Beasiswa LPDP–PKUMI 2026 Resmi Dibuka, Cetak Ulama Moderat Berkaliber Internasional

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 06:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beasiswa LPDP–PKUMI 2026 Resmi Dibuka, Cetak Ulama Moderat Berkaliber Internasional (Poto : inatgram @pkmui_official)

Beasiswa LPDP–PKUMI 2026 Resmi Dibuka, Cetak Ulama Moderat Berkaliber Internasional (Poto : inatgram @pkmui_official)

Jemarionline – Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) resmi membuka Program Beasiswa LPDP–PKUMI Tahun 2026. Program ini merupakan ikhtiar strategis Masjid Istiqlal dalam mencetak kader ulama yang moderat, inklusif, berilmu, serta memiliki kapasitas nasional hingga internasional.

Imam Besar Masjid Istiqlal sekaligus Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., menegaskan pentingnya program ini untuk memperkuat peran Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin di Indonesia.

“Melalui PKUMI, kita memperkokoh posisi Islam Indonesia sebagai Islam yang moderat dan rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya.

Tiga Program Pascasarjana

Beasiswa penuh LPDP–PKUMI 2026 membuka tiga program studi pascasarjana, yaitu:

  1. S2 Pendidikan Kader Ulama

  2. S2 Pendidikan Kader Ulama Perempuan

  3. S3 Pendidikan Kader Ulama

Seluruh program menggunakan kurikulum terintegrasi, yang meliputi:

  • Kurikulum akademik S2 dan S3 di Universitas PTIQ Jakarta

  • Kurikulum keulamaan di Masjid Istiqlal dan asrama mahasiswa

  • Short course di luar negeri

Baca Juga :  Wacana Pengalihan Penerbangan dari Soekarno-Hatta ke Kertajati Kembali Menguat

Kurikulum dirancang untuk mengombinasikan keilmuan Islam klasik dan kontemporer, sehingga lulusan diharapkan mampu menjadi pemimpin umat yang kuat secara spiritual serta luas wawasan keilmuannya.

Lingkungan Pendidikan Keulamaan

Sebagai program di bawah naungan Masjid Istiqlal, PKUMI menanamkan paradigma Islam moderat (wasathiyah) melalui pendekatan akademik yang kuat. Mahasiswa belajar langsung di lingkungan Masjid Istiqlal dan diasuh oleh ulama kaliber nasional dan internasional.

Manajer Akademik PKUMI, Dr. Nur Rofiah, menegaskan bahwa PKUMI bukan sekadar tempat kuliah.

“PKUMI adalah pembinaan intensif untuk melahirkan ulama kaliber nasional dan internasional yang siap menjadi rujukan umat,” jelasnya.

Jadwal dan Mekanisme Pendaftaran

Pendaftaran online dibuka pada 15–29 Januari 2026 melalui portal resmi pmbpku.istiqlal.or.id. Tahapan seleksi meliputi:

  • Verifikasi berkas administrasi: 30 Januari – 1 Februari

  • Masa sanggah (banding): 3–4 Februari

  • Wawancara Letter of Acceptance (LoA): 5–7 Februari

  • Pengumuman hasil akhir LoA: 9 Februari 2026

Baca Juga :  Pemerintah Dorong Percepatan Pelayanan Publik Digital di Seluruh Daerah

Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar:

  • Rp300.003 untuk program S2

  • Rp500.005 untuk program S3
    Pembayaran dilakukan melalui Bank Mega Syariah atas nama Badan Pengelola Masjid Istiqlal.

Beasiswa Penuh dan Kemudahan LPDP

Skema beasiswa LPDP menjamin pendanaan penuh biaya pendidikan dan biaya hidup. Peserta yang telah memperoleh LoA PKUMI dibebaskan dari Tes Bakat Skolastik (TBS) LPDP, sehingga proses pengajuan beasiswa menjadi lebih cepat.

Setiap peserta wajib menandatangani komitmen tidak mendaftar CPNS selama masa studi serta bersedia tinggal di asrama sebagai bentuk keseriusan pengabdian.

Direktur PKUMI, Prof. Dr. KH. Ahmad Thib Raya, M.A., menegaskan bahwa program ini dirancang secara serius.

“Program ini dirancang untuk melahirkan ulama berakhlak mulia yang menguasai ilmu Islam klasik dan kontemporer serta menjadi rujukan umat di tingkat lokal, nasional, hingga global,” tegasnya.

Berita Terkait

Prabowo Akan Kunjungi Rusia, Bahas Geopolitik dan Kerja Sama Energi dengan Putin
Panduan Lengkap Cetak SKP ASN Melalui e-Kinerja BKN, Ini Langkah Mudahnya
Cek Sekarang! Ini Syarat Jadi Penerima Kartu Guru Sejahtera
Kartu Guru Sejahtera Bukan untuk PNS dan PPPK, Ini Jumlah Penerimanya
BGN Jelaskan Penggunaan Anggaran Rp113 Miliar untuk Event Organizer
Iran Tegaskan Protokol Ketat di Selat Hormuz, Termasuk Kapal Pertamina
Wacana “War Tiket Haji” Picu Perdebatan Publik
10 Provinsi dengan ASN Terbanyak 2025: Jawa Timur Duduki Posisi Puncak
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 20:00 WIB

Prabowo Akan Kunjungi Rusia, Bahas Geopolitik dan Kerja Sama Energi dengan Putin

Minggu, 12 April 2026 - 18:00 WIB

Panduan Lengkap Cetak SKP ASN Melalui e-Kinerja BKN, Ini Langkah Mudahnya

Minggu, 12 April 2026 - 17:00 WIB

Cek Sekarang! Ini Syarat Jadi Penerima Kartu Guru Sejahtera

Minggu, 12 April 2026 - 16:00 WIB

Kartu Guru Sejahtera Bukan untuk PNS dan PPPK, Ini Jumlah Penerimanya

Minggu, 12 April 2026 - 15:10 WIB

BGN Jelaskan Penggunaan Anggaran Rp113 Miliar untuk Event Organizer

Berita Terbaru

Dua Kapal Perang AS Masuki Selat Hormuz, IRGC Beri Peringatan Keras (dok.Angkatan Laut Amerika/IDN financials)

Internasional

Dua Kapal Perang AS Masuki Selat Hormuz, IRGC Beri Peringatan Keras

Minggu, 12 Apr 2026 - 23:00 WIB