WHO Tetapkan Darurat Ebola, Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan di Pintu Masuk RI

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi virus ebola. (Freepik/rorozoa)

Ilustrasi virus ebola. (Freepik/rorozoa)

JAKARTA, Jemarionline.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (Public Health Emergency of International Concern/PHEIC) pada 17 Mei 2026. Pemerintah Indonesia langsung merespons dengan memperkuat pengawasan di seluruh pintu masuk negara.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan hingga saat ini Indonesia belum menemukan kasus Ebola. Meski begitu, pemerintah memilih meningkatkan kewaspadaan karena wabah di Afrika Tengah menunjukkan penyebaran lintas wilayah dan tingkat fatalitas yang tinggi.

Kemenkes Perkuat Pengawasan di Bandara dan Pelabuhan

Kemenkes mengarahkan seluruh pintu masuk negara seperti bandara dan pelabuhan untuk memperketat pengawasan terhadap pelaku perjalanan, terutama yang datang dari wilayah terdampak.

Petugas kesehatan juga meningkatkan skrining dan menyiagakan prosedur rujukan apabila menemukan pelaku perjalanan dengan gejala yang mengarah ke Ebola. Selain itu, pemerintah mengaktifkan pemantauan melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) serta pusat operasi darurat kesehatan selama 24 jam.

Baca Juga :  Wako Alfin Serahkan Ambulance Gratis untuk Bantu Pelayanan Warga

Kemenkes turut memperkuat koordinasi lintas sektor agar respons berjalan lebih cepat apabila situasi berubah.

Wabah Ebola Berasal dari Afrika Tengah

Data resmi menunjukkan wabah saat ini terjadi di Provinsi Ituri, Republik Demokratik Kongo dan berkaitan dengan virus Ebola jenis Bundibugyo. Hingga 16 Mei 2026, otoritas mencatat 246 kasus suspek yang mencakup 8 kasus terkonfirmasi serta 80 kematian. Selain itu, laporan kasus terkait perjalanan juga muncul di Uganda dan Kinshasa.

WHO menetapkan status darurat karena mempertimbangkan penyebaran lintas wilayah, tingginya angka kematian, dan ketidakpastian terhadap luas penyebaran wabah.

Baca Juga :  Tips Gaya Hidup Sehat 2026: Jaga Tubuh dan Tingkatkan Imunitas

Kenali Gejala Ebola

Gejala Ebola umumnya muncul dalam masa inkubasi 2 hingga 21 hari.

Beberapa gejala yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Demam mendadak
  • Tubuh lemas
  • Nyeri otot
  • Sakit kepala
  • Muntah
  • Diare
  • Perdarahan pada kondisi tertentu

Kemenkes mengingatkan masyarakat untuk segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala setelah bepergian dari negara terdampak.

Masyarakat Diminta Tetap Tenang

Pemerintah meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Selain itu, Kemenkes mengimbau masyarakat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga kebersihan diri, dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah. (man)

Berita Terkait

Kabut Asap Pekat Selimuti Jambi, Warga Desak Pembagian Masker Gratis
Cara Pindah BPJS Mandiri ke PBI Gratis: Simak Syarat dan Tahapan Resminya
Ratusan Orang Diduga Keracunan Usai Menyantap Makanan Restoran Korea di Bandung
Cara Efektif Mengatasi Kutu Beras dan Ngengat Lemari Dapur
Kebiasaan Harian Perkotaan yang Picu Risiko Perlemakan Hati
Ubi Jalar vs Pisang: Mana Terbaik untuk Gula Darah?
Hipertensi Geser Merokok Jadi Pemicu Utama Serangan Jantung di Indonesia
Edukasi Nyeri Punggung Bawah: RS M Djamil Imbau Warga Tak Sepelekan Sakit Pinggang
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Kabut Asap Pekat Selimuti Jambi, Warga Desak Pembagian Masker Gratis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Cara Pindah BPJS Mandiri ke PBI Gratis: Simak Syarat dan Tahapan Resminya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Ratusan Orang Diduga Keracunan Usai Menyantap Makanan Restoran Korea di Bandung

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Cara Efektif Mengatasi Kutu Beras dan Ngengat Lemari Dapur

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Kebiasaan Harian Perkotaan yang Picu Risiko Perlemakan Hati

Berita Terbaru

Deretan Huawei Nova 16s Series dengan kamera 200 MP resmi hadir di Indonesia mengusung baterai 7.000 mAh.(poto: AI).

Teknologi

Huawei Nova 16s Series Rilis di RI Bawa Kamera 200 MP

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:07 WIB

Ilustarsi Seorang warga sedang bertransaksi membeli emas Antam di outlet Pegadaian, Kamis (22/10/2026).(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Pegadaian 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:20 WIB

Petugas Mantri BRI menjelaskan tabel simulasi angsuran KUR kepada pelaku usaha mikro di warung kelontong.(ilustrasi poto: AI).

Ekonomi

Simulasi Angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman Rp 60 Juta

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:14 WIB

Emas batangan Antam kemasan CertiCard pecahan 1 gram bersanding dengan kalkulator di atas meja kayu.(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:09 WIB