Jemarionline – Kurang tidur masih menjadi masalah kesehatan yang sering diabaikan oleh masyarakat. Padahal, kebiasaan tidur yang tidak cukup dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan fisik maupun mental jika berlangsung dalam jangka panjang.
Tidur memiliki peran penting dalam proses pemulihan tubuh. Saat tidur, tubuh melakukan regenerasi sel, memperbaiki jaringan, serta menjaga keseimbangan hormon. Ketika waktu tidur tidak terpenuhi, fungsi tersebut tidak berjalan optimal.
Kurang tidur diketahui dapat menurunkan daya tahan tubuh, sehingga seseorang lebih mudah terserang penyakit. Selain itu, kondisi ini juga berisiko meningkatkan tekanan darah, gangguan jantung, obesitas, serta diabetes.
Dari sisi kesehatan mental, kurang tidur dapat memicu gangguan konsentrasi, mudah marah, stres, hingga meningkatkan risiko depresi. Produktivitas kerja pun ikut menurun karena tubuh dan otak tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup.
Para ahli kesehatan menyarankan waktu tidur ideal bagi orang dewasa adalah sekitar tujuh hingga delapan jam per malam. Untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik, masyarakat dianjurkan mengatur jadwal tidur yang teratur, mengurangi penggunaan gawai sebelum tidur, serta menciptakan lingkungan kamar yang nyaman.
Selain itu, menghindari konsumsi kafein pada malam hari dan melakukan aktivitas relaksasi seperti membaca atau meditasi ringan dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.
Dengan menerapkan kebiasaan tidur yang sehat, risiko berbagai penyakit dapat ditekan dan kualitas hidup akan meningkat secara signifikan.









