok 1,89 Persen, Investor Asing Ramai Lepas Saham Ini
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 09:00 WIB

10 Saham Melemah Tajam, Investor Diminta Waspadai Risikonya

Senin, 27 Juli 2026 - 08:00 WIB

Harga Emas Stagnan Meski Timur Tengah Memanas, Ini Penyebabnya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:00 WIB

Harga Bitcoin Tembus Rp1,17 Miliar, Minat Investor Kembali Menguat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

IHSG Anjlok Hampir 2 Persen, Kembali ke Level 6.100

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas di Titik Kritis, Analis Waspadai Koreksi ke US$3.000

Berita Terbaru

Sumber : Arianti Widya/Viva.co.id

OTOMOTIF

Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan

Senin, 27 Jul 2026 - 10:00 WIB

Teknologi

Apple TV 2026: Jadwal Rilis, Rumor, dan Spesifikasi Terbaru

Senin, 27 Jul 2026 - 07:00 WIB