Menpar Minta Utamakan Keselamatan Liburan Sekolah Selama Libur 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wisatawan melihat panorama bukit di obyek wisata Bukit Khayangan, Sungai Penuh, Jambi, Selasa (24/3/2026). (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

Wisatawan melihat panorama bukit di obyek wisata Bukit Khayangan, Sungai Penuh, Jambi, Selasa (24/3/2026). (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

Sungai Penuh, Jemari0nline.com – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengimbau seluruh pihak untuk mengutamakan keselamatan selama periode liburan sekolah 2026. Widiyanti mengajak pemerintah daerah, pelaku usaha wisata, pengelola destinasi, penyedia transportasi, dan wisatawan untuk bersama-sama menjaga keamanan serta kenyamanan selama aktivitas wisata berlangsung.

Menurut Widiyanti, peningkatan mobilitas masyarakat saat liburan sekolah membuka peluang besar bagi sektor pariwisata nasional. Namun, peningkatan jumlah wisatawan juga membawa berbagai tantangan yang membutuhkan kesiapan dari seluruh pihak.

Karena itu, Kementerian Pariwisata menerbitkan Surat Edaran Menteri Pariwisata Nomor SE/3/HK.01.03/MP/2026 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Wisata yang Aman, Nyaman, dan Menyenangkan pada Saat Libur Sekolah Tahun 2026.

“Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan wisata merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak,” kata Widiyanti.

Liburan Sekolah Dorong Peningkatan Aktivitas Wisata

Periode liburan sekolah selalu mendorong peningkatan aktivitas wisata di berbagai daerah Indonesia. Banyak keluarga memanfaatkan momen tersebut untuk berkunjung ke destinasi wisata alam, taman rekreasi, kawasan budaya, hingga lokasi wisata edukasi.

Aktivitas perjalanan menuju kawasan wisata meningkat tajam selama masa liburan. Pada saat yang sama, pengelola destinasi harus melayani lebih banyak pengunjung dibandingkan hari biasa.

Lonjakan jumlah wisatawan dapat memicu berbagai masalah apabila pengelola tidak melakukan persiapan secara maksimal. Kepadatan pengunjung, antrean panjang, hingga risiko kecelakaan menjadi beberapa tantangan yang sering muncul saat musim liburan.

Baca Juga :  Benchmarking Perdana STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh ke BPMI UNP, Perkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal

Karena itu, Kementerian Pariwisata terus mendorong seluruh pemangku kepentingan meningkatkan koordinasi dan kesiapan sebelum memasuki puncak musim liburan sekolah.

Pengelola Destinasi Perkuat Standar Keselamatan

Kementerian Pariwisata meminta pengelola destinasi wisata memeriksa seluruh fasilitas secara berkala dan menjaga kondisinya agar tetap aman bagi pengunjung. Pengelola juga perlu memastikan setiap wahana beroperasi sesuai standar keselamatan.

Selain itu, pengelola harus mengawasi kapasitas pengunjung agar kawasan wisata tetap nyaman dan aman. Pengelola yang mengatur jumlah pengunjung dengan baik dapat mengurangi risiko kepadatan berlebihan.

Pemerintah juga mendorong pengelola destinasi menjalankan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara konsisten. Melalui langkah tersebut, pengelola dapat mengurangi potensi kecelakaan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan.

Pemerintah Daerah Tingkatkan Pengawasan

Widiyanti mengajak pemerintah daerah memperkuat pengawasan serta menjaga kualitas layanan wisata selama masa liburan sekolah.

Pemerintah daerah perlu memastikan setiap destinasi wisata menjalankan standar operasional yang berlaku. Selain itu, pemerintah daerah juga perlu memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk mengantisipasi lonjakan jumlah wisatawan.

Pemerintah daerah juga harus mendorong pengelola wisata menerapkan standar Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE). Standar tersebut membantu pengelola menjaga kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan di kawasan wisata.

Baca Juga :  Pengajian Adat Kerinci LAM-SAK di Mukai Tinggi Diperkuat, Fokus Lestarikan Tambo dan Nilai Budaya

Melalui pengawasan yang kuat, pemerintah daerah dapat meningkatkan kualitas pengalaman wisata sekaligus mengurangi berbagai risiko yang mungkin muncul selama musim liburan.

Wisatawan Perlu Menjaga Keselamatan Diri

Selain mengajak pemerintah daerah dan pelaku usaha wisata, Kementerian Pariwisata juga mengingatkan wisatawan agar menjaga keselamatan selama perjalanan.

Wisatawan perlu mencari informasi mengenai destinasi yang akan mereka kunjungi. Mereka juga harus mematuhi aturan yang berlaku di lokasi wisata serta mengikuti arahan petugas.

Selain itu, wisatawan perlu memperhatikan kondisi cuaca, menjaga kesehatan, dan menggunakan fasilitas wisata sesuai petunjuk yang tersedia.

Langkah-langkah sederhana tersebut membantu wisatawan mengurangi berbagai risiko selama perjalanan dan membuat pengalaman liburan menjadi lebih aman serta menyenangkan.

Pariwisata Aman Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Pemerintah menilai keselamatan wisata memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata nasional. Destinasi yang aman dan nyaman mampu menarik lebih banyak wisatawan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Peningkatan aktivitas wisata juga memberikan manfaat ekonomi bagi berbagai sektor usaha. Hotel, restoran, transportasi, hingga pelaku UMKM dapat memperoleh keuntungan dari meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan.

Karena itu, pemerintah terus mengajak seluruh pihak menjaga kualitas layanan wisata agar masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Berita Terkait

Satgas Karhutla Jambi Siapkan Hadiah Bagi Warga yang Tangkap Pembakar Lahan
Pemprov Jambi Gelar Sholat Istisqa Berjamaah Hadapi Dampak Musim Kemarau Panjang
Ukir Prestasi Agra Bolsia Atilla SMAN 1 Sungai Penuh Raih Juara 1 Nasional
Wali Kota Alfin Resmi Melantik Pengurus Dewan Kesenian Kota Sungai Penuh Periode 2026–2030
Danrem 042 Gapu Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan di Desa Londerang
BEM FH Unja Gelar Aksi Pembagian Masker Jambi di Tengah Kepungan Kabut Asap Pekat
Aktivitas PETI Marak di Lubuk Beringin Merangin, Warga Desak Kapolda Jambi Turun Tangan
Pengurus SMSI Kabupaten Bungo 2026-2029 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Kemitraan Strategis
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:46 WIB

Satgas Karhutla Jambi Siapkan Hadiah Bagi Warga yang Tangkap Pembakar Lahan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Pemprov Jambi Gelar Sholat Istisqa Berjamaah Hadapi Dampak Musim Kemarau Panjang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Wali Kota Alfin Resmi Melantik Pengurus Dewan Kesenian Kota Sungai Penuh Periode 2026–2030

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:54 WIB

Danrem 042 Gapu Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan di Desa Londerang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:43 WIB

BEM FH Unja Gelar Aksi Pembagian Masker Jambi di Tengah Kepungan Kabut Asap Pekat

Berita Terbaru

Salah satu pelajar yang diduga keracunan menu MBG saat dilarikan di IGD RSUD Nganjuk, Rabu (2/9/2026).Poto: kompas.com).

Nasional

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Jumat, 4 Sep 2026 - 08:54 WIB

Ilustrasi kekeringan.(poto: ist).

Nasional

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:47 WIB