QR BBM Subsidi Tiba-Tiba Hilang? Ini Cara Mengaktifkannya Lagi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pembelian BBM subsidi, barcode BBM subsidi. Cara daftar barcode BBM subsidi. Cara bikin barcode BBM subsidi. Subsidi Tepat.(Dok. Pertamina)

Ilustrasi pembelian BBM subsidi, barcode BBM subsidi. Cara daftar barcode BBM subsidi. Cara bikin barcode BBM subsidi. Subsidi Tepat.(Dok. Pertamina)

Jakarta, Jemarionline.com – Sebagian pengguna BBM subsidi mulai menemukan QR Code MyPertamina yang tidak muncul saat ingin mengisi bahan bakar di SPBU.

Kondisi tersebut membuat banyak pengguna langsung mencari cara untuk mengembalikan akses pengisian.

Namun, masalah ini tidak selalu berasal dari gangguan sistem besar. Dalam beberapa kasus, sistem hanya meminta pengguna memperbarui data.

Karena itu, pengguna dapat segera melakukan pendaftaran ulang agar proses pengisian kembali normal.

Kenapa QR Code BBM Subsidi Bisa Hilang?

Beberapa kondisi dapat membuat QR Code tidak tampil pada akun.

Pertama, sistem melakukan pembaruan data secara berkala.

Kedua, pengguna mungkin belum melengkapi informasi kendaraan.

Selain itu, sistem juga bisa menemukan perbedaan data antara akun dan dokumen kendaraan.

Sementara itu, perubahan status kendaraan juga dapat memicu proses pengecekan ulang.

Karena alasan tersebut, pengguna sebaiknya memeriksa akun secara rutin.

Siapkan Dokumen Sebelum Memulai

Sebelum membuka portal pendaftaran, kumpulkan seluruh dokumen terlebih dahulu.

Langkah ini membantu sistem memproses data lebih cepat.

Baca Juga :  Kecelakaan beruntun Tol JORR dipicu rem mendadak pagi ini

Siapkan dokumen berikut:

  • KTP yang masih berlaku
  • STNK aktif
  • Foto kendaraan dengan pelat nomor terlihat
  • Nomor telepon aktif
  • Email yang masih bisa diakses

Selain itu, gunakan foto yang jelas dan terang.

Foto yang buram sering memperlambat proses pemeriksaan.

Cara Daftar Ulang QR Code BBM Subsidi

Setelah dokumen siap, ikuti langkah berikut.

1. Masuk ke Portal Subsidi Tepat

Buka portal resmi dan masuk menggunakan akun yang sudah pernah terdaftar.

Kemudian, gunakan email atau nomor telepon yang sesuai.

Jika akun tidak bisa masuk, buat proses registrasi ulang.

2. Cek Status Kendaraan

Setelah login, buka menu kendaraan.

Kemudian, lihat informasi yang muncul pada halaman akun.

Jika sistem menunjukkan status belum aktif atau perlu pengecekan ulang, lanjutkan ke tahap berikutnya.

3. Masukkan Ulang Data Kendaraan

Isi seluruh informasi sesuai dokumen resmi.

Setelah itu, unggah dokumen pendukung.

Kemudian, cek kembali nama, nomor kendaraan, dan identitas.

Langkah sederhana ini membantu mempercepat proses verifikasi.

Baca Juga :  Isu Pembatasan Pertalite Mulai 1 Juni 2026 Viral, Pertamina Tegaskan Belum Ada Aturan Resmi

4. Kirim Data dan Pantau Status

Setelah seluruh data sesuai, kirim formulir.

Selanjutnya, pantau perkembangan melalui akun.

Sistem akan menampilkan status pemeriksaan secara bertahap.

Karena itu, pengguna tidak perlu mengirim formulir berulang kali.

Apa yang Harus Dilakukan Jika QR Tetap Tidak Muncul?

Sebagian pengguna mungkin masih mengalami kendala setelah melakukan pendaftaran ulang.

Jika kondisi tersebut terjadi, lakukan langkah berikut:

  • Hubungi layanan pelanggan resmi
  • Datangi helpdesk yang tersedia di SPBU
  • Periksa kembali data kendaraan
  • Pastikan email dan nomor telepon masih aktif

Selain itu, simpan bukti pengajuan agar proses pengecekan lebih mudah.

Lakukan Pengecekan Sebelum Pergi ke SPBU

Banyak pengguna baru membuka aplikasi ketika sudah sampai di lokasi pengisian.

Akibatnya, proses pengisian menjadi lebih lama.

Karena itu, periksa status QR Code sebelum berangkat.

Selain mengecek akun, simpan juga salinan QR pada ponsel agar akses lebih cepat saat dibutuhkan.

Dengan langkah tersebut, pengguna dapat mengurangi risiko kendala saat membeli BBM subsidi.

Berita Terkait

BYD Racco Resmi Dijual di Jepang Harga Rp 200 Jutaan
Minat All-New Lexus ES Melonjak Tinggi Sebelum Resmi Meluncur di GIIAS 2026
Honda Pajang Mobil Lintas Generasi di GIIAS 2026 untuk Tampilkan Evolusi Teknologi
Spesifikasi dan Harga VinFast VF 7 Indonesia, SUV Listrik Bertenaga 349 HP
BYD Tanggapi Insiden Mobil Listrik Terbakar Di Tol Cikampek
Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan
Adu SUV PHEV 7 Penumpang, DFSK E5 Plus atau Wuling Eksion PHEV?
Kecelakaan beruntun Tol JORR dipicu rem mendadak pagi ini
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:00 WIB

BYD Racco Resmi Dijual di Jepang Harga Rp 200 Jutaan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Minat All-New Lexus ES Melonjak Tinggi Sebelum Resmi Meluncur di GIIAS 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Honda Pajang Mobil Lintas Generasi di GIIAS 2026 untuk Tampilkan Evolusi Teknologi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Spesifikasi dan Harga VinFast VF 7 Indonesia, SUV Listrik Bertenaga 349 HP

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:10 WIB

BYD Tanggapi Insiden Mobil Listrik Terbakar Di Tol Cikampek

Berita Terbaru

Salah satu pelajar yang diduga keracunan menu MBG saat dilarikan di IGD RSUD Nganjuk, Rabu (2/9/2026).Poto: kompas.com).

Nasional

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Jumat, 4 Sep 2026 - 08:54 WIB

Ilustrasi kekeringan.(poto: ist).

Nasional

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:47 WIB