China Rilis GPU Baru, Harga Mirip RTX 5060 Ti Namun Performanya Masih Setara RTX 3060

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dok. Lisuan Tech

Foto: Dok. Lisuan Tech

Jakarta, Jemarionline.com – Pasar kartu grafis kembali memanas setelah produsen teknologi asal China memperkenalkan GPU terbaru mereka. Produk ini langsung menarik perhatian karena membawa ambisi besar: menantang dominasi produsen GPU global dan memperkuat industri semikonduktor domestik.

Namun, respons awal dari pasar tidak sepenuhnya sesuai ekspektasi.

GPU tersebut hadir dengan harga yang mendekati kelas RTX 5060 Ti. Meski begitu, hasil pengujian awal menunjukkan performa yang masih berada di level RTX 3060. Perbandingan itu memicu diskusi di kalangan pengamat teknologi dan komunitas PC.

Harga Premium, Ekspektasi Ikut Naik

Harga menjadi faktor pertama yang memancing perhatian.

Produsen menetapkan harga di kisaran 480 dolar AS. Angka tersebut menempatkan produk ini langsung ke segmen menengah atas yang saat ini sudah dipenuhi pilihan kuat dari berbagai merek besar.

Ketika sebuah GPU masuk ke rentang harga tersebut, pengguna biasanya mengharapkan kemampuan menjalankan game modern dengan frame rate tinggi, efisiensi daya yang baik, dan dukungan teknologi terbaru.

Karena itu, banyak orang langsung membandingkan produk ini dengan RTX 5060 Ti.

Namun hasil awal memperlihatkan kenyataan berbeda.

Hasil Benchmark Belum Mampu Mengejar Kompetitor

Beberapa pengujian menunjukkan GPU ini mampu menjalankan sejumlah game populer pada resolusi 1080p dengan pengaturan yang layak.

Baca Juga :  Wamen Stella Ingatkan Perusahaan Jangan Asal Adopsi AI

Akan tetapi, ketika penguji membandingkannya secara langsung dengan produk di kelas harga serupa, performanya belum mampu mengejar.

Dalam beberapa skenario, GPU tersebut menghasilkan angka yang lebih dekat dengan RTX 3060 daripada generasi terbaru.

Perbedaan itu terlihat terutama pada game yang memerlukan beban grafis tinggi dan optimasi driver yang matang.

Meski begitu, keberhasilan menjalankan game modern tetap menunjukkan kemajuan yang cukup berarti untuk pemain baru di industri GPU.

China Tidak Hanya Mengejar Penjualan

Jika melihat hasil benchmark semata, sebagian orang mungkin menganggap produk ini kurang menarik.

Namun strategi yang dijalankan tampaknya tidak berhenti pada penjualan konsumen.

China terus mendorong pengembangan teknologi lokal agar tidak bergantung sepenuhnya pada pemasok luar negeri. Industri GPU menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian besar karena perannya semakin penting untuk gaming, AI, dan komputasi modern.

Karena itu, pengembangan GPU lokal memiliki tujuan jangka panjang.

Perusahaan ingin membangun pengalaman, ekosistem, dan kemampuan produksi yang lebih mandiri.

Driver dan Software Masih Menjadi Tantangan

Hardware yang kuat belum cukup untuk memenangkan pasar.

Produsen GPU juga harus menyediakan driver stabil, kompatibilitas luas, dan pembaruan rutin agar pengalaman pengguna tetap optimal.

Di area ini, pemain lama masih unggul.

Baca Juga :  China Larang Aplikasi Barat di Instansi Pemerintah

NVIDIA membangun ekosistem selama bertahun-tahun. Mereka terus memperbarui driver dan mengoptimalkan performa untuk game terbaru.

Sementara itu, perusahaan baru masih harus mengejar banyak aspek sekaligus.

Karena alasan tersebut, perbedaan performa tidak hanya berasal dari kemampuan chip, tetapi juga dari kualitas software yang mendukungnya.

Peluang Tetap Terbuka

Meskipun hasil generasi awal belum terlalu mengesankan, kehadiran GPU ini tetap menarik untuk dipantau.

Banyak perusahaan teknologi besar memulai langkah mereka dari produk yang belum sempurna.

Seiring waktu, mereka memperbaiki arsitektur, meningkatkan efisiensi, dan memperluas dukungan software.

Jika tren itu berlanjut, produsen GPU asal China bisa menjadi pesaing yang lebih serius pada beberapa tahun mendatang.

Apakah Konsumen Perlu Menunggu?

Untuk saat ini, konsumen yang mencari performa gaming terbaik di kelas harga tersebut masih memiliki banyak alternatif yang lebih matang.

Namun pengguna yang mengikuti perkembangan industri tetap bisa melihat produk ini sebagai sinyal perubahan.

Semakin banyak pemain yang masuk ke pasar GPU, semakin besar peluang munculnya inovasi dan persaingan harga.

Saat ini GPU tersebut memang belum menggeser posisi RTX 5060 Ti.

Tetapi langkah ini menunjukkan bahwa persaingan industri kartu grafis mulai bergerak ke arah yang lebih terbuka.(man)

Berita Terkait

HP dengan Radiasi Tertinggi dan Cara Aman Menggunakannya
ChatGPT Dikabarkan Bisa Bikin Stiker WhatsApp Langsung
Motorola Moto Pad 70 Resmi, Tablet 5G Baterai 10.200 mAh
Daftar Harga iPhone 17 Pro di Berbagai Negara
ASUS Prime AP304 Resmi Hadir, Casing ATX dengan Kaca Lengkung
9 Aplikasi Pencari Rute Terbaik 2026, Akurat dan Praktis
Cara Update Android Tanpa Kehilangan Foto dan Video
Mengapa Apple Melewati iPhone 9? Ini Penjelasan Lengkapnya
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:00 WIB

HP dengan Radiasi Tertinggi dan Cara Aman Menggunakannya

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:00 WIB

ChatGPT Dikabarkan Bisa Bikin Stiker WhatsApp Langsung

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Motorola Moto Pad 70 Resmi, Tablet 5G Baterai 10.200 mAh

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Daftar Harga iPhone 17 Pro di Berbagai Negara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:00 WIB

ASUS Prime AP304 Resmi Hadir, Casing ATX dengan Kaca Lengkung

Berita Terbaru

Salah satu pelajar yang diduga keracunan menu MBG saat dilarikan di IGD RSUD Nganjuk, Rabu (2/9/2026).Poto: kompas.com).

Nasional

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Jumat, 4 Sep 2026 - 08:54 WIB

Ilustrasi kekeringan.(poto: ist).

Nasional

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:47 WIB