Dollar Singapura Tembus Rp 14.000, Rupiah Cetak Rekor Terlemah

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi uang dollar Singapura, uang kertas pecahan 10 dollar Singapura.(MONETARY AUTHORITY OF SINGAPORE/JENSEN)

Ilustrasi uang dollar Singapura, uang kertas pecahan 10 dollar Singapura.(MONETARY AUTHORITY OF SINGAPORE/JENSEN)

Jakarta, Jemarionline.com – Nilai tukar rupiah kembali melemah di pasar keuangan Asia. Kali ini, perhatian pasar tertuju pada penguatan dollar Singapura yang berhasil menembus level Rp 14.000.

Kondisi tersebut membuat rupiah mencatat posisi terendah terhadap mata uang Singapura. Tekanan terhadap rupiah terus muncul seiring penguatan mata uang asing dan meningkatnya ketidakpastian ekonomi global.

Pelaku pasar mulai khawatir karena pelemahan rupiah terjadi hampir di seluruh perdagangan mata uang. Rupiah tidak hanya melemah terhadap dolar Amerika Serikat, tetapi juga kehilangan nilai terhadap dollar Singapura.

Dalam beberapa pekan terakhir, rupiah bergerak turun secara bertahap. Investor global kini lebih memilih menyimpan dana dalam aset aman seperti dolar AS dan dollar Singapura.

Situasi tersebut mendorong permintaan mata uang asing meningkat tajam. Akibatnya, rupiah semakin sulit menguat di pasar.

Tekanan Global Dorong Penguatan Mata Uang Asing

Kondisi ekonomi global menjadi faktor utama yang menekan rupiah. Investor internasional masih menunggu arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve.

Ekspektasi suku bunga tinggi membuat investor memindahkan dana mereka ke aset berbasis dolar AS. Arus modal keluar dari negara berkembang pun mulai meningkat.

Selain itu, ketegangan geopolitik di sejumlah kawasan ikut memperburuk sentimen pasar. Banyak investor memilih mengamankan aset mereka di tengah ketidakpastian global.

Kondisi tersebut membuat mata uang Asia bergerak fluktuatif. Namun, rupiah mengalami tekanan lebih besar dibanding beberapa mata uang lain di kawasan.

Baca Juga :  Kementerian ESDM Setujui 664 RKAB Tambang Minerba hingga Juni 2026

Dollar Singapura Makin Kuat

Ekonomi Singapura yang relatif stabil ikut mendukung penguatan dollar Singapura. Banyak investor Asia menjadikan SGD sebagai alternatif penyimpanan aset saat kondisi global tidak menentu.

Singapura juga memiliki reputasi kuat sebagai pusat keuangan Asia. Faktor tersebut membuat aliran dana asing terus masuk ke negara tersebut.

Akibatnya, nilai tukar SGD terus menguat terhadap sejumlah mata uang Asia, termasuk rupiah.

Bagi masyarakat Indonesia, kondisi ini membuat biaya perjalanan dan belanja di Singapura menjadi lebih mahal dibanding sebelumnya.

Harga Barang Impor Bisa Ikut Naik

Pelemahan rupiah dapat meningkatkan harga barang impor di dalam negeri. Perusahaan yang masih bergantung pada bahan baku luar negeri harus mengeluarkan biaya lebih besar.

Kondisi tersebut dapat memicu kenaikan harga produk elektronik, kebutuhan industri, hingga bahan pangan impor.

Dunia usaha juga menghadapi tekanan tambahan karena biaya produksi meningkat. Jika situasi berlangsung lama, perusahaan bisa menahan ekspansi bisnis mereka.

Selain itu, perusahaan yang memiliki utang dalam mata uang asing harus menyiapkan dana lebih besar untuk pembayaran cicilan dan bunga pinjaman.

IHSG Bergerak Fluktuatif

Tekanan terhadap rupiah ikut memengaruhi pasar saham Indonesia. Investor asing mulai mengurangi kepemilikan aset berisiko dan memilih menunggu kondisi global lebih stabil.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif dalam beberapa sesi perdagangan terakhir. Saham sektor perbankan dan perusahaan besar menjadi yang paling sensitif terhadap pergerakan nilai tukar.

Baca Juga :  Rupiah Diprediksi Mendekati Rp18.000 per Dolar AS, Apa yang Perlu Diwaspadai Pekan Depan?

Pelaku pasar kini terus memantau langkah pemerintah dan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Bank Indonesia Jaga Stabilitas Rupiah

Bank Indonesia terus menjaga stabilitas rupiah melalui intervensi di pasar valas.
Selain itu, Bank Indonesia melakukan pembelian surat berharga negara guna menjaga stabilitas pasar keuangan.

Ekonom menilai langkah tersebut penting untuk menahan tekanan terhadap rupiah dan menjaga kepercayaan investor.

Meski begitu, tekanan eksternal masih cukup besar sehingga rupiah tetap bergerak dalam tren melemah.

Masyarakat Diminta Tetap Tenang

Pengamat ekonomi meminta masyarakat tidak panik menghadapi pelemahan rupiah. Fluktuasi nilai tukar merupakan bagian dari dinamika pasar global.

Masyarakat perlu mengatur pengeluaran secara bijak, terutama untuk kebutuhan berbasis impor.

Pelaku usaha juga perlu meningkatkan efisiensi operasional agar mampu menghadapi kenaikan biaya produksi.

Sementara itu, investor perlu tetap fokus pada fundamental aset sebelum mengambil keputusan investasi.

Rupiah Masih Dipengaruhi Sentimen Global

Pergerakan rupiah dalam waktu dekat masih bergantung pada kondisi global. Pasar akan terus memantau kebijakan suku bunga AS, arus modal asing, dan perkembangan geopolitik dunia.

Jika tekanan global belum mereda, rupiah berpotensi tetap melemah terhadap berbagai mata uang asing, termasuk dollar Singapura.

Level Rp 14.000 per SGD kini menjadi simbol kuatnya tekanan terhadap rupiah di pasar Asia. Pemerintah dan Bank Indonesia pun menghadapi tantangan besar untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional. (man)

Berita Terkait

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dollar AS Usai BI Tahan Bunga Acuan
Harga Emas Antam Pegadaian 22 Oktober 2026 Turun Tipis
Simulasi Angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman Rp 60 Juta
Harga Emas Antam Hari Ini 22 Oktober 2026 Turun Tipis
Daftar Lengkap Harga BBM Terkini di Seluruh SPBU Oktober 2026
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.046 per Dolar AS Tertekan Arus Modal Asing
Lonjakan Utang Global Kian Mengkhawatirkan, IMF Beri Peringatan Keras
FamilyMart Resmi Rilis Koleksi Merchandise Eksklusif Jujutsu Kaisen
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dollar AS Usai BI Tahan Bunga Acuan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Harga Emas Antam Pegadaian 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Simulasi Angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman Rp 60 Juta

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Daftar Lengkap Harga BBM Terkini di Seluruh SPBU Oktober 2026

Berita Terbaru

Ponsel yang sedang diisi daya dengan powerbank di atas meja kerja, dikelilingi kabel charger dan laptop.(poto: AI).

Teknologi

5 Kebiasaan Pengisian Daya Ini Merusak Baterai HP Lebih Cepat

Senin, 26 Okt 2026 - 07:14 WIB

Pusat operasi siber bank memantau peringatan akses tidak sah dari agen AI pihak ketiga ke sistem rekening nasabah.(ilustrasi poto: AI).

Teknologi

Agen AI Masuk Rekening, Bank di AS Perketat Keamanan Data

Senin, 26 Okt 2026 - 07:03 WIB

Polres OKU Selatan menetapkan tersangka kasus kematian seorang narapidana di Lapas Muaradua, Sumsel, Sabtu (24/10/2026).(poto: kompas.com).

Hukum

Napi Tewas di Lapas Muaradua, Polisi Jerat Empat Tersangka

Minggu, 25 Okt 2026 - 08:09 WIB

ilustrasi visual yang menggambarkan situasi di mana akses agen AI yang tidak sah terdeteksi dan diblokir pada aplikasi perbankan.(poto: AI).

Internasional

Bank AS Blokir Agen AI Usai Bobol Rekening Nasabah

Minggu, 25 Okt 2026 - 07:55 WIB