Jemarionline – Arab Saudi kembali menunjukkan ambisinya dalam proyek futuristik. Kali ini, negara tersebut membangun danau air tawar raksasa di tengah gurun dengan nilai mencapai sekitar Rp125 triliun.
Proyek ini menjadi bagian dari pengembangan kawasan NEOM, sebuah kota masa depan yang dirancang untuk mendukung transformasi ekonomi negara tersebut. Danau ini akan dibangun di wilayah Trojena, yang diproyeksikan sebagai destinasi wisata modern.
Danau tersebut memiliki panjang sekitar 2,8 kilometer dengan luas mencapai 1,5 kilometer persegi. Selain itu, akan ada pulau buatan di tengahnya yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas wisata seperti berjalan kaki hingga olahraga air.
Untuk mewujudkan proyek ini, dibangun tiga bendungan besar. Salah satu bendungan utama dirancang setinggi lebih dari 140 meter. Teknologi khusus digunakan agar mampu menahan tekanan air di lingkungan gurun yang ekstrem.
Ketersediaan air menjadi tantangan utama. Oleh karena itu, pengembang berencana memanfaatkan teknologi desalinasi, yaitu mengolah air laut menjadi air tawar. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan danau di tengah kondisi iklim yang kering.
Proyek ini juga menjadi bagian dari visi besar Saudi Vision 2030. Melalui program tersebut, Arab Saudi ingin mengurangi ketergantungan pada minyak dan mengembangkan sektor pariwisata.
Jika berhasil, danau raksasa ini tidak hanya menjadi destinasi wisata baru, tetapi juga simbol inovasi teknologi di wilayah gurun. Proyek ini bahkan berpotensi menjadi contoh bagi negara lain dalam mengelola sumber daya air di daerah kering.









